DETAIL KOLEKSI

Intervensi Ergonomi Untuk Mengurangi Beban Kerja Mental Dan Risiko Musculokeletal Disorders Pada Pekerja Sortir Linen Di Cv Pratama


Oleh : Yurika Kusuma Wardhany

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Dian Mardi Safitri

Pembimbing 2 : Dorina Hetharia

Subyek : Rapid entire body assessment;Exponential comparison method

Kata Kunci : risk posture, mental work load, nordic body map, reba, qec, nasa-tlx.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_TI_06310052_Halaman-Judul.pdf 2010
2. 2014_TA_TI_06310052_Bab-1.pdf 819.83
3. 2014_TA_TI_06310052_Bab-2.pdf 1470.09
4. 2014_TA_TI_06310052_Bab-3.pdf 797.02
5. 2014_TA_TI_06310052_Bab-4.pdf 1525.43
6. 2014_TA_TI_06310052_Bab-5.pdf 1722.69
7. 2014_TA_TI_06310052_Bab-6.pdf 750.58
8. 2014_TA_TI_06310052_Daftar-Pustaka.pdf 593.35
9. 2014_TA_TI_06310052_Lampiran.pdf 883.77

L Linen adalah barang tenun yang digunakan di rumah sakit.Linen dibagi menjadi 2 jenis Hospital Clothing linen yang dipakai oleh pasien, dokter, dan suster dan Hospital Bedding linen yang digunakan untuk melapisi tempat tidur pasien. Proses sortir adalah proses pertama yang dilakukan pada lantai produksi dan beresiko tinggi karena menghadapi linen kotor yang memiliki banyak virus dan bakteri. Jika penanganan linen kotor ini tidak baik maka akan berdampak buruk bagi kesehatan pekerja sortir linen.maka untuk mengidentifikasi masalah awal dilakukan evaluasi postur umum menggunakan Ceklis Postur Umum dan Evaluasi Pekerjaan (Niebel, 2004) yang hasilnya adalah terdapat adanya tanda-tanda resiko postur tubuh. Adapun tujuan dan penelitian pada CV Saesar Pratama adalah melakukan perbaikan sistem kerja sortir agar dapat mengurangi musculoskeletal disorder dan beban kerja pekerja sortir linen. Berdasarkan observasi langsug dengan pengisian kuesoner Nordic Body Map didapatkan hasil bahwa kebanyakan pekerja mengeluh sakit pada bahu kanan, punggung, lengan atas bagian kanan, pinggang, dan bokong. Kemudian dilakukan penelitian lanjutan menggunakan REBA dengan hasil tingkat resiko sedang, setelah itu dilakukan pengamatan akan QEC dengan hasil tingkat resiko postur sangat tinggi dan ting stress tinggi, dan terakhir dilakukan pengukuran beban kerja mental menggun kan rpetode NAS \'TLX dengan hasil tingkat beban kerja mental tinggi. Usulan yang diberikan adalah Memberikan alat bantu untuk bekerja seperti conveyor, crane, meja kerja, dan trolley, memberikan waktu istirahat selama 3,7 menit setiap 10 menit kerja untuk mengurangi beban kerja mental dan peregangan dengan latihan Mckenzie untuk mengurangi rasa sakit akibat resiko postur kerja yang tinggi. Kemudian implementasi yang dilakukan adalah latihan Mckenzie, dan hasil implementasi dengan latihan Mckenzie adalah beban kerja mental turun dan kategori tinggi menjadi kategori sedang dan keluhan pada kuesoner Nordic Body Map berkurang menjadi hanya pada bagian bahu kanan, lengan atas bagian kanan, dan lengan atas bagian kiri.

L Linen is a woven item used in the hospital. Linen is divided into 2 types of Hospital Clothing linen used by patients, doctors, and nurses and Hospital Bedding linen used to coat the patient\'s bed. The sorting process is the first process done on the production floor and is at high risk due to facing dirty linens that have many viruses and bacteria. If the treatment of this dirty linen is not good it will adversely affect the health of linen sorters. To identify the initial problem, posture evaluation is evaluated using General Posture Check and Job Evaluation (Niebel, 2004) which results in the presence of signs of posture risk. The purpose and research on CV Saesar Pratama is to improve the sorting work system in order to reduce musculoskeletal disorder and workload of linen sorters. Based on direct observation by filling the Nordic Body Map questionnaire, it was found that most workers complained of pain in the right shoulder, back, upper right arm, waist, and buttocks. Then follow-up research using REBA with moderate risk level results, after which the observation of QEC with the results of very high posturisation risk and high stress levels, and lastly measured the mental workload using NAS \'TLX rpetode with the results of high mental workload level . The suggestions are: Provide tools to work such as conveyors, cranes, workbenches, and trolley, provide breaks of 3.7 minutes every 10 minutes of work to reduce mental workload and stretch with Mckenzie practice to reduce pain due to risk of work posture tall one. Then the implementation is Mckenzie practice, and the implementation result with Mckenzie training is the mental work load down and the high category becomes the moderate category and the complaint on the Nordic Body Map questionnaire is reduced to only on the right shoulder, upper right arm, and left upper arm .

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?