DETAIL KOLEKSI

Evaluasi Pelaksanaan Operasional Underbalanced Drilling Pada Sumur X Dan Lapangan Y

1.0


Oleh : R. Dwi Wahyu Rizalmi

Info Katalog

Nomor Panggil : 627/TP/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Pembimbing 2 : Samsol

Subyek : Drilling welll

Kata Kunci : reservoar, formation, drilling underbanced.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_TM_071001400209_Halaman-judul.pdf 765.58
2. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-1.pdf 0
3. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-2.pdf 0
4. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-3.pdf 0
5. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-4.pdf 0
6. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-5.pdf 0
7. 2017_TA_TM_071001400209_Bab-6.pdf 0
8. 2017_TA_TM_071001400209_Daftar-pustaka.pdf 278.96
9. 2017_TA_TM_071001400209_Daftar-simbol.pdf 182.88
10. 2017_TA_TM_071001400209_Lampiran.pdf 0

B Berdasarkan data-data geologi dan reservoar, Formasi Volkanik Jatibarang terdiri dari rekahan-rekahan alami dan mempunyai gradien tekanan yang sudah turun (depleted) dari 0,438 psi/ft menjadi 0,287 psi/ft. Sedangkan berdasarkan data-data pemboran, pemboran konvensional (overbalanced) yang dilakukan pada Formasi Volkanik Jatibarang selalu mengalami masalah hilang sirkulasi dan pipa terjepit. Dengan demikian Formasi Volkanik Jatibarang merupakan kandidat yang cocok untuk penerapan pemboran underbalanced.Sumur “X” ini dilakukan pemboran dimulai dari trayek 36” sampai 12½”dengan kedalaman 80 mMD sampai 2058.91 mMD, selanjutnya pemboran pada trayek 8½”dimulai dari kedalaman 2340 mMD untuk memulai dilakukannya pemboran dengan metode underbalanced drilling (UBD), yang merupakan formasi volkanik Jatibarang, dimana formasi tersebut mempunyai tekanan yang telah menurun (depleted), dan jika tetap melakukan pemboran dengan menggunakan metode overbalanced (konvensional) akan menyebabkan banyak problem yaitu total loss circulation, formation damage dan pipe sticking.Pada pelaksanaan operasi pemboran sumur “X” terdapat perubahan desain layout pada unit Membrane N2 package, dimana pada awalnya hanya menggunakan 4 unit feed compressor, 2 unit NPU (Nitrogen Processing Unit), dan 2 Booster. Namun pada pelaksanaannya dilakukan penambahan agar dapat menjaga pressure tetap pada kondisi underbalanced pada saat pemboran berlangsung, metode pemboran underbalanced memberikan pengaruh positiftehadap Rate of penetration (ROP), dimana Rate of penetration (ROP) akan lebih meningkat dibandingkan dengan melakukan pemboran dengan metode konvensional (overbalanced) sehingga dapat mempercepat proses pemboran.

B Based on geological data and the formation of the Jatibarang Volkanik reservoar, consists of the natural fractures and has a gradient of pressure is down (depleted) from 0,438 psi/ft become 0,287 psi/ft. While based on data drilling, conventional drilling (overbalanced) which is done on the formation of the Jatibarang Volkanik always have a problem lost circulation and stuck pipe. Thus the formation of Volkanik Jatibarang is suitable candidates for the implementation of the drilling underbalanced.Well \"X\" is started drilling from stretch hole 36\" until 12½” with depth of 80 mMD to 2058.91 mMD, then the drilling on stretch hole 8½” started from the depth of the 444 mMD to start drilling done by the method of underbalanced drilling (UBD), which is the formation of the Jatibarang volkanik, where the pressure of the formation has depleted, and if still do the drilling using conventional (overbalanced method) will cause many problems in the total loss circulation, formation damage and pipe sticking.On the implementation of the operation of the drilling wells \"X\" there are changes in the design of the layout on the unit membranes N2 package, where initially only use 4 units feeds compressor, 2 unit NPU (Nitrogen Processing Unit), and 2 Booster. But on the implementation, conducted by addition, in order to maintain the pressure remains on underbalanced condition at the time of the drilling progress, underbalanced drilling method provides a positive influence to the rate of penetration (ROP), where the rate of penetration (ROP) will be more increased compared with doing the drilling with the conventional method (overbalanced) sothat can speed up the process of drilling. But drilling with underbalanced method more expensive (high cost) than convensional (overbalanced), because drilling with underbalanced method have a more equipment than convensional (overbalanced) drilling

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?