DETAIL KOLEKSI


Analisis Zona Overpressure Pada Formasi Pendopo, Blok "jm", Sub Cekungan Jambi, Cekungan Sumatera Selatan


Oleh : Idha Anggraini

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Muhammad Burhannudinnur

Subyek : Geological - Analysis;Physiography - Geology

Kata Kunci : overpressure, log data, South Sumatera Basin


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_GT_07211053_Halaman-judul.pdf 1245.71 (KB)
2. 2016_TA_GT_07211053_Bab-1.pdf 753.17 (KB)
3. 2016_TA_GT_07211053_Bab-2.pdf 1047.94 (KB)
4. 2016_TA_GT_07211053_Bab-3.pdf 1065.62 (KB)
5. 2016_TA_GT_07211053_Bab-4.pdf 3633.25 (KB)
6. 2016_TA_GT_07211053_Bab-5.pdf 526.86 (KB)
7. 2016_TA_GT_07211053_Daftar-pustaka.pdf 483.52 (KB)
8. 2016_TA_GT_07211053_Lampiran.pdf 582.46 (KB)

D Daerah penelitian yaitu Blok JM terletak di Sub Cekungan Jambi, Cekungan Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mencari overpressure atau tekanan luap pada Blok “JM”. Metode yang digunakan untuk mencari zona overpressure adalah dengan menggunakan perhitungan metode Eaton menggunakan data log densitas dan log sonik. Hasil analisis data log densitas dan log sonik ini digambarkan dalam grafik hubungan antara tekanan hidrostatik, overvurden atau pembebanan, dan nilai perhitungan tekanan pori. Pada grafik ini zona overpressure, nilai dari tekanan pori akan melebihi nilai dari tekanan hidrostatik dan berada di bawah nilai overburden. Pada Blok “JM” ini diketahui memiliki 5 (lima) sesar, dengan 4 (empat) sesar turun yang berarah Baratdaya – Timurlaut dan 1 (satu) sesar turun yang berarah Baratlaut – Tenggara. Penyebaran zona overpressure pada Blok “JM” digambarkan melalui peta ketebalan dari Formasi Pendopo dan peta SSR (Sand Shale Ratio). Daerah yang memiliki ketebalan shale >45 feet dan nilai SSR yang lebih kecil berpotensi memiliki overpressure yang lebih besar. Mekanisme overpressure pada sumur JM-1 dan JM-2 adalah loading yang diakibatkan oleh adanya pembebanan. Hal ini didukung juga dengan perubahan mineral lempung yang belum berubah sepenuhnya dari mineral smektit ke mineral illit. Sedangkan pada sumur JM-3, JM-4, dan JM-5 mekanisme adalah unloading berupa generasi hidrokarbon yang diperlihatkan dari data geokimia, yaitu Ro (vitrinite reflectance) batuannya immature hingga peak mature. TOC (Total Organic Content) berkisar antara 0,75 - >1,5% dan dengan kualitas rata – rata adalah baik.

“JM” Block area is located in the Jambi Sub-Basin, South Sumatera Basin. The aims of this research are to analyze the overpressure zone in “JM” Block. The method used in this research to find the overpressure zone is by using a calculation Eaton Method with using log data, density log and sonic log. The results of analysis of density log and sonic log is illustrated in a graph of hydrostatic pressure, overburden, and the value of pore pressure. On this graph, overpressure zone, pore pressure value would exceed the value of the hydrotastic pressure and is below the overburden. On “JM” Block is known to have 5 (five) faults, with 4 (four) faults is normal fault which the trend southwest – northeast and 1 (one) dault is normal fault which the trend northwest – southeast. Zone overpressure in “JM” Block illustrated in isopach map and SSR (Sand Shale Ratio) map of Pendopo Formation. An area has >45 feet of shale thickness and with SSR (Sand Shale Ratio) smaller value could potentially have a greater overpressure. Overpressure mechanism in wells JM-1 and JM-2 is caused by the overburden in loading mechanism. It is supported also by changes in clay minerals that have not fully changed from smectite to illite. Overpressure mechanism in wells JM-3, JM-4, and JM-2 is caused by the generation of hidrocarbon in unloading mechanism. It is shown on geochemical data, that is Ro (vitrinite reflectance) of rocks is immature until peak mature, TOC (Total Organic Content) is 0,75 - >1,5% and the average quality is good.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?