DETAIL KOLEKSI


Studi Sistem Lapangan Panas Bumi Berdasarkan Data Geologi, Geokimia Dan Magnetotellurik Daerah Ulumbu, Flores, Nusa Tenggara Timur


Oleh : Ferdy Immanuel

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Untung Sumotarto

Subyek : Geothermal system;Geothermometer gas

Kata Kunci : temperature, outflow, upflow, geothermal, geothermometer, magnetotelluric, geothermal sistem modelin


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_GL_07211041_Halaman-judul.pdf 2595.74 (KB)
2. 2016_TA_GL_07211041_Bab-1.pdf 888.84 (KB)
3. 2016_TA_GL_07211041_Bab-2.pdf 2175.85 (KB)
4. 2016_TA_GL_07211041_Bab-3.pdf 1912.64 (KB)
5. 2016_TA_GL_07211041_Bab-4.pdf 2768.79 (KB)
6. 2016_TA_GL_07211041_Bab-5.pdf 1393.42 (KB)
7. 2016_TA_GL_07211041_Bab-6.pdf 731.54 (KB)
8. 2016_TA_GL_07211041_Daftar-pustaka.pdf 739.34 (KB)
9. 2016_TA_GL_07211041_Lampiran.pdf 1665.59 (KB)

D Daerah studi terletak pada daerah ulumbu dan sekitarnya, Kabupaten Manggarai,Nusa Tenggara Timur. Daerah studi ini mencakup aspek geologi, geokimia, geofisikayang kemudian dapat direkonstruksi model sistem panasbuminya. Secara kegeologian terdapat dua litologi utama yaitu kelompok sedimen permukaan yang berumur Holosen dan kelompok Batuan vulkanik muda (Poco Leok) yang berumur Pleistosen. Berdasarkan data geokimia, terdapat 3 unsur utama yaitu data kimia air, kimia gas dan oksigen isotop. Pada diagram Cl-SO4-HCO3 jenis air terbagi menjadi dua yaitu air bikarbonat dan air sulfat. Sedangkan pada diagram Na-K-Mg seluruh sampel tergolong pada immature rock. Pada diagram Cl-Li-B sampel air di dominasi pada air yang memiliki senyawa B/Cl yang memiliki konsentrasi menengah. Berdasarkan Oksigen isotop memperlihatkan konsentrasi δ18O berkisar dari -4.58 s.d 3.47 o/oo ,berdasarkan analisis kimia gas, banyak sampel tergolong pada shallow meteoric water. Melalui analisa magnetotellurik terdeteksi terdapat batuan penudung pada kedalaman 250-850m dengan ketebalan bervariasi antara 250 – 550m, pada tempat lebih dalam dengan nilai resistivitas 10 s.d 100 Ohm-m, terdapat nilai resistivitas yang mencerminkan zona reservoir dengan ketebalan 0.75 – 1 km, lalu terdapat zona batuan dasar pada kedalaman 2 – 3 km dari permukaan.

S Study area lies in Ulumbu and surrounding area, Manggarai regency, East Nusa Tenggara. The study area covers aspects of geology, geochemistry, geophysics which can then be reconstructed model of the geothermal system. In geolgical there are two main lithological groups aged Holocene sediment surface and a group of young volcanic rocks (Poco Leok) the Pleistocene. Through geochemical data, there are three main elements, namely water chemistry data, chemical gas and oxygen isotopes. In the diagram Cl-SO4-HCO3 water types is divided into two, namely water bicarbonate and sulfuric water. While the diagram Na-K-Mg entire sample belonging to the immature rock. In the diagram Cl-Li-B samples of the water in the domination of the water that has compound B / Cl which has a medium concentration. Based on oxygen isotope δ18O showed concentrations ranging from - 4.58 – 3.47 o /oo, based on chemical analysis of gas, many samples belonging to the shallow meteoric water. In the analysis of the caprock, magnetotelluric detected there in 250 – 500 m depth with a thickness varying between 250 – 550 m, on a deeper with resistivity value of 10 - 100 Ohm-m, there is a value that reflects the resistivity reservoir zone with a thickness of 0.75 - 1 km and then there zone of bedrock at a depth of 2 - 3 km from the surface.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?