DETAIL KOLEKSI

Penentuan Karakteristik Sumur X Lapangan Y Dengan Metode Transient.


Oleh : Hedith Prawitakanthi

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : M. Taufiq Fathadin

Subyek : Determination - characteristics;Transient method

Kata Kunci : determination of characteristics, transient method, well


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07109108_Halaman-Judul.pdf 1995.08
2. 2016_TA_TM_07109108_Bab-1.pdf 521.27
3. 2016_TA_TM_07109108_Bab-2.pdf 2762.21
4. 2016_TA_TM_07109108_Bab-3.pdf 3633.8
5. 2016_TA_TM_07109108_Bab-4.pdf 1130.81
6. 2016_TA_TM_07109108_Bab-5.pdf 602.91
7. 2016_TA_TM_07109108_Bab-6.pdf 531.66
8. 2016_TA_TM_07109108_Daftar-pustaka.pdf 518.81
9. 2016_TA_TM_07109108_Lampiran.pdf 1670.12

P Proses produksi gas diawali dengan melakukan pemboran sumur gas yangmenembus lapisan prospek gas hidrokarbon kemudian dilakukan penyelesaiansumur dan selanjutnya harus dilakukan pengujian sumur atau yang sering disebut dengan Well Testing. Analisa uji tekanan sangat diperlukan untuk mengetahui parameter–parameter reservoir seperti permeabilitas (k), transmisibilitas (kh), skin factor (tingkat kerusakan formasi) yang akan menentukan kemampuan sumur tersebut untuk berproduksi serta sebagai bahan studi keilmuan reservoir dan produksi. Selanjutnya, penentuan bentuk reservoir dan pola aliran reservoir yang dianalisis dari analisa type curve Pressure Derivative, serta menentukan besarnya laju alir optimal yang sesuai dengan produktivitas sumur dari hasil analisa deliverability test. Metode analisa yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah Metode Horner dan Pressure Derivative (Log-log Plot) untuk Pressure Build Up Test, serta Deliverability Test yang dikerjakan secara manual dan dibantu perangkat lunak Saphir v3.10.20. Tujuannya ialah mengetahui parameter-parameter reservoir yang dihasilkan dari pengerjaan perangkat lunak dengan perhitungan manual sehingga parameter reservoir tersebut nantinya dapat ditentukan dengan cara manual dalam penilaian pengembangan lapangan yang tidak harus bergantung pada perangkat lunak. Analisa dengan metode Horner dapat mengetahui semua waktu daerah aliran atau ulah tekanan sehingga waktu segmen di ata awal, segmen data tengah, dan segmen data akhir dapat dipahami dengan baik. Persamaan Horner berlaku untuk reservoir infinite acting dan homogen. Perhitungan dengan Metode Horner dapat menentukan nilai permeabilitas dan skin. Persamaan ini bergantung kepada nilai kemiringan garis/slope (m), di mana penarikan kemiringan garis dimulai pada saat end of wellbore storage yang menandakan dimulainya segmen data tengah. Dari hasil perhitungan metode Horner manual didapatkan harga slope (m) sebesar |-41596796.31.12| psi⁄cycle , permeabilitas (k) 0.807 mD, dan skin 3.72. Sementara hasil yang diperoleh dengan bantuan software Saphir v3.20.10 hasil dari Horner plot Sumur X didapatkan harga slope (m) sebesar |-3.90E+07| psi⁄cycle, permeabilitas (k) 0.842 mD, dan skin 5.95. Perbedaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pada waktu penentuan end of wellbore storage dan slope (m) yang mempengaruhi nilai permeabilitas dan skin. Sumur X memiliki skin positif yang menandakan bahwa sumur mengalami kerusakan (damage).

G Gas production process starts with drilling the gas well at prospect HCgas layer and then completing the drilled well. After those processes well has tobe test also known as Well Testing. Pressure build up test is really important toknow reservoir's parameters such us permeability (k), transmissibility (kh), skinfactor, that can be analyzed and determine the ability of the well to produce andthen can be used for reservoir and production study. And also for drainage area(re), radius of investigation, and wellbore storage coefficient from Horner plotPBU. Next is to determine the reservoir boundary and the path flow pattern thatcan be analyzed from the type curve pressure derivative, and to determine thevalue of optimum rate which is appropriate with well productivity from the resultof deliverability test analytic.The method that has been used for this final assignment is Horner methodand pressure derivative for pressure build up test, and also deliverability test well that has been used manually and by using Saphir v3.10.20 to compare each reservoir parameter that has been resulted based from software and manual calculation so that the reservoir parameters will be determined by the manual method in the assessment of the field development that does not have to rely on software. By using using Horner manual calculation was obtained from the value of slope | − 41596796.31.12| 𝑝𝑠𝑖 ⁄ 𝑐𝑦𝑐𝑙𝑒 , permeability (k) 0.807 mD and skin factor 3.72. While the result by using Saphir v3.10.20 from Horner plot X well resulting the value of slope | − 3.90𝐸 + 07| psi cycle , permeability (k) 0.842 mD and skin factor 5.95. The differences caused by some factor, such as the determination of time for end of wellbore storage and slope, that effect permeability and skin. X well have a positive skin, telling that the well is having damage.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?