DETAIL KOLEKSI

Tinjauan Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan Atas Pajak Pertambahan Nilai (ppn) Tahun 2016 Pada Pt Garindo Sakti Jaya Jakarta


Oleh : Muhammad Albizhar Fahmi

Info Katalog

Nomor Panggil : 2017_TA_PK_02414277

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Rubiatto Biettant

Subyek : Value added tax - Accounting;Tax accounting

Kata Kunci : tax obligation, value added tax, PT. Garinda Sakti Jaya


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_PK_02414277-Halaman-Judul.pdf 2636.29
2. 2017_TA_PK_02414277-Bab-1.pdf 838.88
3. 2017_TA_PK_02414277-Bab-2.pdf 887.82
4. 2017_TA_PK_02414277-Bab-3.pdf 715.7
5. 2017_TA_PK_02414277-Bab-4.pdf 940.98
6. 2017_TA_PK_02414277-Bab-5.pdf 617.64
7. 2017_TA_PK_02414277-Daftar-Pustaka.pdf 789.99
8. 2017_TA_PK_02414277-Lampiran.pdf 1438.96

S Sektor Perpajakan memiliki peranan penting dan strategis dalam mendukung program pemerintah untuk melaksanakan pembangunan yang berkesinambungan. Di Indonesia sistem pemungutan pajak yang berlaku adalah Self Assessment System. Dimana wajib pajak mempunyai wewenang untuk menghitung, membayar, melaporkan sendiri besarnya utang pajakdan memungut Pajak Pertambahan Nilai. Berdasarkan fenomena tersebut maka penulis membuat laporan tugas akhir yang berjudul “Tinjauan Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan Atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Tahun 2016 pada PT. Garindo Sakti Jaya Jakarta”. PT.Garindo Sakti Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan alat kesehatan, PT Garindo Sakti Jaya mengukuhkan badan usahanya sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dalam perhitungan PPN Pengusaha Kena Pajak harus menyetorpajak keluaran dan pajak masukan. Melalui metode observasi, wawancara, serta kepustakaan maka penulis mengevaluasi penerapan perlakuan perpajakan atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dilakukan oleh PT Garindo Sakti Jaya dengan ketentuan perpajakan..Penulis juga menyertakan data-data yang berkaitan dengan pemungutan PPN atas Barang Kena Pajak yang dipungut dan disetor oleh PT Garindo Sakti Jaya selama Tahun 2016 yang dimana belum sesuai dengan Undang-Undang No.42 Tahun 2009 dan PMK N0. 242/PMK.03/2014. Selama tahun 2016 PT Garindo Sakti Jaya mengalami kenaikan dan penurunan dalam pemungutan PPN dan juga terdapat kendala dalam pelaksanaan pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN atas Barang Kena Pajak pada PT Garindo Sakti Jaya.

T The Taxation Sector has an important and strategic role in supporting governmentprograms to implement sustainable development. In Indonesia the tax collection system is the Self Assessment System. Where the taxpayer has the authority to calculate, pay, self-report the amount of tax debt and collect Value Added Tax. Based on the phenomenon, the authors make a final report entitled "Review of Implementation of Tax Obligation on Value Added Tax (VAT) Year 2016 at PT. Garindo Sakti Jaya Jakarta ". PT.Garindo Sakti Jaya is a company engaged in the sale and rental of medical equipment, PT Garindo Sakti Jaya established its business entity as a Taxable Person for VAT purposes (PKP). In the calculation of the Taxable Entrepreneur VAT must pay the output tax and input tax. Through the method of observation, interview, and literature, the authors evaluate the application of tax treatment on Value Added Tax (VAT) that has been done by PT Garindo Sakti Jaya with the provisions of taxation .. The author also includes data relating to the collection of VAT on Taxable Goods collected and paid by PT Garindo Sakti Jaya during the Year 2016 which is not in accordance with the Law No.42 of 2009 and PMK N0. 242 / PMK.03 / 2014. During the year 2016 PT Garindo Sakti Jaya experienced an increase and decrease in VAT collection and also there areobstacles in the implementation of collection, deposit and reporting of VAT on Taxable Goods at PT Garindo Sakti Jaya.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?