DETAIL KOLEKSI


Analisis Dan Evaluasi Penyemenan Casing 13 3/8 Inch Dengan Metode Tie Back Receptacle Pada Lapangan Panas Bumi Satria Sumur Str

2.5


Oleh : Rivki Satria Perdana

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Siti Nuraeni

Pembimbing 2 : Bambang Kustono

Subyek : Squeeze cementing;Top job cementing

Kata Kunci : cementing, annulus formation, drilling activity


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_TM_07112193_Halaman-judul.pdf 1365.45 (KB)
2. 2016_TA_TM_07112193_Bab-1.pdf 511.46 (KB)
3. 2016_TA_TM_07112193_Bab-2.pdf 4653.38 (KB)
4. 2016_TA_TM_07112193_Bab-3.pdf 11512.36 (KB)
5. 2016_TA_TM_07112193_Bab-4.pdf 954.71 (KB)
6. 2016_TA_TM_07112193_Bab-5.pdf 575.93 (KB)
7. 2016_TA_TM_07112193_Bab-6.pdf 515.41 (KB)
8. 2016_TA_TM_07112193_Daftar-pustaka.pdf 518.68 (KB)
9. 2016_TA_TM_07112193_Lampiran.pdf 2350.04 (KB)

P Penyemenan adalah suatu kegiatan yang umumnya dilakukan pada saatpemboran berlangsung. Penyemenan umumnya dilakukan agar casing melekatdengan dinding formasi dengan cara memompakan bubur semen melalui casingmengalir ke atas melewati lubang annulus. Penyemenan merupakan faktor penting dalam operasi pemboran sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya permasalahan teknis seperti kick dan blowout. Pada sumur panas bumi dikenal penyemenan pada casing tie back yang dilakukan karena pertimbangan temperature tinggi yang dimiliki oleh sumur panas bumi.Penyemenan casing tie back umumnya memiliki fungsi dan kegunaan yangsama seperti penyemenan pada umumnya hanya saja prosedur penyemenan yang dilakukan sedikit berbeda yaitu dengan menggunakan running tool berupareceptacle. Tahap penyemenan yang dilakukan pada casing tie back dilakukansebanyak dua kali dikarenakan casing yang di set terbagi menjadi dua tahap. Casing tahap pertama di set bersamaan dengan running tool pada kedalaman 485 hingga 1448 mMD dan casing tahap kedua di set dari permukaan hingga 481,41 mMD. Penyemenan Tie back casing yang dilakukan pada sumur STR dilakukan untuk meminimalisir efek negative dari plastic deformation. Dengan menggunakan metode tie back casing maka casing tahap pertama akan memuai sepanjang 94,85 cm dan casing tahap kedua akan memuai sepanjang 7,54 cm, sedangkan jika menggunakan single string casing pemuaian yang terjadi adalah sebesar 310 cm. Selain itu akan dibahas mengenai optimasi volume semen dan nilai keekonomianya dari hasil analisa dan perhitungan penulis.

C Cementing is a job that generally doing while drilling. Cementing job generally did for casing so casing can cling with the annulus formation by pumping the cement fluid through casing and fill up the annulus until surcafe. Cementing jobis crucial in drilling activity so if its done right in the right way it will minimizedrilling problems such a kick and blowout. In geothermal well cementing, there iscementing for tie back casing which is applied due to high temperature factor.Cementing for tie back casing have the same benefits like another cementing job, but the procedure is little bit difference. The procedure for cementing tie back casing is using the running tool called receptacle. The stage for cementing tie back casing is divided in two stage because the casing is set for twostep. The first casing is set from depth 485 mMD until 1448 mMD and the second casing is set from the surface until 481,41 mMD. Cementing tie back casing for well STR is applied for minimizing the negative effect of plastic deformation. Using the tie back casing, the first casing will expand 94,85 cm and the second casing will expand 7,54 cm, and if the single string casing is used for this well, the casing will expand 310 cm. And futhermore there will be discussed the optimize of cement volume and economic cost from analize calculation that suggested by the writer.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?