DETAIL KOLEKSI


Evaluasi Hidrolika Lumpur Pemboran Menggunakan Api Modified Power Law Pada Sumur Vin Lapangan Fsv

1.0


Oleh : Firsta Sarascia Vindy

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Faisal E. Yazid

Pembimbing 2 : Andry Prima

Subyek : Hydraulic evaluation;Modified power law

Kata Kunci : hydraulic evaluation, modified power law, Vin Field, Wells FSV


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_TM_07112090_Halaman-Judul.pdf 2162.11 (KB)

S Sumur VIN adalah sumur jenis pemboran vertikal phasa 81/2” dari kedalaman 2097 sampai 5555 ft. Evaluasi hidrolika memerlukan data hidrolikapemboran dan sifat fisik lumpur seperti laju alir (Q), densitas lumpur (ρ), plasticviscosity (PV), yield point (YP) dan data pemboran lainnya.Tujuan dari evaluasi hidrolika lumpur adalah mengetahui bilangan reynolddi annulus dan mengetahui kehilangan tekanan sirkulasi lumpur pemboran. Polaaliran didesain agar tidak terjadi turbulen. Jika terjadi aliran turbulen maka efekgesekan akan lebih besar dibandingkan aliran laminar. Oleh karena itu perludilakukan studi dalam perencanaan hidrolika sebelum pemboran dilakukan dankemudian melakukan analisa efisiensi untuk mengetahui apakah hidrolika yangtelah dirancang dan laju alir yang terjadi di rangkaian pemboran sudah berjalanoptimal.Optimasi dilakukan dengan mengatur besarnya tekanan pada pahat danlaju aliran sehingga bias dihasilkan kondisi yang optimum. BHHP dikatakanberhasil atau optimum jika BHHP pada pahat ± 65 %.Besarnya harga BHHPdengan HPs yaitu 62 %. Karenanya optimasi hidrolika bit menggunakan BHHPdapat dikatakan berhasil.

W Well VIN is a drilling vertical well with phase of 8 1/2 " drilled from2097 to 5555 ft. Evaluation of the data needed hudrolika drilling hydraulics andphysical properties of the mud like flow rate (Q), mud density (ρ), plasticviscosity (PV), yield point (YP) and data other drilling.The purpose of mud hydraulic is to determine the in the annulus anddetermine the pressure loss of drilling mud circulation. Pressure loss can changethe value of reynolds number and flow rate so flow partern have to be designedto avoid turbulent flow. If turbulent flow was happened, the friction effect willbe greater than laminar flow. It is therefore necessary to study the hydraulicsplanning before drilling is done and then do an analysis to determine whether theefficiency of the hydraulics which has been designed and flow rate that occurredin a series of drilling has been running optimally.Optimization is done by adjusting the amount of pressure on the bit andthe flow rate so that the resulting optimum conditions. BHHP optimum orsuccessful if the BHHP at bit is around ± 65 % . The valueBHHP with HPS is62 % . So bit hydraulics optimization using BHHP is successful.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?