DETAIL KOLEKSI


Penentuan Volume Minyak Awal Di Tempat, Jenis Deive Mechanism Dan Peramalan Produksi Dengan Metode Material Balance Dan Decline Curve Analysispada Lapisan B Lapangan A


Oleh : Vincent Ngiksana

Info Katalog

Nomor Panggil :

Subyek : Determination - Oil volume;Drive Mechanism;Decline curve analysis

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Muh. Taufiq Fathaddin

Pembimbing 2 : Prayang Sunny

Kata Kunci : determination - oil volume, drive mechanism, decline curve analysis


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_TM_07112218_Halaman-judul.pdf 1715.31 (KB)

L Lapangan A merupakan lapangan milik Pertamina Hulu Energi yang terletak di WMO (West Madura Offshore). Lapangan ini memproduksikan minyak dari beberapa lapisan. Salah satu lapisan yang akan diteliti pada tugas akhir ini adalah lapisan B.Pada lapangan A jenis reservoirnya adalah undersaturated reservoir, karena tekanan reservoir awal lebih besar dari tekanan bubble point. Jenis drive mechanism yang paling dominan pada Lapangan A ini adalah tenaga dorong solution gas drive.Pada lapangan A ini, dilakukan perhitungan OOIP (volume minyak awal di tempat) untuk mengetahui seberapa besar minyak yang dapat diproduksikan ke permukaan dan jumlah perolehan minyak yang bisa didapat. Metode yang digunakan dalam perhitungan OOIP adalah metode material balance. Pada metode material balance, perhitungan OOIP menggunakan software dan perhitungan secara manual, dimana masing-masing perhitungan menggunakan metode Campbell dan Havlena-Odeh. Estimasi nilai OOIP dengan metode material balance sekitar 38 MMSTB dan dibandingkan dengan hasil perhitungan OOIP secara volumetrik sebesar 42.705 MMSTB. Setelah itu, dilakukan peramalan produksi dengan metode decline curve analysis dimana juga menggunakan software dan perhitungan secara manual dengan metode Trial Error and X2–Chisquare Test. Jenis decline curve adalah tipe exponential decline dengan economic limit 35 STB/D sampai bulan Desember 2021, estimated ultimate recovery (EUR) sekitar 7.072 MMSTB dan remaining reserve (RR) sekitar 0.568 MMSTB.Setelah itu, dilakukan perhitungan recovery factor (RF) untuk metode material balance dengan menggunakan rumus RF secara aktual, yaitu dengan membagi nilai estimated ultimate recovery (EUR) dengan nilai original oil in place (OOIP) dan didapat nilai RF sekitar 18%, sedangkan untuk metode volumetrik menggunakan metode JJ.Arps dan didapat nilai RF sebesar 21.500%. Hal ini berarti jenis drive mechanism yang bekerja pada lapisan B di lapangan A terbukti merupakan solution gas drive.

F Field A is a field owned by Pertamina Hulu Energy that was located in WMO (West Madura Offshore). This field produces oil from several layers. One of the layers that is gonna be researched in this final project is layer B.In field A, the type of reservoir is undersaturated reservoir, because the initial reservoir pressure is bigger than the bubble point pressure. The most dominant drive mechanism in this Field A is solution gas drive.In this field A, the original oil in place is calculated to know how much oil can be produced to the surface and the amount of oil recovery factor that can be obtained. The methods that was used to calculate the original oil in place is material balance method. On the material balance method, the OOIP was calculated using the software and manual calculation, in which both calculation using Campbell and Havlena-Odeh method. The estimation value of the OOIP by using material balance method is around 38 MMSTB and be compared with OOIP calculation by using volumetric method which is 42.705 MMSTB. After that, production forecast is done by using decline curve analysis method which also uses software and manual calculation with Trial Error and X2–Chisquare Test method. The decline curve type is exponential decline with economic limit 35 STB/D until December 2021, estimated ultimate recovery (EUR) around 7.072 MMSTB and remaining reserve (RR) around 0.568 MMSTB. After that, the recovery factor for material balance method is calculated using the actual recovery factor equation, by dividing the estimated ultimate recovery (EUR) with the original oil in place (OOIP) value, and the recovery factor value is around 18%, while for volumetric method using JJ.Arps method and the recovery factor value is 21.500%. This means that the drive mechanism type that works in layer B field A proved to be a solution gas drive.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?