DETAIL KOLEKSI

Identifikasi Push And Pull Factor Migrasi Yang Menyebabkan Kepadatan Penduduku (studi Kasus: Kecamatan Tambora)


Oleh : Yosua Parlindungan

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Endrawati Fatimah

Pembimbing 2 : Yayat Supriatna

Subyek : Push factor;High population density

Kata Kunci : push factor, pull factor, high population density


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_PW_083001300022_Halaman-Judul.pdf 2760.2
2. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-1.pdf 507.5
3. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-2.pdf 552.8
4. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-3.pdf 365.7
5. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-4.pdf 697.85
6. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-5.pdf 856.38
7. 2017_TA_PW_083001300022_Bab-6.pdf 252.81
8. 2017_TA_PW_083001300022_Daftar-pustaka.pdf 377.25
9. 2017_TA_PW_083001300022_Lampiran.pdf 1538.46

K Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Tambora memiliki luas wilayah 539,84 Ha,dan jumlah penduduknya 263.957jiwa merupakan wilayah dengan tingkatkepadatan 48.880 jiwa/km² dan merupakan kecamatan terpadat di Jakata Barat.Kepadatan penduduk tentunya membawa dampak negatif bagi manusia danlingkungannya, karena itu kepadatan penduduk yang tinggi tentunya harus diatasidengan cara memahami permasalahan dan menemukan faktor penarik dan faktorpendorong migrasi yang paling mempengaruhi mobilitas penduduk. Penelitian inibertujuan untuk menemukan faktor apakah yang paling berpengaruh terhadaptingginya kepadatan penduduk di Kecamatan Tambora. Metodologi yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, denganmenggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk mengolah data yang didapatkan dari pertanyaan – pertanyaan melalui kuisioner yang telah diberikankepada masyarakat kecamatan Tambora. Penelitian ini membagi faktor yangmenyebabkan kepadatan penduduk menjadi tiga aspek yaitu, aspek ekonomi,aspek fisik, dan aspek sosial baik dalam push factor maupun pull factor yangmasing – masing aspek memiliki indikator yang berbeda. Hasil dari penelitian iniyaitu aspek yang paling mempengaruhi Kepadatan penduduk di dalam pull factoradalah aspek sosial. Faktor sosial didalam pull factor migrasi memiliki indikatorseperti kekerabatan, kenyamanan dan keamanan. Sedangkan di dalam push factoraspek yang paling memepengaruhi kepadataan penduduk di Kecamatan Tamboraadalah aspek sosial yang memiliki inidikator seperti adanya deskriminasi suku danagama di tempat asal, serta ketidakcocokan dengan adat dan budaya yang ada ditempat asal, sehingga masyarakat terdorong untuk melakukan migrasi.

T Tambora District, West Jakarta. Tambora has an area of 539.84 Ha and population of263,957 people in an area with a density of 48,880 inhabitants / km² and is the densestdistrict in West Jakarta. Population density certainly has a negative impact on people and theenvironment, therefore high population density must surely be overcome by understandingthe problems and find the push and pull factor that influence population mobility the most.This research aims to find what factor that influence high population density the most inTambora district. Methodology that was used in this research is quantitative descriptive,using multiple linear regression analysis techniques to process data that were obtained fromquestionnaire that given to Tambora district people. This research divides the factors thatcausing population density into three aspects that is economic aspect, physical aspect, andsocial aspect whether in push or pull factor in which each aspects have different indicator.The result of this research are that the most influential aspect to population density in pullfactor is social aspect. A social factor in pull factor of migration has indicators such askinship, comfort, and security. While in the push factor, the most influential aspect ofpopulation density in Tambora district is social aspect that has indicators such as ethnic and religion discrimination at the place of origin, and incompatibility with customs and culture in the place of origin, so that people are encouraged to migrate.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?