DETAIL KOLEKSI

Usulan Perbaikan Kualitas Pada Proses Pengemasan Produk Pelumas Meditran S 40 Botol Ukuran 4x5 Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Di Pt. Pertamina Unit Produksi Peluman Jakarta


Oleh : Arief Setiadi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Pembimbing 2 : Sumiharni B

Subyek : Quality control;Production – process;Oil industry

Kata Kunci : kitasitas, packaging process, dmaic, dpmo, sigma


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TI_06303232_1_Halaman-Judul.pdf 7368.01
2. 2011_TA_TI_06303232_8_Daftar-Pustaka.pdf 640.56
3. 2011_TA_TI_06303232_9_Lampiran.pdf 6728.58

P Perbaikan kualitas pada produk yang dihasilkan merupakan suatu pengembangan yang perlu di lakukan oleh setiap perusahaan untuk dapat bersaing di era yang semakin kompetitif. Perbaikan kualitas tersebut diperlukan pula hagi produk jadi yang dihasilkan oleh proses pengemasan pada produk pelumas Meditran S 40 botol ukuran 4x5 liter di PT.Pertamina (Lobe Oil Blending Plant) Unit Produksi Pelumas Jakarta. Pada perbaikan proses ini, dilakukan dengan tahapan yang terdapat pada Six Sigma yang dikenal sebagai DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control). Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah banyaknya cacat yang terjadi pada proses pengemasan rata-rata sehesar 2,5%. Sedangkan target yang diinginkan oleh perusahaan adalah sehesar 1% . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa jenis cacat yang paling dominan beserta dengan penyebahnya pada proses pengemasan pada produk pelumas mediran S 40 pada botol ukuran 4x5 liter, serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi kecacatan dengan penerapan six sigma dengan metode Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC) pada proses pengemasan tersebut. Nilai DPMO (Defect Per Million Oppurtunities) yang diperoleh dari hasil perhitungan yaitu sebesar 4661 dengan menghasilkan tingkat sigma yaitu sehesar 4,1. Cacat yang paling dominan yaitu botol penyok, botol bocor, no. batch rusak. Maka dari permasalahan yang ditemukan, usulan perbaikan yang diambil diantaranya menggunakan alat Bantu di shelter packaging untuk cacat botol penyok, perbaikan Standar Operasional Prosedur pada mesin Laser Printer, inspeksi bahan haku yang lebih ketat dan disesuaikan dengan kondisi aktual di perusahaan.

I Improving the quality of the resulting product is a development that every company needs to do in order to compete in an increasingly competitive era. The quality improvement is also needed for finished products produced by packaging process on Meditran S 40 bottle 4x5 liter lubricant product at PT.Pertamina (Lobe Oil Blending Plant) Lubricant Production Unit Jakarta. On the improvement of this process, carried out by the steps contained in Six Sigma known as DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control). The problem faced by the company is the number of defects that occur in the packaging process an average of 2.5%. While the target desired by the company is 1%. This study aims to identify and analyze the most dominant type of defect along with its litter on the packaging process on S 40 lubricant oil product on 4x5 liter bottle size, and to provide improvement suggestion to reduce disability by applying six sigma with Define-Measure-Analyze-Improve -Control (DMAIC) on the packaging process. DPMO value (Defect Per Million Oppurtunities) obtained from the calculation that is equal to 4661 to produce sigma level that is 4.1. The most dominant defects are bottle dents, leaking bottles, no. broken batch. So from the problems found, the proposed improvements include using a tool in the shelter packaging for defective bottle dents, improvement of Standard Operating Procedures on Laser Printer machines, inspection materials haku more stringent and tailored to the actual conditions in the company.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?