DETAIL KOLEKSI

Kajian Pemukiman Kumuh Dari Sudut Kualitas Lingkungan Kabupaten Tangerang


Oleh : Dimas Satrio Wibowo

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Aca Sugandhy

Pembimbing 2 : Yayat Supriyatna

Subyek : Slums;Environmental quality

Kata Kunci : slums, environmental quality, Tangerang Regency


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_PW_08311009_Halaman-judul.pdf 846.99

P Perkembangan kota yang tanpa arah menyebabkan Kabupaten Tangerangmemiliki masalah dalam perkembangan pemukiman, khusus nya pemukimankumuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai kulitaslingkungan di kawasan pemukiman kumuh Kabupaten Tangerang. Identifikasipemukiman kumuh dilakukan dengan pengecekan survey lapangan denganmemperhatikan lainnya seperti kondisi bangunan, kondisi prasarana lingkungandan kepadatan penduduk diperoleh melalui survey dan data sekunder. Populasipenelitian adalah penduduk yang tinggal di Kecamatan Tigaraksa, KecamatanMauk dan Kecamatan Kosambi. Sampel yang di ambil pada Kecamatan Tigaraksasebanyak 38 orang, Kecamatan Mauk 22 orang dan Kecamatan Kosambisebanyak 40 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode untukmengidentifikasi karakteristik pemukiman kumuh dilakukan dengan AnalisisStatistik Deskriptif. Penilaian dilakukan berdasarkan asumsi peneliti. Kajiantentang pemukiman kumuh dilihat dari sudut kualitas lingkungan menggunakanmetode analisis korelasi, untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh aspekekonomi, sosial dan fisik terdahap kualitas lingkungan.

C City development without direction makes sub-province of Tangerang hada problem on the development of settlements, especially about slums area. Thisstudy intend to describe the quality of the environment in the slum area in subprovinceof Tangerang. Identification slum area done by checking the area withsurvey location with observe another condition like building condition,environmental infrastructure, and population density that obtained from a surveyand secondary data. The population of this study was the resident that lived inTigaraksa region, mauk region and kosambi region. The samples was taken fromtigaraksa region as many as 38 people, mauk region was 22 people and kosambiregion as many as 40 people. The analytical method used is a method to identifythe characteristics of slums area that performed with the statistical analysisdescriptive. The valuation is based from assumptions of the researchers. Thestudies was about observasing slums area from the environmental quality viewusing correlation analysis, to determine how much economic, social and culturalinfluence toward environmental quality

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?