DETAIL KOLEKSI

Pengujian Performa Video Call Menggunakan Protokol Sip Pada Jaringan L2tp


Oleh : Haris Abidin

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Agung Sediyono

Subyek : Testing performance - Evaluation;Enviromental testing;Quality control;Telecomunication network - Video call

Kata Kunci : testing performance, video call, sip, l2tp network, quallity of service, network utilities


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_IF_06407055_Halaman-Judul.pdf 4620.47
2. 2012_TA_IF_06407055_Bab-1.pdf 1827.02
3. 2012_TA_IF_06407055_Bab-2.pdf 5465.35
4. 2012_TA_IF_06407055_Bab-3.pdf 6810.27
5. 2012_TA_IF_06407055_Bab-4.pdf 8709.26
6. 2012_TA_IF_06407055_Bab-5.pdf 949.05
7. 2012_TA_IF_06407055_Daftar-Pustaka.pdf 862.03
8. 2012_TA_IF_06407055_Lampiran.pdf 1423.66

D Dewasa ini teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat. Sekarang, komunikasi dapat dilakukan melalui surat elektronik, instant messaging, sambungan telepon melalui internet dan juga video call. Video call adalah layanan yang menyediakan fasilitas untuk mempertemukan dua pihak atau lebih menggunakan jaringan internet broadband dengan audio visual secara real-time yang membuat komunikasi secara nyata. Saat ini standar protocol yang dipakai dalam komunikasi video call adalah H.323 dan SIP. Protokol ini mempunyai standar yang berbeda, H.323 dikembangkan oleh ITU-T dan SIP dikembangkan oleh IETF. Untuk penelitian ini dipakai standar dari IETF karena trend kedepannya yang akan lebih dikembangkan dalam NGN ( Next Generation Network) yang akan terintegrasi ke seluruh jaringan telekomunikasi menggunakan protocol SIP. Pada tugas akhir ini akan dilakukan pengujian protocol SIP yang diimplementasikan pada jaringan Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP) dengan melakukan skenario percobaan berdasarkan batasan bandwidth yaitu 128 kbps,256 kbps, 384 kbps, 512 kbps dan 1024 kbps yang akan diuji dengan menerapkan kapasitas terpasang gangguan yang berbeda yaitu 0%, 20%, 40%, 60% dan 80%. Kemudian kinerja video call dianalisis dengan parameter-parameter Quality of Service (QoS). Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah delay,jitter, dan packet loss. Dari hasil percobaan yang diperoleh, pada kapasitas terpasang gangguan 0% memiliki kualitas komunikasi video call bagus dengan delay 4.1 ms , jitter 7.6 ms dan dan packet loss 0,29% yaitu pada bandwidth 1024 kbps. Sedangkan pada kapasitas terpasang gangguan 20%,40%,60% dan 80% mengalami penurunan kualitas video call itu sendiri bahkan sampai tidak bisa menjalankan video call, dikarenakan dengan meningkatnya kapasitas terpasang gangguan maka makin besar atau tinggi delay dan packet loss yang terjadi.

T Today information and communication technologies evolve very quickly. Now, communication can be done through electronic mail, instant messaging, telephone connection via the internet and video call. Video call is a service that provides a facility to bring together two or more parties using a broadband Internet network with a visual audio in real-time to make real communication. Currently the standard communication protocol used in video call is H.323 and SIP. This protocol has a different standard, H.323 developed by ITU-T and SIP was developed by the IETF. For this study used standard from the IETF as the future trend will be further developed in the NGN (Next Generation Network) that will be integrated into the entire telecommunications network using the SIP protocol. At the end of this task will be done testing the SIP protocol that is implemented at the network Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP) to conduct a scenario experiment based on the bandwidth limitation is 128 kbps, 256 kbps, 384 kbps, 512 kbps and 1024 kbps which will be tested by applying a network utility different, namely 0%, 20%, 40%, 60% and 80%. Then analyzed the performance of video call with the parameters of Quality of Service (QoS). Parameters used in this study is the delay, jitter, and packet loss. From the experimental results obtained, the utility network 0% have video communication quality of a good call with a delay of 4.1 ms, 7.6 ms and jitter and packet loss is 0.29% at 1024 kbps bandwidth. While the network utility 20%, 40%, 60% and 80% decreased quality video call itself can not even run a video call, due to the increase in utility networks or higher, the greater the delay and packet loss that occurs.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?