DETAIL KOLEKSI

Usulan Penjadwalan Job Untuk Meminimasi Makespan Dengan Algorithma Ant Colony Di Pt. Pilar Makmur Utama


Oleh : Kurnia Pratama Putra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Iveline Anne Marie

Pembimbing 2 : Rahmi Maulidya

Subyek : Manufacturing resource planning;Production scheduling

Kata Kunci : production scheduling, makespan, ant colony algorithm, PT. Main Makmur Pillar


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_TI_06307122_1_Halaman-Judul.pdf 2654.85
2. 2011_TA_TI_06307122_2_Bab1.pdf 849.71
3. 2011_TA_TI_06307122_3_Bab2.pdf 2042.46
4. 2011_TA_TI_06307122_4_Bab3.pdf 1258.7
5. 2011_TA_TI_06307122_5_Bab4.pdf 1713.17
6. 2011_TA_TI_06307122_6_Bab5.pdf 5760.3
7. 2011_TA_TI_06307122_7_Bab6.pdf 2492.68
8. 2011_TA_TI_06307122_8_Bab7.pdf 558.35
9. 2011_TA_TI_06307122_9_Daftar-Pustaka.pdf 451.47
10. 2011_TA_TI_06307122_10_Lampiran.pdf 48024.24

P PT. Pilar Makmur Utama adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur dengan produk yang dihasilkan berupa sponge untuk alas kaki, baik sandal maupun sepatu serta karpet yang terbuat dari sponge. Permasalahan yang timbul adalah sistem penjadwalan perusahaan saat ini dirasa belum optimal sehingga mengakibatkan order yang ada tidak terselesaikan di hari itu dibebankan ke hari-hari berikutnya dan kemungkinan terjadinya penambahan jam kerja (overtime), dimana dalam penjadwalannya perusahaan memprioritaskan pesanan yang datang terlebih dahulu atau First Come First Serve. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah memberikan usulan penjadwalan job dengan menggunakan algortima Ant Colony dan algoritma NEH (nawas, enscore and HAM) sebagai solusi awal untuk mengurangi makespan, serta melakukan perancangan program penjadwalan berbasis algoritma Ant Colony serta NEH sebagai solusi awal. Tahapan dilakukannya penelitian ini adalah dengan menghitung waktu baku permesinan serta waktu baku setup mesin, kemudian dilanjutkan dengan melakukan perhitungan makespan dari penjadwalan perusahaan dengan sistem first come first served. Tahap selanjutnya adalah dengan menghitung total waktu proses tiap mesin, setelah diurutkan berdasarkan waktu proses terbesar hingga terkecil maka dilakukan perhitungan solusi awal dengan algoritma NEH. Terdapat 2 skenario dalam melakukan perhitungan solusi awal dengan algoritma NEH, yaitu skenario 1 dilakukan penjadwalan untuk mesin 1 sampai mesin 6, uruta.n dan makespan terbaik dijadikan input untuk penjadwalan untuk mesin 7 sampai mesin 11, sedangkan untuk skenario 2 dilakukan penjadwalan untuk mesin 1 sampai mesin 11 hasil berupa urutan pengerjaan dan makespan dari skenario 1 dan 2 dibandingkan dan dipilih untuk input perhitungan dengan menggunakan algoritma Ant Colony. Dilakukan perhitungan Ant Colony yang juga dibantu dengan menggunakan program penjadwalan dimana program ini telah diuji hasil perhitungannya dengan hasil perhitungan manual dan memperoleh hasil yang sama, sehingga program ini dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Dilakukan 2 kali penjadwalan dengan menggunakan program penjadwalan untuk data pesanan pada ta.nggal 15 november 2010 dan ta.nggal15 Juli 2011. Waktu penyelesaian keseluruhan (makespan) melalui data pesanan pada tanggal 15 November 2010 berdasarkan penjadwalan perusahaan adalah sebesar 17006795.61 detik atau 39 minggu 1hari, dengan meanflow time sebesar 15138474.79 detik dengan uruta.n pengerjaan job (J3-J5-J10,J4-Jl-J7,J6-J2-J9-J8). Makespan terbaik untuk perhitungan NEH skenario 1 sebesar 1534'7006.51 detik dengan meanflowtime 13196262.38 detik. Sedangkan untuk skenario 2 diperoleh makespan sebesar 15347006.51 detik atau 35 minggu 2 hari dengan meanjlowtime 12064818.81 detik atau lebih baik 9.75% dibanding penjadwalan perusahaan oleh karena itu dipilih lah solusi awal NEH skenario 2 sebagai input perhitungan Ant Colony. Sedangkan perhitungan dengan mengunakan algortim.a Ant Colony yang dibantu dengan program terkomputerisasi diperoleh makespan sebesar 14922426.84 detik atau 34 minggu 3 hari, lebih baik 12.25% dibanding dengan penjadwalan perusahaan, dengan uruta.n pengerjaan (J10-J5-J8-J4, J9-J3-J2, J7-Jl-J6). Dilakukan penjadwalan dengan menggunakan program dengan data permintaan pada ta.nggal 15 Juli 2011, diperoleh makespan sebesar 14712426.84 detik, atau 34 minggu, lebih baik 13.78% dibandingkan dengan penjadwalan perusahaan yang memperoleh makespan sebesar 17064377.06 detik atau 39 minggu 1hari.

P PT. Pilar Makmur Utama is one of the companies engaged in manufacturing with products produced in the form of sponge for footwear, both sandals and shoes and carpets made of sponge. The problems that arise is the company's scheduling system is currently considered not optimal so that the order is not completed on that day is charged to the next days and the possibility of additional hours of work (overtime), where in scheduling companies prioritize orders that come first or First Come First Serve. The purpose of this research is to provide job scheduling proposal by using Ant Colony algorithm and NEH algorithm (nawas, enscore and HAM) as initial solution to reduce makespan, and to design antonym based algorithm scheduling program as well as NEH as initial solution. Stages of this research is to calculate the standard machining time and the standard time of machine setup, then continued by doing the makepan calculation of the scheduling company with the first come first served system. The next stage is to calculate the total processing time of each machine, after sorted by the largest process time to the smallest then calculated the initial solution with NEH algorithm. There are two scenarios in calculating the initial solution with the NEH algorithm, ie scenario 1 is scheduled for machine 1 to machine 6, uruta.n and makespan is best used as input for scheduling for machine 7 to machine 11, while for scenario 2 is scheduling for machine 1 until machine 11 results in the order of workmanship and makespan of scenarios 1 and 2 are compared and selected for input calculations using the Ant Colony algorithm. Ant Colony calculation is also assisted by using a scheduling program where the program has been tested the results of calculations with the results of manual calculations and obtain the same results, so that the program can be implemented by the company. Done 2 scheduling by using scheduling program for order data on ta.nggal 15 november 2010 and ta.nggal15 July 2011. The makepan time through order data on November 15, 2010 based on company scheduling is 17006795.61 seconds or 39 weeks 1hari , with meanflow time of 15138474.79 sec with job sequence (J3-J5-J10, J4-Jl-J7, J6-J2-J9-J8). Best Makespan for NEH scenario 1 calculation is 1534'7006.51 sec with meanflowtime 13196262.38 sec. While for scenario 2 obtained makespan of 15347006.51 seconds or 35 weeks 2 days with meanjlowtime 12064818.81 seconds or better 9.75% than the scheduling of companies therefore chosen is the initial solution NEH scenario 2 as input calculation Ant Colony. While calculations using antivony algortim.a assisted with the computerized program obtained makespan of 14922426.84 seconds or 34 weeks 3 days, 12.25% better than the scheduling company, with the order of work (J10-J5-J8-J4, J9- J3-J2, J7-Jl-J6). Scheduled by using the program with demand data on July 15, 2011, obtained makespan of 14712426.84 seconds, or 34 weeks, 13.78% better than the scheduling companies that get makespan of 17064377.06 seconds or 39 weeks 1hari.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?