DETAIL KOLEKSI

Usulan Penerapan Metode Failure Mode And Effect Analysis (fmea) Dan Perancangan Sistem Pakar Untuk Mengidentifikasi Kegagalan Pada Proses Welding Untuk Kendaraan Tipe Fuso (fm) Di Pt.krama Yudha Rata Motor


Oleh : Dega Pasa

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Pembimbing 2 : Johnson Saragih

Subyek : Failure analysis - engineering;Real time system;Six sigma - Quality control standard

Kata Kunci : proposed aplicatioan, failure mode and effect analysis, fmea, failure identification, welding proces


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06307127_Halaman-Judul.pdf 6774.27
2. 2012_TA_TI_06307127_Daftar-Pustaka.pdf 885.11
3. 2012_TA_TI_06307127_Lampiran.pdf 7100.51

P PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam proses perakitan untuk membuat suatu produk berjenis kendaraan niaga. Berdasarkan data historis perusahaan serta pengamatan langsung yang dilakukan, permasalahan yang dialami oleh PT. KRM adalah masih tingginya jumlah produk cacat dan proses perakitan kendaraan tipe Fuso (FM) dengan persentase sebesar 37,23%. Kegagalan proses perakitan kendaraan tipe Fuso (FM) ini sebagian besar disebabkan pada proses welding. Untuk mengatasi kegagalan tersebut dilakukan analisa dengan menggunakan penerapan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menganalisis risiko kegagalan dan setiap proses yang terjadi pada proses welding. Tahapan awal yang dilakukan menentukan efek yang ditimbulkan pada produk jadi kemudian ,jenis kegagalan dan penyebab yang ditimbulkan, kontrol yang dilakukan serta upaya penanggulangan yang hams dilakukan untuk menanggulangi jenis kegagalan. Kemudian dilakukan perhitungan nilai RPN dari perkalian antara nilai severity, occurrence dan detection. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan, diperoleh penyebab-penyebab kegagalan proses dengan nilai RPN tertinggi yang perlu menjadi prioritas penanggulangan adalah anus listrik yang mengalir pada mesin gun tidal( stabil dengan (RPN=400). Hasil pengolahan data dengan metode FMEA kemudian digunakan untuk merancang system pakar yang bertujuan untuk memudahkan dalam mengidentifikasi kegagalan proses yang terjadi. Proses identifikasi diawali dengan menanyakan efek, kegagalan proses, dan penyebab terjadinya kegagalan pada produk FM. Dari keterangan yang di input tersebut, sistem pakar dapat memberikan kesimpulan dan usulan tindakan untuk menanggulangi penyebab kegagalan proses yang terjadi.

P PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) is one of the companies engaged in the assembly process to create a commercial vehicle product. Based on historical data as well as direct observation on the company, the problems faced by PT. KRM is still a high number of defective products from the assembly process of vehicle type of Fuso (FM) with a percentage of 37.23%. Failure in the assembly process of vehicle type of Fuso (FM) is largely due to the welding process. To overcome this failure, an analysis is performed by applying the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method to analyze the risk of failure of any process that occurs in the welding process. The initial stages is by determining the effects on the finished product, followed by the types and causes of failure, control and reduction efforts undertaken to do to overcome the types of failure. Then, calculation of RPN values by multiplication of the severity, occurrence and detection. Based on the data processing performed, found that the causes of the failure process with highest RPN value that need to be a priority to address is the unstable electric current flowing in the machine gun with RPN = 400. The result of data processing by the FMEA method is then used to design an expert system that aimed to facilitate the process of identifying failures that occur. The identification process began by asking the effect, the process failure, and the cause of the failure on the FM product. From the information inputted, the expert system can provide conclusion and proposed actions to address the causes of the failure process that occurs.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?