DETAIL KOLEKSI

Usulan Perbaikan Peningkatan Efisiensi Produksi Pakaian Jadi Dengan Menggunakan Lean Manufacturing Pada Pt. Mulia Knitting Factory


Oleh : Febry Vidiandari

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Sumiharni Batubara

Subyek : Textile industry;Manufacturing Companies;Failure analysis (Engineering);Lean manufacturing.

Kata Kunci : increased production efficiency, apparel, lean manufacturing, PT. Noble Knitting Factory


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06307067_1_Halaman-Judul.pdf 187145.34
2. 2012_TA_TI_06307067_9_Daftar-Pustaka.pdf 667.37
3. 2012_TA_TI_06307067_10_Lampiran.pdf 119600.14

P PT. Mulia Knitting Factory merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen. Produk yang dihasilkan berupa kain ataupun pakaian jadi yang akan di pasarkan secara lokal maupun ekspor. Produk yang diamati yaitu Tommy Halfiger, style "Favorite Stripe SS V-neck" yang merupakan salah satu jenis pakaian jadi. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan saat memproduksi produk Tommy Halfiger periode Maret - April 2011 yaitu terdapatnya kerusakan pada mesin Hazo yang menyebabkan adanya cacat berupa benang loncat dan kerusakan lampu di mesin Obras yang menyebabkan hasil obras menjadi tidak rapi sehingga diperlukan perulangan pekerjaan yang menyebabkan waktu proses pengerjaan menjadi lebih panjang dan terdapatnya aktivitas yang tidak perlu dilakukan pada proses packing. Hal ini menyebabkan diperlukan lembur agar target produksi dapat dicapai. Oleh karena itu, diperlukan adanya suatu metode yang dapat membantu PT. Mulia Knitting Factory untuk mengatasi masalah yang terjadi di lantai produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian ini digunakanlah suatu pendekatan lean manufacturing yang bertujuan untuk meminimasi waste yang ada sehingga dapat mengurangi waktu produksi yang panjang. Langkah pertama yang dilakukan yaitu melakukan perhitungan waktu proses operasi, kemudian mengidentifikasi Value Added dan Non Value Added Current State Activity. Selanjutnya, untuk melengkapi gambaran akan aktivitas yang terjadi di lantai produksi dilaukan dengan peemetaan value stream mapping dan perhitungan Process Cycle Efficiency. Dari VSM diketahui peta aktivitas-aktivitas pemborosan di lantai pabrik. Kemudian dilakukan identifikasi waste, dimana waste tersebut adalah adanya waktu menunggu Pada proses pergantian jarum di mesin Hazo dan adanya gerakan yang tidak perlu pada proses pergantian lampu di mesin obras dan pada proses packing (motion). Pengurangan waktu dilakukan dengan membuat perbaikan dengan peta tangan kiri tangan kanan pada proses packing dan pergantian lampu pada mesin obras dan SMED pada proses pergantian jarum di mesin Hazo. Setelah dilakukan perbaikan terjadi peningkatan nilai process cycle efficiency dan penurunan Manufacturing Lead Time. Nilai manufacturing lead time sebelum perbaikan 6810.86 detik menjadi 5474.05 detik setelah perbaikan dan nilai Process Cycle Efficiency sebelum perbaikan adalah 15.67% menjadi 19.81% setelah perbaikan.

P PT. Noble Knitting Factory is a manufacturing company engaged in the textile and garment industry. Products produced in the form of cloth or apparel that will be marketed locally and export. The products observed are Tommy Halfiger, style "Favorite Stripe SS V-neck" which is one type of apparel. Problems faced by the company when producing products Tommy Halfiger period March - April 2011 that there is damage to the Hazo machine that causes a defect in the thread and light damage in the Obras engine that causes the results of the obras become tidy so it takes repetition of work that causes the process of workmanship become longer and there is unnecessary activity on the packing process. This results in overtime required for production targets to be achieved. Therefore, it needs a method that can help PT. Noble Knitting Factory to solve the problems that occurred on the production floor. To overcome this problem, in this research is used a lean manufacturing approach that aims to minimize the existing waste so as to reduce the long production time. The first step is to calculate the operation time, then identify the Value Added and Non Value Added Current State Activity. Furthermore, to complete the description of the activities occurring on the production floor is done with the mapping of value stream mapping and the calculation of Process Cycle Efficiency. From VSM is known map of waste activities on the factory floor. Then do the identification of waste, where waste is the existence of waiting time In the process of needle turnover in Hazo machine and the existence of unnecessary movement on the process of turnover in the machine obras and the process of packing (motion). Reduction time is done by making improvements with left hand right hand map on the packing process and turn of lights on the obras and SMED machine on the needle turnover process in Hazo machine. After the improvement, there is an increase in the value of process cycle efficiency and decrease of Manufacturing Lead Time. The manufacturing lead time value before the repair of 6810.86 seconds to 5474.05 seconds after the improvement and the value of Process Cycle Efficiency before the improvement is 15.67% to 19.81% after the repair.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?