DETAIL KOLEKSI

Perancangan Museum Batik Indonesia Di Taman Mini Indonesia Indah Dengan Pendekatan Kontekstual

5.0


Oleh : Sarah Chairunnisa

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Hardi Utomo

Pembimbing 2 : Jimmy S. Juwana

Subyek : Museum design;Batik motif analogy;Classic batik

Kata Kunci : museum batik Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah, contextual architecture


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_ARS_05213060_Halaman-Judul.pdf 1347.4
2. 2017_TA_ARS_05213060_Bab-1.pdf 1294.73
3. 2017_TA_ARS_05213060_Bab-2.pdf 15442.25
4. 2017_TA_ARS_05213060_Bab-3.pdf 5289.09
5. 2017_TA_ARS_05213060_Bab-4.pdf 9510.55
6. 2017_TA_ARS_05213060_Bab-5.pdf 7260.32
7. 2017_TA_ARS_05213060_Daftar-Pustaka.pdf 653.97
8. 2017_TA_ARS_05213060_Lampiran.pdf 24859.4

M Museum Batik Indonesia sebagai salah satu tempat pewaris pengetahuan pengetahuan sekaligus budaya batik yang merupakan salah satu identitas bangsa kita. Batik Indonesia telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya, maka diperlukan suatu wadah yang berbentuk museum. Lokasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) layak untuk didirikan Museum Batik Indonesia, karena memiliki peran yang sangat besar dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya dan nilai khas Indonesia. Tujuan dari penulisan buku ini adalah untuk menjelaskan serta mempresentasikan pemograman hingga bentuk dari pengembangan desain pada proyek Museum Batik Indonesia dengan Pendekatan Kontekstua. Pemograman dihasilkan dari penerapan teori dari Khatarina H. Anthony dan Hamid Sirvani untuk memunculkan konsep programatik dimana terdapat studi preseden sebagai tolak ukur tiap aspek yang termasuk didalam konsep perancangan tersebut. Dari proses tersebut mendapat hasil konsep perancangan yang ditransformasikan pada tahapan skematik desain untuk kemudian diterapkan pada pengembangan desain. Seluruh rangkaian proses tersebut bertujuan untuk menghasilkan pemograman yang transparan, terinci dan berkaitan satu sama lain secara nyata. Dari segi desain, proses tersebut memudahkan untuk menghasilkan desain yang sesuai dengan pemograman yang ada. Selain itu, perancangan Museum Batik Indonesia ini diharapkan dapat mewadahi aktivitas yang diperlukan untuk pusat informasi, promosi, pengembangan dan konservasi batik Indonesia.

M Museum Batik Indonesia as one of the legacy of science as well as the culture of batik which is one of our nation's identity. Batik Indonesia has been recognized by UNESCO as a cultural heritage, it is necessary to have a space in the form of a museum. The location of Taman Mini Indonesia Indah (TMII) deserves to be a Museum of Batik Indonesia, because it has a very big role in preserving and introducing the culture and values typical of Indonesia. The purpose of this book is to explain and present the programming to form from the design development of Museum Batik Indonesia project with Contextual Approach. Programming resulted from the application of the theory of Khatarina H. Anthony and Hamid Sirvani to bring the concept of the program where there is a presend study as a benchmark of each aspect included in the design concept. From the process gets the design concept transformed at the schematic design stage then applied to the development of the design. The whole set of processes aims to produce a program that is transparent, detailed and clearly related to one another. In terms of design, the process of making it easy to produce the design in accordance with existing programs. In addition, the design of Batik Museum Indonesia is expected to accommodate the activities needed for information center, promotion, development and conservation of Indonesian batik.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?