DETAIL KOLEKSI

Usulan Perbaikan Sistem Kerja Dengan Menggunakan Pendekatan Ergo Lean Pada Pt.epsindo Jaya Pratama


Oleh : Surya Dharma

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Nataya Charoonsri Rizani

Pembimbing 2 : Winnie Septiani

Subyek : Six sigma (Quality control standart);Total quality management;Human engineering - study and teaching;Production engineering

Kata Kunci : work system, ergo lean approach, PT epsindo jaya pratama


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06308080_Halaman-Judul.pdf 6790.61
2. 2012_TA_TI_06308080_Daftar-Pustaka.pdf 814.62
3. 2012_TA_TI_06308080_Lampiran.pdf 10665.76

P PT. Epsindo Jaya Pratama merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang pabrikan dan perakitan serta jasa penyewaan, pengoperasian, perbaikan, dan pelatihan pada Oil Pumping System Manufacturing. Produk yang dihasilkan perusahaan adalah Electrical Submersible Pump dan Water Injection Pump. Permasalahan utama yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah waktu pemenuhan permintaan yang cukup lama dan output tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dikarenakan adanya kegiatan-kegiatan pemborosan (waste) didalam proses produksinya. Untuk mengetahui kegiatan pemborosan (waste) ini dilakukan pendekatan dengan menggunakan prinsip lean dan prinsip ergonomi yang dikenal dengan sebutan Ergo Lean. Tahapan awal dalam mengetahui kegiatan pemborosan (waste) ini adalah dengan melakukan tahapan identifikasi terhadap kegiatan-kegiatan produksi yang berlangsung pada perusahaan ini. Tahapan identifikasi dilakukan dengan menganalisis sistem kerja yang terjadi pada proses produksi. Adapun tools yang digunakan adalah Peta-peta Kerja dan Hierarchy Task Analysis (HTA). Keseluruhan tools ini menggambarkan semua kegiatan produksi pada perusahaan ini. Setelah melakukan tahapan identifikasi terhadap kegiatan-kegiatan yang ada, tahapan selanjutnya adalah proses identifikasi waste yang terjadi pada kegiatan-kegiatan produksi. Dari keseluruhan waste yang telah diketahui dilakukan tahap penggolongan waste yang termasuk dalam Waste of Ergo. Waste yang termasuk dalam kategori Waste of Ergo dad beberapa waste hasil tahapan identifikasi adalah Waste of Transportation, Waste of Process, Waste of Waiting, Waste of Motion (Movement), dan Waste of Motion (Movement). Setelah melakukan penggolongan dilakukan tahapan penilaian risiko (Risk Assessment). Penilaian ini dilakukan pada kelima jenis waste tersebut. Dad hasil penilaian didapatkanlah kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai risiko tertinggi pada masing-masing waste. Waste of Ergo yang memiliki nilai risiko tertinggi ini diajukan sebagai usulan perbaikan.

P PT. Epsindo Jaya Pratama is a national company that is engaged in manufacturing and assembly as well as rental services, operation, repair, and training to the Oil Pumping System Manufacturing. The product which produced by the company is Electrical Submersible Pump and Water Injection Pump The main problems which faced by this company are the implementation of the fulfillment to consumer demand that has quite a long time and the output is not as good as expected. This is due to the waste activities appear in the production process. To observe this waste activities, it is done by using the approximation to the principles of lean approaches and the principles of ergonomics which known as Ergo Lean. The first step to know the waste activities is to identify the production activities in this company. Identification is done by analyze the work that occurs in the production process. The tools which used are Work maps and Hierarchy of Task Analysis (HTA). This entire tools describe all production activities in this company. After doing the identification of existing activities, the next step is to identify the waste that occurs in production activities. From the entire waste that has been known, then classified the waste which known as Waste of Ergo. Waste which is included in the Waste of Ergo category from the several identification is Waste of Transportation, Waste of Process, Waste of Waiting, Waste of Motion (Movement), and Waste of Motion (Movement). After grouping, then continue to risk Risk Assessment step. This assessment is performed on the entire types of waste. As the result, it have been shown the available activities that occuring the highest risk value for each waste. Waste of Ergo which has the highest risk value is posed as the proposed improvements.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?