DETAIL KOLEKSI

Pushover Analysis Pada Bangunan Beton Bertulang Dengan Bukling-restrained Braced Frame


Oleh : Reshi Sang-Sang Abiyoga

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Sugeng Wijanto

Pembimbing 2 : Ade Okvianti Irlan

Subyek : Earthquake resistant structure;Buckling - restrained braces;BRB cross 2 story;Pushover analysis;Equivalent liniearization;FEMA 440;ATC-40

Kata Kunci : Earthquake, Pushover


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_SP_05113095_Halaman-Judul.pdf 2443.51
2. 2017_TA_SP_05113095_Bab-1.pdf 269.8
3. 2017_TA_SP_05113095_Bab-2.pdf 2920.23
4. 2017_TA_SP_05113095_Bab-3.pdf 1998.25
5. 2017_TA_SP_05113095_Bab-4.pdf 1428.47
6. 2017_TA_SP_05113095_Bab-5.pdf 221.7
7. 2017_TA_SP_05113095_Daftar-Pustaka.pdf 348.48

S Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang begitu pesat akhir - akhir ini membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang aman dan layak huni semakin meningkat, namun dengan keterbatasan lahan yang ada membuat bangunan dirancang secara vertical dan harus kuat dalam menahan gaya gempa bumi. Salah satu sistem bresing yang dapat digunakan dalam menahan gaya gempa bumi dengan baik adalah buckling-restrained braced (BRB). Pada studi kasus ini akan membahas bagaimana melakukan analisis pushover untuk mengetahui kapasitas dari struktur bangunan beton bertulang yang terpasang BRB dengan konfigurasi cross 2 story. Analisis ini dilakukan menggunakan software ETABS versi 15.2.2 dengan hasil berdasarkan metode equivalent liniearization pada FEMA 440. Dari hasil studi dapat disimpulkan bahwa struktur bangunan beton bertulang dengan BRB konfigurasi cross 2 story memiliki tingkat kinerja Damage Control yang dimana merupakan tingkatan kinerja antara Immediate Occupancy dan Life Safety, tingkatan kinerja ini terdapat pada ATC-40. Dari hasil tersebut dapat dtarik kesimpulan bahwa struktur betulang bertulang dengan BRB konfigurasi cross 2 story memiliki kapasitas yang baik, karena diatas batas tingkat kinerja yang diharuskan yaitu life safety.

A Along with the rate of population growth and also the rapid economic growth in Indonesia in recent times has made the need for safe and livable habitation is increasing, but with the limitations of existing area make the building is designed vertically and strong in resisting the force of earthquakes . One of the breshing systems that can be used to withstand earthquake forces well is buckling-restrained braced (BRB). In this case study , author will discuss how to do a pushover analysis to find out the capacity of BRB's reinforced concrete structure with cross 2 story configuration. This analysis was conducted using ETABS version 15.2.2 with the result based on equivalent liniearization method in FEMA 440. From the results of the study can be concluded with multilevel building structure BRB cross 2 story has a performance level of Damage Control which is in the level of performance between Immediate Occupancy dan Life Safety. And ATP-40. From these results it can be seen from the reinforced structure with BRB cross-story configuration has a good capacity, as above the performance level limits required for the safety of life.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?