DETAIL KOLEKSI

Evaluasi Kinerja Bongkar Muat Petikemas Di Terminal Kariangau Pelabuhan Balikpapan


Oleh : Muhammad Umar

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Suwandi Saputro

Subyek : Loading and unloading equipment;Container flow;BOR;Evaluation;Container Terminal;YOR value

Kata Kunci : container flow, BOR, evaluation, forcast, container terminal, YOR.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_SP_05112065_Halaman-Judul.pdf 513.68
2. 2017_TA_SP_05112065_Bab-1.pdf 1212.21
3. 2017_TA_SP_05112065_Bab-2.pdf 2939.59
4. 2017_TA_SP_05112065_Bab-3.pdf 2059.16
5. 2017_TA_SP_05112065_Bab-4.pdf 2517.95
6. 2017_TA_SP_05112065_Bab-5.pdf 967.33
7. 2017_TA_SP_05112065_Daftar-Pustaka.pdf 187.56
8. 2017_TA_SP_05112065_Lampiran.pdf 1058.3

T Terminal Kariangau Pelabuhan Balikpapan memiliki fasilitas terminal yang melayani proses bongkar muat petikemas. Oleh Karena itu perlunya peninjauan terhadap YOR, BOR, arus petikemas, dan peralatan bongkar muat petikemas di Terminal Kariangau, agar proses bongkar muat berjalan dengan lancar. Berdasarkan evaluasi data dari PT. Kaltim Kariangau Terminal tahun 2013 – 2016 untuk YOR, BOR, dan arus petikemas mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 dengan luas lapangan penumpukan sebesar 60,000 m2, nilai YOR yang didapat adalah 47.14%. Sedangkan arus petikemas pada tahun 2016 sebesar 2,581,093 t/m3, dengan pemakaian lapangan penumpukan sebesar 32,516 m2 dan jumlah tingkat penumpukan petikemas minimal 3 tingkat dan maksimal 4 tingkat. BOR pada tahun 2016 berdasarkan perhitungan yang didapat adalah sebesar 54.24%, dengan panjang dermaga yaitu 270 m. Yang dimana menurut buku UNCTAD tentang “Port Development”, apabila nilai BOR ≥70% maka pelabuhan tersebut harus membuat tambahan 1 berth. Dan untuk perbandingan kecepatan alat bongkar muat petikemas adalah 1 Container Crane (CC) : 2 Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane : 10 Head Truck (HT). Dikarenakan semakin meningkatnya arus bongkar muat petikemas setiap tahunnya, maka dilakukan prediksi perhitungan arus bongkar muat petikemas untuk 5 tahun kedepan dengan menggunakan forecasting pada fungsi linier di Ms. Excel. Perhitungan tersebut tertera pada lampiran, yang menghasilkan dibutuhkannya penambahan alat berat bongkar muat petikemas sebanyak 1 unit Container Crane dan 5 unit Head Truck hingga tahun 2021.

K Kariangau Terminal Balikpapan Port has a terminal facility that serves the process of loading and unloading containers. Hence the need for a review of YOR, BOR, container flows, and container loading and unloading equipment at Kariangau Terminal, for the loading and unloading process to proceed smoothly. Based on data evaluation from PT. Kaltim Kariangau Terminal of 2013 - 2016 for YOR, BOR, and container flow has increased. In 2016 with a build-up area of 60,000 sqm, the YOR value is 47.14%. While the container flow in 2016 amounted to 2.581,093 t / m3, with the use of a stacking field of 32.516 m2 and the amount of container accumulation rate of at least 3 levels and a maximum of 4 levels. BOR in 2016 based on the calculation obtained is equal to 54.24%, with a dock length of 270 m. Which according to UNCTAD's book on "Port Development", if the value of BOR ≥70% then the port must make additional 1 berth. And for comparison the speed of container loading and unloading equipment is 1 Container Crane (CC): 2 Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane: 10 Head Truck (HT). Due to the increasing of container loading and unloading flows every year, the calculation of container loading and unloading for 5 years ahead by using forecasting for linear function in Ms. Excel. The calculation is shown in the attachment, which resulted in the need for additional container loading and unloading equipment as much as 1 unit of Container Crane and 5 Head Truck units until 2021.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?