DETAIL KOLEKSI

Usulan Penjadwalan Job Dengan Multiple Population Genetic Algorithm (mpga) Untuk Meminimasi Number Of Tardy Job Dan Mean Flowtime Pada Bagian Plant Fabrikasi Di Pt.komatsu


Oleh : Fariz Kurnia

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Rahmi Maulidya

Subyek : Multiprocessing programs - multiple sequence aligment;Time management

Kata Kunci : joc scheduling, multiple population genetic algorithm, number of tardy job, mean flowtime, fubricati


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06307069_1_Halaman-Judul.pdf 9148.68
2. 2012_TA_TI_06307069_10_Daftar-Pustaka.pdf 828.66
3. 2012_TA_TI_06307069_11_Lampiran.pdf 109222.78

P PT. Komatsu Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur alat berat. Karakteristik lantai produksi di perusahaan yaitu bersifat job shop yang memiliki banyak job dan mesin yang disusun secara paralel. Permasalahan yang terjadi pada PT. Komatsu Indonesia yaitu adanya keterlambatan pengiriman produk pesanan ke perusahaan pemesan. Penjadwalan (scheduling) merupakan suatu kegiatan pengaturan waktu dari suatu proses produksi. Tujuan dari penjadwalan yaitu mengoptimalkan penggunaan sumberdaya sedemikian rupa sehingga tujuan produksi tercapai. Sistem penjadwalan yang selama ini diterapkan di perusahaan menyebabkan sering terjadinya keterlambatan dalam pengiriman produk ke perusahaan pemesan dimana periode pemesanan yang dilakukan dalam penelitian yaitu pesanan pada bulan Desember 2011, karena pada bulan tersebut banyak order yang terlambat dikirim ke perusahaan pemesan. Order yang datang pada bulan Desember yaitu 10 produk dengan menggunakan 13 jenis mesin yang terdapat di lantai produksi. Penelitian ini dilakukan untuk meminimasi rata-rata waktu proses (mean flowtime) dan keterlambatan job (number of tardy job). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Multiple Population Genetic Algorithm (MPGA) yang sesuai dengan karakteristik lantai produksi perusahaan. Hasil dari perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan metode yang saat ini diterapkan perusahaan untuk mengetahui keefektifan metode yang diusulkan. Selain itu, perbandingan juga dilakukan dengan menambahkan overtime pada masing-masing hasil penjadwalan untuk mengetahui pengaruh overtime terhadap hasil penjadwalan. Metode yang digunakan tersebut juga dijadikan dasar untuk merancang program penjadwalan. Kelebihan dari metode tersebut yaitu terdapatnya 2 stage perhitungan yang dapat lebih fokus dalam menghitung setiap kriteria. Hasil dari penelitian tersebut yaitu didapatkan urutan proses dari job dengan waktu terbaik. Mean flowtime berkurang sebanyak 12534 menit atau 6.33% dari penjadwalan yang dilakukan perusahaan. Sedangkan number of tardy job berkurang sebanyak 4 job atau sebanyak 66.67% dari penjadwalan perusahaan.

P PT. Komatsu Indonesia is a manufacturing company engaged in heavy machinery. Characteristics of the production floor at the company that is job shop that has a lot of jobs and machines are arranged in parallel. Problems that occurred in PT. Komatsu Indonesia is a delay in product delivery orders to the company's subscribers. Scheduling is an activity of the timing of a production process. The purpose of scheduling is to optimize utility of resources such that the purpose of production is reached. Scheduling system that has been implemented in the company led to frequent delays in product delivery to the buyer company that the bookings are made within the period of study is the order in December 2011, because in the many late orders sent to the buyer company. Orders which came in December of 10 products using 13 types of machines that are on the production floor. The research used to minimize the average processing time (mean flowtime) and delay job (number of Tardy jobs). The research was conducted by using the Multiple Population Genetic Algorithm (MPGA) in accordance with the characteristics of the company's production floor. The results of these calculations will be compared with current methods applied to determine the effectiveness of the company's proposed method. In addition, the comparison is also made by adding overtime in each of the scheduling results to determine the effect of the scheduling of overtime. The method was used also used as a basis for designing a scheduling program. The advantages of these methods is the presence of two stage calculation can be more focused in calculating each criterion. The results of these studies is obtained from the process sequence with the best job. Mean flowtime reduced by 12534 minutes or 6.33% of the scheduling of the company. While the number of Tardy jobs decreased by 4 job or scheduling as much as 66.67% of the company method.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?