DETAIL KOLEKSI

Rancang bangun aplikasi dashboard tingkat downtime sistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK)


Oleh : Febrian Putra Laksana

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Pembimbing 2 : Abdul Rochman

Subyek : Response time (computer systems)

Kata Kunci : dashboards, downtime, ICT downtime calculations, ICT downtime


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STF_064001800505_Halaman-Judul.pdf 737.07
2. 2020_TA_STF_064001800505_Lembar-Pengesahan.pdf 2779.51
3. 2020_TA_STF_064001800505_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1219.86
4. 2020_TA_STF_064001800505_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 5436.71
5. 2020_TA_STF_064001800505_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 5928.58
6. 2020_TA_STF_064001800505_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 7989.11
7. 2020_TA_STF_064001800505_Bab-5_Kesimpulan.pdf 352.81
8. 2020_TA_STF_064001800505_Daftar-Pustaka.pdf 730.04
9. 2020_TA_STF_064001800505_Lampiran.pdf 2596.07

D Downtime adalah sebuah keadaan tidak dapat diaksesnya suatu layanan dalam suatuwaktu tertentu. Downtime dapat disebabkan karena matinya satu atau lebihkomponen pendukung suatu layanan. Downtime menjadi hal penting yang harusdiminimalisir dan dicatat oleh sebuah unit yang menangani Teknologi Informasidan Komunikasi (TIK) yang melayani banyak stakeholders baik di internal maupuneksternal instansi itu sendiri. Tingkat downtime merupakan sesuatu yang dilihatpengguna pada suatu organisasi TIK. Di era sekarang sudah menjadi kewajibanuntuk semuanya menjadi digitalisasi sehingga semuanya menjadi lebih efektif,efisien, dan lebih akuntable. Perhitungan downtime di Kementerian Keuanganmenjadi salah satu Key PerFormance Indicator (KPI) dari Menteri Keuangan.Dalam hal ini, di Kementerian Keuangan masih melakukan pencatatan danperhitungan downtime secara manual menggunakan excel dimana masih seringterdapat kesalahan dalam memasukkan nilai downtime sehingga pada hasilperhitungan akhir terjadi perbedaan antara unit yang satu dengan unit yang lain.Masalah lain yang timbul adalah data downtime tersebut disajikan kepada pimpinanbelum rapi dan belum mudah untuk dipahami sehingga menimbulkan kebingunanuntuk pimpinan. Kertas kerja perhitungan downtime tersebut masih berbentuk fileexcel dan keterangan downtime yang ada masih dalam bahasa teknis sehingga sulitdipahami oleh level pimpinan sehingga muncul suatu gagasan untuk membuat suatusistem yang dapat menampilkan data tersebut dalam bentuk yang mudah dipahamioleh pimpinan. Tujuan dibangunnya Aplikasi ini adalah untuk memudahkanpengguna untuk melakukan penginputan downtime serta untuk mempermudah danlebih menarik untuk menyajikan laporan kepada pimpinan.Metodologi yangdigunakan untuk pengembangan sistem/aplikasi dashboard downtime ini adalahIterative Incremental Development. Tujuan dibangunnya Aplikasi ini adalah untukmemudahkan pengguna untuk melakukan penginputan downtime serta untukmempermudah dan lebih menarik untuk menyajikan laporan kepada pimpinan.Aplikasi Dashboard Tingkat Downtime Sistem TIK telah berhasil dibangunmenggunakan framework Laravel untuk melakukan penginputan data downtimesecara harian dengan tujuan utama dalah untuk melakukan visualisasi data dari yangtadinya berupa data dalam tabel menjadi laporan grafik yang dapat dibaca dengan mudah pola dan trennya. Aplikasi Dashboard Tingkat Downtime Sistem TIK inidapat diakses menggunakan browser kapan saja dan dimana saja.

D Downtime is a conditions of inaccessibility of an application services in a certaintime. Downtime can be caused by disruption of one or more supporting componentsof an application services. Downtime is an important thing that must be minimizedby an organization or division that handles Information and CommunicationTechnology (ICT) that serves many stakeholders both internal and externalagencies themselves. Downtimes level are something that is noticed by the users ofan ICT organization. In this era, it has become an obligation for all to be digitalizedso that everything becomes more effective, efficient, and more accountable.Calculation of downtime level at the Ministry of Finance is one of the KeyPerformance Indicators (KPI) of the Minister of Finance. In this case, the Ministryof Finance still records and calculates ICT downtime level manually using Excelwhere there are often errors in entering downtime values so in the final calculationresults there are differences between one directorate or division and another.Another problem that arises is the ICT downtime data presented to direction is notpresentable and not easy to understand, causing confusion for the directions. TheICT downtime calculation paperwork is still in the Form of an excel file and theexplanation of the ICT downtime is still in a technical language so it is difficult tounderstand by the direction level so an idea arises to create a system that can displaythe data in a Form that is easily understood by the direction. The methodology usedfor developing the system / dashboard downtime application is IterativeIncremental Development.The purpose of building this application is to facilitateusers to input downtime data and to make it easier and more interesting to presentreports to the direction. ICT System Downtime Level Dashboard application hasbeen successfully built using the Laravel framework to input downtime data on adaily basis with the main goal being to visualize data from what was in the Form ofdata in tables into graphical reports that can be read easily by patterns and trends.This ICT System Downtime Level Dashboard application can be accessed using abrowser anytime and anywhere.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?