DETAIL KOLEKSI

Studi Penentuan Lokasi Alternatif Terminal Tipe B Di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor

5.0


Oleh : Rachmawati Zamzam UtamiI

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Jaap Levara

Pembimbing 2 : Benny Benyamin S.

Subyek : Spatial approach

Kata Kunci : spatial approach, comparative approach, terminal Location


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_PL_08307020_Halaman-Judul.pdf 3041.52
2. 2014_TA_PL_08307020_Bab-1.pdf 3229.06
3. 2014_TA_PL_08307020_Bab-2.pdf 6492.2
4. 2014_TA_PL_08307020_Bab-3.pdf 2991.65
5. 2014_TA_PL_08307020_Bab-4.pdf 6713.32
6. 2014_TA_PL_08307020_Bab-5.pdf 5514.15
7. 2014_TA_PL_08307020_Bab-6.pdf 1103
8. 2014_TA_PL_08307020_Daftar-Pustaka.pdf 548.76
9. 2014_TA_PL_08307020_Lampiran.pdf 1579.43

K Kota Cibinong merupakan salah satu Pusat Kegiatan Nasional BODEBEK dengan arahan pengembangan yang berfungsi sebagai Pusat Pemerintahan, Pusat Perdagangan dan Jasa Wilayah Kabupaten, Pusat Pelayanan Sosial dan Pertumbuhan Wilayah Kabupaten, Pusat Permukiman Perkotaan, Pusat pengembangan wilayah belakang, antar subwil serta Pusat Kegiatan Agrowisata dan Budaya. Kota Cibinong adalah Ibukota Kabupaten Bogor yang terletak di Kecamatan Cibinong, dalam mengembangkanwilayahnya, Kota Cibinong tidak berdiri sendiri melainkan dibantu dengan kecamatan•perkembangan yang cukup pesat, rt:pesatnya kegiatan sosial ekonomi di wilayahkecamatan yang ada di sekitarnya. Semakin hari Kota Cibinong mengalamiini semakin besar kebutuhan yang hams ditampung oleh Kota Cibinong, belum lagi dariSaat ini Terminal yang disediakan di Kota Cibinong berada disekitar pusat kegiatan di Kecamatan Cibinong, terminal ini sangat berpengaruh besar terhadap proses kegiatan yang ada disekitarnya. Namun, keadaan Terminal itu sendiri yang juga menyebabkan permasalahan disekitar kegiatan terganggu. Kondisi terminal yang hanya memiliki luas 2.700 m2 menyebabkan tidak tertampungnya moda angkutan ke dalam terminal akibatnya timbul terminal bayangan disekitar jalan yang mengganggu pergerakan lalu lintas di sekitar pusat kegiatan di Kota Cibinong.Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor bermaksud mengembangkan Terminal tersebut dengan diarahkan pada pemindahan terminal penumpang dengan mengembangkan Terminal Tipe B salah satunya di Kecamatan Cibinong.Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian Studi Penentuan Lokasi Alternatif untuk menggantikan Terminal yang sekarang dengan pendekatan, yaitu menentukan lokasi alternative dengan metode interaksi keruangan (Spatial Approach) yang diukur dari aksesibilitas dan kesesuaian lokasi terminal secara keruangan (dilihatdari struktur tata ruang kota, pemanfaatan lahan, serta sarana dan prasarana). Lalu dilanjutkan dengan pendekatan yang akan membandingkan dua kondisi (Comparative Approach), dalam hal ini adalah hasil alternative lokasi terminal yang sudah dipilih dibandingkan sesuai dengan kriteria pemilihan lokasi terminal tipe b berdasarkan kajian pustaka yang dilakukan sebelumnya.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?