DETAIL KOLEKSI

Perancangan model sistem dinamik perikanan budidaya ikan lele pada PT. Jeana Farm


Oleh : Moh.Rafly Darmawan

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Pudji Astuti

Subyek : Production control;Fish cultivation - Dynamic system

Kata Kunci : simulation model, system dynamic, stock, forecasting, demand


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STI_063001600073_Halaman-Judul.pdf 470.84
2. 2020_TA_STI_063001600073_Lembar-Pengesahan.pdf 559.7
3. 2020_TA_STI_063001600073_Bab-1_Pendahuluan-.pdf 165.09
4. 2020_TA_STI_063001600073_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 548
5. 2020_TA_STI_063001600073_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 258.68
6. 2020_TA_STI_063001600073_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 10176.89
7. 2020_TA_STI_063001600073_Bab-5_Kesimpulan.pdf 138.43
8. 2020_TA_STI_063001600073_Daftar-Pustaka.pdf 156.07
9. 2020_TA_STI_063001600073_Lampiran.pdf 3958.99

P PT Jeana Farm merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri budidayaikan lele. Dalam melakukan budidaya ikan lele, PT Jeana Farm menghasilkan duamacam pilihan ikan lele yang akan dipasarkan kepada para konsumen yaitu, bibitikan lele pendederan dan ikan lele konsumsi. Permasalahan yang dialami olehperusahaan adalah PT Jeana Farm belum mampu memenuhi permintaankonsumen. Hal ini di sebabkan dalam melakukan budidaya ikan lele dipengarhuioleh faktor internal, ekternal dan faktor ligkungan yang dinamis. Pada penelitianini dilakukan pendekatan sistem dinamik untuk dasar penyususnan kebijkaandalam perancangan budidaya ikan lele yang berkelanjutan. Tujuan penelitian iniadalah untuk menghasilkan usulan skenario kebijakan pada proses budidaya ikanlele PT JeanaFarm menggunakan pendekatan sistem dinamik untuk memenuhipermintaan konsumen PT JeanaFarm. Tahap pertama dalam penelitian ini adalahmelakukan pengamatan proses budidaya ikan lele. Tahap kedua adalah melakukanperancangan model simulasi awal dan dilakukan verifikasi dan validasi modelsimulasi tersebut. Tahap ketiga membuat peramalan pada permintaan bibit ikanlele dan ikan lele konsumsi untuk selanjutnya dilakukan perbaikan pada prosesbudidaya ikan lele dengan menggunakan beberapa skenario. Terdapat tigaskenario perbaikan pada proses budidaya ikan lele yaitu skenario 1 penjadwalanpemijahan, skenario 2 penambahan kolam pendederan, dan skenario 3 adalahskenario gabungan dari skenario 1 dan skenario 2. Permintaan tidak terpenuhiterjadi sebesar 86% pada bibit ikan lele dan 88% pada ikan lele konsumsi. Setelahdilakukan simulasi maka penggunaan skenario 1 dapat menurunkan permintaantidak terpenuhi menjadi sebesar 8% pada bibit ikan lele dan 13% pada ikan lelekonsumsi, pada skenario 2 penurunan permintaan tidak terpenuhi pada bibit ikanlele dan ikan lele berkurang menjadi 60% dan 64%, dan pada skenario 3permintaan tidak terpenuhi dapat berkurang menjadi 2% pada bibit ikan lele dan6% pada ikan lele konsumsi. Skenario terpilih adalah skenario 3 karena denganpeningkatan ketersediaan bibit ikan lele dan ikan lele konsumsi sebesar 52% dan55% dapat meminimasi permintaan tidak terpenuhi sebesar 82% pada bibit ikanlele dan 80% pada ikan lele konsumsi.

P PT Jeana Farm is a company engaged in the catfish farming industry. Inconducting catfish farming, PT Jeana Farm produces two types of catfish that willbe marketed to consumers, namely, nursery catfish seeds and consumption catfish.The problem experienced by the company is that PT Jeana Farm has not been ableto meet consumer demand. This is because the cause of catfish farming isinfluenced by internal, external and dynamic environmental factors. This researchwas conducted to study the dynamic system for the basic arrangement of policiesin the design of managed catfish culture. The purpose of this study was to discussthe planned policy of PT Jeana Farm catfish culture using a dynamic system tomeet the demands of PT Jeana Farm's consumers. The initial stage of conductingthis research is to research the process of catfish farming. The next step isdesigning the initial simulation model, verifying and validating the simulationmodel. Furthermore, forecasting is done on the demand for consumption of fishand catfish seeds and then carried out in the process of catfish cultivation usingseveral scenarios. Based on three scenarios of improvement in the fish cultureprocess, namely scenario 1 is for spawning scheduling, scenario 2 discusses thenursery ponds, and scenario 3 is a combined scenario between scenario 1 andscenario 2. The unfulfilled demand was 86% for catfish seeds and 88% forconsumption catfish. After the simulation is carried out, the use of scenario 1 canreduce the unmet demand to 8% for catfish seeds and 13% for consumptioncatfish, in scenario 2 the decrease in unmet demand for catfish seeds and catfishdecreases to 60% and 64%, and in scenario 3 the unfulfilled demand can bereduced to 2% for catfish seeds and 6% for consumption catfish. The selectedscenario is scenario 3 because with the increase in the availability of catfish seedsand consumption catfish by 52% and 55%, it can minimize unmet demand by82% for catfish seeds and 80% for consumption catfish.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?