DETAIL KOLEKSI

Hutan wisata pantai selatan Karang Nini, Pangandaran


Oleh : Ferasanty

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2000

Pembimbing 1 : Zainuddin Noor

Pembimbing 2 : Hendrati Pringgodidgo

Subyek : Forest reserves - Designs and plans;Conservation plants

Kata Kunci : forest recreation, conservation park, Karang Nini Pangandaran.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2000_TA_SAL_08195040_Halaman-Judul.pdf 1837.53
2. 2000_TA_SAL_08195040_Lembar-Pengesahan.pdf 813.12
3. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-I_Pendahuluan.pdf 1142.44
4. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-II_Studi-Kepustakaan-dan-Penyigihan-Lapangan.pdf 1779.78
5. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-III_-Identifikasi-Potensi-dan-Kendala-Tapak-Serta-rumusan-Permasalahan-Perancangan.pdf 819.44
6. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-IV_-Program-Pengembangan-Kebutuhan-Ruang-Fasilitas.pdf 1484.16
7. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-V_Konsep-Perancangan-Lansekap.pdf 1030.2
8. 2000_TA_SAL_08195040_Bab-VI_Rancangan-Lansekap.pdf 1531.57
9. 2000_TA_SAL_08195040_Daftar-Pustaka.pdf 543.56
10. 2000_TA_SAL_08195040_Lampiran.pdf 8075.46

S Sejalan dengan kebijaksanaan Pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber devisa negara dari sektor non migas, maka pemanfaatan potensi hutan wisata dan taman pelestarian alam secara optimal dan lestari mempunyai peranan yang besar.Potensi Hutan Wisata di Indonesia memiliki kekayaan dan daya tarik yang beraneka ragam, sehingga dapat dijadikan suatu modal besar dalam pengembangan wisata alam (ecotourism). Hutan wisata adalah hutan yang karena keindahannya dapat mempunyai kemampuan untuk dibina secara khusus bagi keperluan pariwisata dan atau wisata buru. Pengertian ini tercantum di dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1957 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kehutanan. Perancangan Hutan Wisata Pantai Selatan Karang Nini Pangandaran, seluas 23 Hektar yang berlokasi di kecamaatan Kalipucang, kabupaten Ciamis Pangandaran ini merupakan upaya lebih lanjut untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu dengan jalan mengoptimalisasi potensi panorama alam pantai selatan dengan memanfaatkan kondisi alamnya yang khas bagi rekreasi, pariwisata, pendidikan dan kebudayaan melalui penerapannya pada gubahan ruang luar. Untuk mencapai hasil rancangan lansekap yang baik harus dianalisa lebih lanjut baik fisik dan non fisik tapak di kembangkan potensinya secara maksimal dan di atasi kendalanya. Potensi alam yang dimiliki oleh Hutan Wisata Pantai Selatan Karang Nini ini antara Jain : panorama alam dengan kontur yang beraneka ragam, kondisi ini sangat menarik dari sudut pandang wisata yang bertumpu pada alam yaitu berupa panorama alam yang atraktif dan tebing yang berjenjang dan bertangga-tangga, udara sejuk dari pantai dan hutan alami (hutan campuran dan hutan jati). Potensi lainnya yang sangat menarik dan khas adalah adanya beberapa karang yang mengandung cerita rakyat berupa legenda yang harus dikonservasi keberadaannya agar tidak punah dan dapat dijadikan salah satu kegiatan penunjang dalam perancangan yang dapat meningkatkan daya tarik pengunjung dan lama tinggal pengunjung pada tapak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pembagian area pada tapak dibagi menjadi 5 area yaitu : area penerima, area pendidikan dan budaya, area servis, area hunian dan area rekreasi. Konsep pendekatan perancangan melalui tujuan dan sasaran perancangan dengan tema “Optimalisasi Panorama Hutan Wisata Pantai Selatan” sebagai koridor perancanganny dan dikatkan dengan potensi dan kendala tapak , konsep ruang, sirkulasi dan bentuk berdasarkan bentukan-bentukan yang lebih alami dengan mengikuti bentukan alam serta didukung oleh budaya tradisional masyarakat Jawa Barat.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?