DETAIL KOLEKSI

Penentuan Daerah Resapan Dan Pemodelan Hidrogeologi Berdasarkan Metode Geokimia Fluida Dan Isotop Stabil Pada Lapangan Panasbumi "hbd" Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara


Oleh : Hafiyyan abdurrahman

Info Katalog

Nomor Panggil : 799/TG/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Fajar Hendrasto

Pembimbing 2 : Wahyu Firmansyah

Subyek : Geothermal

Kata Kunci : geological geothermal, geochemical methods, isotopes, recharge area


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_GL_07212098_Halaman-judul.pdf 1336.08
2. 2017_TA_GL_07212098_Bab-1.pdf 1296.8
3. 2017_TA_GL_07212098_Bab-2.pdf 1228.98
4. 2017_TA_GL_07212098_Bab-3.pdf 1856.94
5. 2017_TA_GL_07212098_Bab-4.pdf 6200.01
6. 2017_TA_GL_07212098_Bab-5.pdf 725.11
7. 2017_TA_GL_07212098_Daftar-pustaka.pdf 765.46

D Daerah penelitian secara administratif terletak di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Objek penelitian dalam kajian ini adalah karakteristik geokimia dan penentuan daerah resapan dengan isotop stabil. Terdapat dua jenis manifestasi yang muncul yaitu mata air panas dan fumarol. Mata air panas yang muncul ke permukaan memiliki suhu rendah dibawah 90oC dengan tipe air sulfat dan air bikarbonat. Manifestasi ini muncul akibat aktivitas tektonik yang bekerja di daerah penelitian. Lapangan ini didominasi oleh litologi batuan vulkanik. Hasil perhitungan geotermometer menunjukkan bahwa lapangan ini memiliki sistem panas bumi entalpitinggi dengan rentang suhu 270oC sampai 310oC. Zona upflow lapangan ini berada dibagian Utara daerah penelitian. Fluida mengalir ke Timur menuju zona outflow. Daerah resapan di daerah “HBD” dibagi menjadi dua, yaitu daerah resapan untuk reservoir panasbumi dan daerah resapan manifestasi (mata air panas), Daerah resapan untuk reservoir panas bumi terletak pada kisaran elevasi ±480-830mdpl dan daerah resapan untuk manifestasi terletak pada kisaran elevasi ±1.020-1.330mdpl.

T The research area is administratively located in Minahasa District, North Sulawesi Province. The object of research in this study is the geochemical characteristics and the determination of the recharge area with stable isotopes. There are two types of emerging manifestations: hot springs and fumaroles. The hot springs that appear to the surface have a low temperature below 90 ° C with a water sulphate type and bicarbonate water. This manifestation arises from tectonic activity working in the study area. The field is dominated by volcanic rock lithology. Geotermometer calculation results show that this field has high-temperature geothermal system with temperature range 270oC to 310oC. This field upflow zone is located in the northern part of the research area. Fluid flows to the East towards the outflow zone. The catchment area in the "HBD" area is divided into two, namely the recharge area for the geothermal reservoir and the manifestation catchment area (hot springs). The recharge area for geothermal reservoir lies in the ± 480-830mdpl elevation range and the recharge area for the manifestation lies in the elevation range ± 1.020-1.330mdpl.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?