DETAIL KOLEKSI

Penambahan Ampas Saru Sebagai Campuran Bahan Perekat Pembuatan Briket Bio - Batubara


Oleh : Pandu Islami

Info Katalog

Nomor Panggil : 482/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Reza Aryanto

Pembimbing 2 : Sulistyah

Subyek : Coal;Combustion test

Kata Kunci : coal briquette, sago waste, treatment variable, quality test.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_07312136_Halaman-judul.pdf 1436.94
2. 2018_TA_TB_07312136_Bab-1.pdf 688.88
3. 2018_TA_TB_07312136_Bab-2.pdf 605.26
4. 2018_TA_TB_07312136_Bab-3.pdf 1325.52
5. 2018_TA_TB_07312136_Bab-4.pdf 1736.65
6. 2018_TA_TB_07312136_Bab-5.pdf 944.84
7. 2018_TA_TB_07312136_Bab-6.pdf 1253.74
8. 2018_TA_TB_07312136_Daftar-pustaka.pdf 583.85
9. 2018_TA_TB_07312136_Lampiran.pdf 681.74

P Penelitian dilakukan untuk membuat Briket Batubara yang dicampur dengan biomassa berupa Ampas Sagu. Penambahan Ampas sagu berfungsi sebagai campuran bahan perekat briket batubara. Pembuatan Bio – Briket Batubara dengan campuran bahan perekat ampas sagu dilakukan untuk mengetahui kualitas briket yang diciptakan dengan acuan berdasarkan Permen ESDM No. 47 tahun 2006, dengan fokus penelitian pada perlakuan 4 variabel briket beserta turunannya berupa Volume larutan NaOH dalam perekat, Normalitas larutan NaOH, tekanan pembriketan, dan waktu pengeringan briket agar didapat komposisi briket yang maksimal. Metode penelitian adalah obsevasi laboratorium, yang dilakukan di Laboratorium Karakterisasi Batubara BPPT, Serpong, dengan sampel batubara dari Kalimantan, dan sampel ampas sagu dari Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Pembuatan briket meliputi preparasi sampel, uji kualitas sampel, penentuan komposisi briket, pencampuran, pencetakan, pengeringan, uji kualitas briket, dan uji bakar briket. Setelah dilakukan perlakuan, didapat komposisi berupa 50 gr Batubara ; 5 gr ampas sagu + 5 ml air ; 0,5 N NaOH + 13 ml air ; tekanan pembriketan 80 kg/cm2 ; waktu pengeringan briket 6 jam ; dan bentuk cetakan bulat telur. Hasil uji kualitas terhadap briket batubara dengan campuran perekat ampas sagu adalah : kadar air briket 7,085 %; kadar zat terbang 37,28 %; dan nilai kalori 5457,35 kal/gr, sudah layak menurut standar Permen ESDM No. 47 tahun 2006 untuk kategori Briket Bio – Batubara. Dari hasil uji bakar, suhu briket maksimal mencapai + 668,5 0C yang dicapai pada waktu + 50 menit. Suhu rata – rata selama pembakaran adalah + 331, 6 0C. Dengan massa briket sekitar 870 – 890 gram untuk 1 kali pembakaran pada kompor briket, mampu bertahan selama 4 jam lebih dengan efisiensi sebesar 20.61 %.

T The research was conducted to make coal briquettes mixed with biomass in the form of Sago Waste. Addition Sago waste serves as a mixture of coal briquette adhesives. The making of Bio - Coal Briquette with a mixture of sago pulp adhesive material is done to know the quality of briquettes that are created with reference based on Permen ESDM No. 47 Tahun 2006, with research fokus on 4 briquette variable and with its derivatives are volume of NaOH solution in adhesive, Normality NaOH solution, pressure of briquetting, and time of briquette drying, in order to obtain the maximum briquette composition. The research method is laboratory observation, conducted in Coal Characterization Laboratory of BPPT, Serpong, with Coal Sample from Kalimantan and Sago Waste Sample from Bengkalis District, Riau Province. The making of briquettes include sample preparation, sample quality test, determination of briquette composition, mixing, molding, drying, briquette quality test, and briquette test. After the treatment, obtained that the composition of Coal as much as 50 grams; 5 gr of Sago Waste + 5 ml of water; 0.5 N NaOH + 13 ml of water; 80 kg/cm2 briquetting pressure; 6 hours briquette drying time; and ovoid mold shape. The results of quality test on coal briquettes with Sago Waste adhesive mixture are: briquette water content 7.085%; volatile matter content of 37.28%; and calorific value of 5457.35 cal/g, are eligible based on standard Permen ESDM No. 47 Tahun 2006 for category Coal Bio – Briquette. From combustion test result, the maximum briquette temperature reaches + 668,5 0C which is reached on + 50 minutes. The average temperature during combustion is + 331.6C. With briquette mass about 870 - 890 gram for 1 time burning on briquette stove, able to burning for 4 hours more with efficiency equal to 20.61%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?