DETAIL KOLEKSI

Analisis Pengaruh Distribusi Fragmentasi Batuan Hasil Peledakan Thd Kinerja Crusher Di Pt. Holcim Indonesia, Tbk.narogong, Jawa Barat


Oleh : Andre Rudiyanto Wiguna

Info Katalog

Nomor Panggil : 508/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hermanto S.

Pembimbing 2 : Pancanita N.H.

Subyek : Productivity;Fragmentation

Kata Kunci : fragmentation, boulder, burden, space, crusher, gape, reduction ratio, efficiency, productivity.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_07312029_Halaman-judul.pdf 2690.05
2. 2018_TA_TB_07312029_Bab--1.pdf 761.33
3. 2018_TA_TB_07312029_Bab--2.pdf 1150.31
4. 2018_TA_TB_07312029_Bab--3.pdf 990.1
5. 2018_TA_TB_07312029_Bab--4.pdf 1152.49
6. 2018_TA_TB_07312029_Bab--5.pdf 1364.66
7. 2018_TA_TB_07312029_Bab--6.pdf 766.71
8. 2018_TA_TB_07312029_Bab--7.pdf 725.03
9. 2018_TA_TB_07312029_Daftar-pustaka.pdf 718.66
10. 2018_TA_TB_07312029_Lampiran.pdf 1973.19

P Pada crushing plant PT. Holcim dalam proses kominusi batugampingseringkali mengalami keterhambatan kinerja crusher yang disebabkan olehfragmentasi batuan, oleh karena itu agar produktivitas dan efesiensi kinerja padamesin crusher ini bekerja dengan baik, maka diperlukan adanya analisis distribusifragmentasi batuan hasil peledakan terhadap kinerja crusher. Dalam penelitian inimetode yang digunakan untuk menganalisis distribusi fragmentasi batuan hasilpeledakan adalah metode analysis by image dengan menggunakan software splitengineering versi 2.0.Pada penelitian ini dilakukan analisa ayakan untuk mendapatkan nilaireduction ratio, serta menganalisis keterhambatan kinerja crusher melaluiperhitungan efesiensi mesin crusher, produktivitas mesin crusher, produksi crusherdan persentase penurunan produksi crusher karena keterhambatan kinerja crusherakibat adanya boulder yang menyangkut pada gape crusher.Dari hasil analisis penelitian ini diperoleh yaitu pada peledakan batuantanggal 13 Juni 2017 terdapat ukuran boulder diatas ukuran maksimum gapecrusher NAR 1 sebesar 7,62% pada geometri peledakan burden dan spasi 5 x 6,dengan nilai reduction ratio sebesar 12, selanjutnya pada produktivitas yangdihasilkan sebesar 596,06 ton/jam lebih kecil dari yang di targetkan sebesar 744,13ton/jam dan efesiensi kerja crusher sebesar 58,37% lebih kecil dari yangditargetkan sebesar 70,87%, dan diperoleh penurunan persentase produksi crusher35,63% dari 100 % yang di targetkan. Pada hasil peledakan batuan pada tanggal 17Juni 2017 terdapat ukuran boulder diatas ukuran maksimum gape crusher NAR 2sebesar 58,25 % pada geometri peledakan burden dan spasi 5 x 6, dengan nilaireduction ratio sebesar 12,6, dan pada produktifitas yang dihasilkan sebesar 787,43ton/jam lebih kecil dari yang di targetkan sebesar 1.004,5 ton/jam dan efesiensikerja crusher sebesar 58,58% lebih kecil dari yang ditargetkan sebesar 71,75%, dandiperoleh penurunan persentase produksi 36% dari 100 % yang di targetkan.

A At crushing plant PT. Holcim in limestone cuminution process oftenexperience the delays of crusher performance caused by rock fragmentation,therefore for productivity and efficiency of performance in crusher machine isworking well, hence required analysis of rock fragmentation distribution result ofblasting to crusher performance. In this research the method used to analyze thedistribution of rock fragmentation result of blasting is the method of analysis byimage by using software split engineering version 2.0.In this research, sieve analysis is used to get the value of reduction ratio,and analyzing the crusher performance delays through the calculation of crushermachine efficiency, crusher machine productivity, crusher production and crusherproduction decrement percentage due to the crusher performance delays due to theboulder involving the gape crusher.From the analysis of this research, it is found that on the blasting of rockon June 13, 2017 there is boulder size above the maximum size of NAR 1 gapecrusher of 7.62% on the burst blasting geometry and 5 x 6 spacing, with a reductionratio of 12, produced 596,06 ton / h less than the targeted 744,13 ton / hour andcrusher working efficiency of 58,37% smaller than targeted at 70,87%, andobtained a decrease in the percentage of crusher production 35,63% of the 100%targeted. In the rock blasting on June 17, 2017, there was a boulder size above themaximum size of NAR 2 gape crusher of 58.25% on burst blasting geometry and 5x 6 spacing, with a reduction value of 12.6, and on the resulting Productivity of787,43 ton / hr less than targeted 1.004,5 ton / hour and crusher working efficiency58,58% less than targeted equal to 71,75%, and decreased production percentage36% from 100% targeted.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?