DETAIL KOLEKSI

Analisis Kestabilan Lereng Rencana Galian Dengan Menggunakan Metode Keseimbangan Batas Pada Desain Pit 1 Utara Tambang Banko Barat, Tanjung Enim Pt. Bukit Asam Tbk.

0.0


Oleh : Nikko Bintang Indiarto

Info Katalog

Nomor Panggil : 519/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Masagus Ahmad Azizi

Pembimbing 2 : Chairul Nas

Subyek : Mining - Slope stability

Kata Kunci : slope stability, Morgenstern-Price, safety factor, Geostudio


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_07311069_Halaman-judul.pdf 2690.17
2. 2018_TA_TB_07311069_Bab-1.pdf 783.41
3. 2018_TA_TB_07311069_Bab-2.pdf 1543.03
4. 2018_TA_TB_07311069_Bab-3.pdf 1217.22
5. 2018_TA_TB_07311069_Bab-4.pdf 710.05
6. 2018_TA_TB_07311069_Bab-5.pdf 2346.17
7. 2018_TA_TB_07311069_Bab-6.pdf 1186.72
8. 2018_TA_TB_07311069_Bab-7.pdf 621.71
9. 2018_TA_TB_07311069_Daftar-pustaka.pdf 611.14
10. 2018_TA_TB_07311069_Lampiran.pdf 1739.14

P PT. Bukit Asam menggunakan metode tambang terbuka dalam melakukankegiatan penambangan. Salah satu hal yang harus diperhatikan pada kegiatanpenambangan adalah kestabilan suatu lereng. Kemantapan suatu lereng adalahsalah satu aspek penting untuk menunjang keselamatan kerja dalam prosespenambangan.Analisis kestabilan pada lereng rencana galian Pit 1 Utara PT. BukitAsam menggunakan metode “Morgenstern-Price” yang merupakan salah satumetode kesetimbangan batas yang dikembangkan oleh Morgenstern dan Price.Pada penelitian ini menggunakan aplikasi pada program komputer GeostudioSlope/W 2007. Dalam menganalisa faktor keamanan lereng diperlukan data yangberasal dari hasil uji laboratorium diantara lain sifat fisik berupa bobot isi batuandan sifat mekanik berupa kohesi dan sudut gesek dalam. Hasil dari analisa dari keempatpenampang menunjukkan beberapa lereng dalam kondisi yang tidak aman.Pada lereng highwall penampang A – A’ menunjukkan nilai FK = 1.20 yangberubah menjadi FK = 1.51 setelah dilakukan rekomendasi geoteknik. Pada lerenglowwall penampang A – A’ menunjukkan nilai FK = 1.22 yang berubah menjadiFK = 1.34 setelah dilakukan rekomendasi geoteknik. Pada lereng highwallpenampang B – B’ menunjukkan nilai FK = 1.67 yang berubah menjadi FK = 1.47setelah dilakukan rekomendasi geoteknik. Pada lereng lowwall penampang B – B’menunjukkan nilai FK = 1.06 setelah dilakukan rekomendasi geoteknik. Padalereng sidewall penampang D – D’ menunjukkan nilai FK = 1.11 yang berubahmenjadi FK = 1.51 setelah dilakukan rekomendasi geoteknik. Dalam pemantauanlereng dilakukan juga analisis sensitivitas pada masing – masing lereng.

P PT. Bukit Asam uses open pit mining method. One of the things that mustbe considered in mining activities is the stability of a slope. Stability of a slope isone of the important aspects to support the safety of the work in the miningprocess. Stabilization analysis on the slopes of the North Pit Pit 1 PT. Bukit Asamuses the Morgenstern-Price method, which is one of the boundary equilibriummethods developed by Morgenstern and Price. In this study using applications onthe computer program Geostudio Slope / W 2007. In analyzing the slope safetyfactor required data derived from the results of laboratory tests among otherphysical properties in the form of weight of rock content and mechanicalproperties in the form of cohesion and friction angle in. The results of the analysisof the four cross sections show several slopes in unsafe conditions. On thehighwall slope of A - A 'crossover shows the value of FK = 1.20 which changedto FK = 1.51 after the geotechnical recommendation. On the slopes of the A-A'lowwall cross-section shows the value of FK = 1.22 which turns into FK = 1.34after a geotechnical recommendation. On the slope of the highwall cross-section B- B 'shows the value of FK = 1.67 which changed to FK = 1.47 after thegeotechnical recommendation. On the slope of the lowwall cross-section B - B'shows the FK value = 1.06 after the geotechnical recommendation. On thesidewall slope the D - D 'cross section shows FK value = 1.11 which turns into FK= 1.51 after the geotechnical recommendation. In slope monitoring, there is alsosensitivity analysis on each slope.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?