DETAIL KOLEKSI

Hubungan Antara Paparan Sinar Matahari Dengan Prevalensi Katarak Di Rsud Kepri


Oleh : Septi Rahadian

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.742/RAH/h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Anggraeni Adiwardhani

Subyek : Cataracts;Diabetes mellitus

Kata Kunci : cataracts, sun exposure, risk factors, diabetes mellitus


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KD_03010249_Halaman-judul.pdf 1852.41
2. 2014_TA_KD_03010249_Bab-1-Pendahuluan.pdf 674.92
3. 2014_TA_KD_03010249_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 812.02
4. 2014_TA_KD_03010249_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 767.08
5. 2014_TA_KD_03010249_Bab-4-Metode.pdf 748.26
6. 2014_TA_KD_03010249_Bab-5-Hasil.pdf 716.68
7. 2014_TA_KD_03010249_Bab-6-Pembahasan.pdf 616.45
8. 2014_TA_KD_03010249_Bab-7-Kesimpulan.pdf 604.39
9. 2014_TA_KD_03010249_Daftar-pustaka.pdf 669.7
10. 2014_TA_KD_03010249_Lampiran.pdf 1532.95

L Latar belakang Katarak merupakan masalah penglihatan yang serius karena merupakan penyebab kebutaan tertinggi dengan persentase 42%. Berbagai faktor resiko dapat menyebabkan terjadinya katarak, salah satunya adalah paparan sinar matahari. Dikatakan 20% dari penyebab katarak didunia kemungkinan besar disebabkan oleh radiasi paparan sinar matahari, oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara faktor resiko paparan sinar matahari dan kejadian katarak.Metode Penelitian yang menggunakan metode potong lintang ini mengambil tempat di RSUD kota Tanjungpinang. Dengan menggunakan kuesioner diambil 100 sampel secara consecutive non-random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil Analisis menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa paparan sinar matahari berhubungan dengan kejadian katarak. Dengan nilai p=0.004 (p < 5%) maka hasil ini bermakna secara statistik, dimana kecenderungan untuk menderita katarak empat kali lebih besar dibanding mereka yang tidak terpapar. Faktor lain yang juga memiliki hubungan dengan peningkatan kejadian katarak adalah usia dengan nilai p=0.004, penggunaan pelindung dengan nilai p=0.016, dan penyakit diabetes mellitus dengan nilai p=0.003.KesimpulanDari penelitian didapatkan bahwa fator resiko berupa paparan sinar matahari, usia, penggunaan pelindung dari paparan sinar matahari, dan penyakit diabetes mellitus mempunyai hubungan terhadap kejadian katarak.

B BackgroundCataract is prominent as the first priority among the major causes of blindness with the prevalence rate 42%. Cataract is a multi-factorial optic disorder associated with various risk factors, one of the most known factors is UV light exposure. Today estimated that 20% of world blindness from cataract may be due to UV radiation exposure. There for this research is aim to provide the association between the development of cataract and UV light exposure.MethodsThis cross-sectional study take place in the RSUD of Tanjungpinang. Structured questionnaires were used to ascertain lifetime exposure history and other risk factors. 100 participants aged 45 above was selected with consecutive non-random sampling.ResultsChi-square analysis demonstrated a significant association between UV light exposure and cataract prevalence with p value 0,004 (p < 5%). Cataract tended to be 4 times more common in subjects with positive sun exposure. Other risk factors that have positive association with cataract development are age with p value 0,004, wearing sunglasses or hat (protection) against UV exposure with p value 0,016, and diabetes mellitus with p value 0,003.ConclusionThis study provides new evidence to support a link between sun exposure, age, protection use against UV light exposure, diabetes mellitus and cataract.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?