DETAIL KOLEKSI

Desain Interior Hotel Aston Solo Di Surakarta


Oleh : Tsuraya Ika Arumsari

Info Katalog

Nomor Panggil : 0041/DI/2018

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Setiadi GS

Pembimbing 2 : Cama Juli Rianingrum

Subyek : Design of room facilities - Hotels;Hotel - Resort - Design and plans

Kata Kunci : Surakarta, Solo, business hotel, Aston Solo Hotel


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_SDI_09112046_Halaman-Judul..pdf---333.pdf 2162.81
2. 2018_TA_SDI_09112046_Bab-1..pdf 264.65

S Surakarta adalah salah satu kota yang menjadi pusat bisnis dan wisata yang padat penduduk di Jawa Tengah, dimana fasilitas menginap dan pertemuan bisnis sering dilakukan. Kota Surakarta memiliki banyak tempat pariwisata memiliki struktur tenaga kerja yang hampir sama, yaitu didominasi oleh sektor perdagangan rumah makan dan hotel. Hotel bisnis bintang 4 menjadi tujuan para tamu untuk berbisnis ataupun dalam rangka perjalanan bisnis karena mampu memberikan akomodasi dan fasilitas bisnis untuk para pelaku bisnis, sehingga pelayanan yang diberikan sebanding dengan harga yang ditawarkan. Hotel Aston Solo adalah hotel bintang 4 yang berada di pusat kota Surakarta tepatnya Jalan Brigjen Slamet Riyadi dengan lokasi yang strategis dan kelengkapan akan fasilitas yang menunjang untuk tempat menginap pertemuan membuat hotel ini menjadi hotel bisnis andalan di Solo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan konsep perancangan interior yang tepat, sesuai dengan kondisi lingkungan, fungsi ruangan, mencerminkan karakteristik Hotel Aston Solo serta mengangkat unsur budaya lokal sekitar. Metode yang digunakan dalam perancangan ini yaitu melalui metode deskriptif kualitatif berdasarkan studi literatur dan hasil survey.Pada proyek ini, Desain Interior Hotel Aston Solo mengambil tema The Beauty of Batik dengan menonjolkan lokal konten yang terkenal di Surakarta yaitu Batik. Bagian batik diterapkan dengan melihat bentuk-bentuk utama batik khas Solo secara keseluruhan dengan gaya Ekletik (Etnik Kontemporer) dan mencerminkan citra warm, sleek, dan elegan. Re-design hotel ini didesain dengan memperhatikan berbagai aspek baik secara fisik dan non-fisik yang sesuai dengan standar Hotel Bisnis bintang empat yang menunjang pengguna yang kebanyakan para pebisnis dalam tujuan mereka datang ke Kota Surakarta

S Surakarta is one of the cities that is a densely populated center of business and tourism in Central Java, where overnight facilities and business meetings are often held. The city of Surakarta has many tourist sites that have a similar labor structure, which is dominated by the restaurant and hotel trade sector. 4-star business hotels are the destination for guests to do business or in the context of a business trip because they are able to provide accommodation and business facilities for business people, so that the services provided are comparable to the price offered. Aston Solo Hotel is a 4-star hotel located in the center of Surakarta, precisely Jalan Brigjen Slamet Riyadi with a strategic location and complete facilities to support the meeting place, making this hotel a reliable business hotel in Solo. The purpose of this study is to find the right interior design concept, in accordance with environmental conditions, function of the room, reflecting the characteristics of the Aston Solo Hotel and elevating the surrounding local cultural elements. The method used in this design is through a qualitative descriptive method based on literature studies and survey results. In this project, the Interior Design of the Aston Solo Hotel takes the theme The Beauty of Batik by highlighting the famous local content in Surakarta, Batik. The batik section is applied by looking at the main forms of Solo's typical batik as a whole in an Eclectic (Contemporary Ethnic) style and reflecting a warm, sleek and elegant image. The hotel design is designed to pay attention to various aspects both physically and non-physically in accordance with the standards of a four-star Business Hotel that supports users who are mostly business people in their destination to come to Surakarta City.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?