DETAIL KOLEKSI

Analisa Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Persepsi Masyarakat Setempat Di Perumahan Sederhana

5.0


Oleh : M Sonny Wardhana

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Silia Yuslim

Pembimbing 2 : Etty Indrawati

Subyek : Green open spaces

Kata Kunci : simple housing, green open space, infrastructure, needs, fasos-fasum


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_AL_08112002_Halaman-Judul.pdf 428.02
2. 2018_TA_AL_08112002_Bab-1.pdf 172.81
3. 2018_TA_AL_08112002_Bab-2.pdf 284.05
4. 2018_TA_AL_08112002_Bab-3.pdf 137.34
5. 2018_TA_AL_08112002_Bab-4.pdf 962.73
6. 2018_TA_AL_08112002_Bab-5.pdf 112.82
7. 2018_TA_AL_08112002_Bab-6.pdf 669.22
8. 2018_TA_AL_08112002_Daftar-Pustaka.pdf 23.71
9. 2018_TA_AL_08112002_Lampiranfix.pdf 7673.93

P Penelitian ini membahas tentang penyediaan Ruang terbuka Hijau di Pemukiman sederhana (studi kasus Perumahan Griya Indah Cikampek). Permasalahan pokok yang dibahas adalah minimnya ruang publik di kawasan hunian serta bagaimana penyediaaan sarana prasarana mendasar seperti fasos dan fasum, termasuk Ruang Terbuka HIjau Privat dan bagaimana pergerakan keseharian masyarakat di lingkungan ini. Atas dasar masalah tersebut, penulis mengadakan penelitian untuk mengetahui kebutuhan ruangruang terbuka berdasarkan tingkatan usia serta standar kebutuhan hidup yang layak di perumahan. Pengolahan data yang digunakan adalah analisis kualitatif, dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pihak pengembang harus memfasilitasi setiap kebutuhan ruang luar penghuni dikarenakan masyarakat memiliki kesadaran kebutuhan interaksi di ruang publik yang asri, mempunyai keinginan yang sama dalam memelihara fasilitas umum dan fasilitas sosial di perumahan. Pengolahan data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, dengan menggunakan analisis terstruktur. Harus ada keterkaitan erat antara aktivitas dan pergerakan manusia terhadap pola gubahan ruang-ruang di suatu lingkungan, dalam hal ini adalah ruang terbuka hijau di Perumahan Griya Indah. Setiap pembangunan fisik harus berorientasi terhadap pengguna yang dalam hal ini khususnya adalah untuk penghuni.

T This study discusses the provision of green open spaces in simple settlements (case studies Griya Indah Cikampek Housing). The main problem discussed is the lack of public space in the residential area and how to provide basic infrastructures such as social facilities and public facilities, including Private Green Open Space and how people's daily movements in this environment. On the basis of these problems, the author conducted a study to find out the open space requirements based on age level and standard of living needs in the housing area. Data processing used is qualitative analysis, using descriptive analysis qualitative. The results of the study concluded that the developer must facilitate every need space outside the occupants because the community has an awareness of the need for interaction in the public space which is beautiful, have the same goal in maintaining public facilities and social facilities in the housing area. Data processing used is quantitative analysis, using analysis structured. There must be a close relationship between human activity and movement towards patterns of composition spaces in an environment, in this case, is a green open space at Griya Indah Housing. Every physical development must be user oriented, in this case specifically for residents.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?