DETAIL KOLEKSI

Studi Laboratorium Pengaruh Penambahan Polimer Sintetis Dan Tepung Sagu Thd Sifat Rheology Lumpur Air Asin Sistem Dispersi Pada Berbagai Temperatur


Oleh : Randy Mahaputra Ginting

Info Katalog

Nomor Panggil : 988/TP/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Lilik Zabidi

Subyek : Drilling mud - Oil technic

Kata Kunci : mud polymer, system dispersi, flour power, LCM, standard spesifikasi


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TM_071_11_287_Halaman-judul.pdf 3677.26
2. 2018_TA_TM_071_11_287_Bab-1.pdf 549.12
3. 2018_TA_TM_071_11_287_Bab-2.pdf 899.9
4. 2018_TA_TM_071_11_287_Bab-3.pdf 1578.96
5. 2018_TA_TM_071_11_287_Bab-4.pdf 1086.74
6. 2018_TA_TM_071_11_287_Bab-5.pdf 523.05
7. 2018_TA_TM_071_11_287_Daftar-pustaka.pdf 534.84
8. 2018_TA_TM_071_11_287_Lampiran.pdf 807.45

L Lumpur pemboran merupakan salah satu peranan penting dalam prosespemboran, dari awal pemboran hingga saat mencapai kedalaman yang dituju,sehingga dapat membantu kelancaran proses pemboran. Adapun potensi masalahyang dapat timbul salah satunya adalah kehilangan lumpur pemboran (lostcirculation). Salah satu cara untuk mencegah dan menanggulangi kehilanganlumpur pemboran disperse. Pada penelitian ini digunakan Polimer Sintesis danTepung sagu sebagai bahan untuk sistem dispersi. Kedua bahan tersebut masukkedalam larutan koloid. Larutan koloid sendiri merupakan suatu sistem dispersiyang partikalnya berukuran relative besar yang tersebar merata didalam mediumpendispersinya.Maksud dan tujuan dalam penulisan tugas akhir ini yaitu untuk mengetahuipengaruh keefektifitas dari bahan Polimer Sintesis dan Tepung Sagu dalammenanggulangi permasalahan kehilangan lumpur pemboran. Berdasarkan dari hasilpenelitian kesimpulan yang didapat adalah, bahwa lumpur sistem A dapatmemenuhi sebagian besar dari standar spesifikasi dimana nilai sifat fisik danrheologi. Sedangkan lumpur sistem B berbanding terbalik, hampir sebagian besartidak memenuh dari standar spesifikasi. Dapat digaris bawahi bahwa sistem Bdengan bahan Tepung Sagu sebagai LCM efektif dalam menangani lumpurpemboran dispersi.

D Drilling is one of the important things in the drilling process, from the start ofdrilling to the point of reaching the intended depth, can assist the smooth processof drilling. The potential problems that can arise one of them is the drilling mudreply (loss of circulation). One way to prevent and cope with the discovery ofdrilling mud is dissolved. At this time Polymers Synthesis and Sago Flour asmaterial for dissolved system. Both materials enter into the colloidal effect. Thecolloid solution itself is a relatively large, relatively large dispersion system withinthe dispersing medium.The purpose and objective in collecting these tasks is to determine the effectivenessof Synthetic and Sago Flour Polymer materials in tackling the drilling mud stockproblem. Based on the results of the research found, that A sludge system canprovide most of the standard specification where the value of physical propertiesand rheology. While the B sludge system is inversely proportional, most of it doesnot meet the standard specification. It can be underlined that B system with SagoFlour as LCM is effective in handling dispersion drilling mud.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?