DETAIL KOLEKSI

Hubungan Antara Shift Kerja Dengan Insomnia Pada Perawat Wanita Di Rsal Dr. Mintohardjo


Oleh : Anugerah Syahbana

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1158

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : David Mayndra Utama

Subyek : Insomnia

Kata Kunci : shift work, insomnia, female nurses


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KD_03013024_Manuskrip.pdf 834.14
2. 2018_TA_KD_03013024_Halaman-judul.pdf 1469.16
3. 2018_TA_KD_03013024_Bab-1-Pendahuluan.pdf 625.91
4. 2018_TA_KD_03013024_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 977.73
5. 2018_TA_KD_03013024_Bab-3-kerangka-konsep.pdf 801.99
6. 2018_TA_KD_03013024_Bab-4-Metode.pdf 863.51
7. 2018_TA_KD_03013024_Bab-5-Hasil.pdf 981.26
8. 2018_TA_KD_03013024_Bab-6-Pembahasan.pdf 648.54
9. 2018_TA_KD_03013024_Bab-7-Kesimpulan.pdf 620.24
10. 2018_TA_KD_03013024_Daftar-pustaka.pdf 719.28
11. 2018_TA_KD_03013024_Lampiran.pdf 2267.23

P Pekerja yang mendapatkan sistem shift kerja di Jepang sekitar 23%, di Perancis 13%, United kingkom 18%, dan di Amerika 15 %. Kerja shift dapat menggangu siklus tidur-bangun dan ritme sirkardian. Salah satu gangguan tidur adalah insomnia. Insomnia adalah gangguan tidur pada malam hari dan menyebabkan mengantuk pada hari berikutnya. Shift kerja dapat mempengaruhi siklus tidur yang mengakibatkan terganggunya irama sirkardian. Irama sirkardian itu sendiri manjadi faktor risiko dari insomnia. Berdasarkan uraian di atas peneliti berkeinginan untuk meneliti mengenai hubungan antara shift kerja dengan insomnia pada perawat di RSAL Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat. Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan desain potong-silang (cross-sectional). Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2017 di RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta yang mengikut sertakan 83 perawat wanita dengan teknik simple random sampling untuk pemilihan individu responden. Data primer yang digunakan adalah kuesioner Insomnia Rating Scale(IRS) untuk insomnia. Sedangkan data sekunder dari penelitian ini diperoleh darijadwal kerja pada bulan November sampai Desember yang diberikan dari Departemen Keperawatan RSAL Dr. Mintohardjo. Data akan dianalisismenggunakan uji korelasi Chi-square.HASILHasil analisis uji Chi-square didapatkan nilai probabilitas sebesar p = 0,708 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara shift kerja dengan insomnia. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikanantara shift kerja dengan insomnia.

W Workers who get a work shift system in Japan are around 23%, in France 13%, United increase 18%, and in America 15%. Shift work can interfere with the sleep-wake cycle and circadian rhythm. One sleep disorder is insomnia. Insomnia is a sleep disorder at night and causes drowsiness the next day. Shift work can affect the sleep cycle which results in disruption of the circadian rhythm. The circadian rhythm itself is a risk factor for insomnia. Based on the description above, the researchers wished to examine the relationship between work shifts and insomnia in nurses at RSAL Dr. Mintohardjo, Central Jakarta. This type of research uses analytic observational studies with cross-sectional design. This research was conducted in November-December 2017 at RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta which included 83 female nurses with simple random sampling technique for selecting individual respondents. The primary data used was the Insomnia Rating Scale (IRS) questionnaire for insomnia. While the secondary data from this study were obtained from the work schedule from November to December which was given from the Nursing Department of RSAL Dr. Mintohardjo. Data will be analyzed using Chi-square correlation test. Chi-square test analysis results obtained a probability value of p = 0.708, it can be concluded that there is no significant relationship between work shifts and insomnia. From this study it was concluded that there was no significant relationship between work shifts and insomnia.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?