DETAIL KOLEKSI

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Dokter Gigi Terhadap Pasien Hiv-aids : Kajian Pada Dokter Gigi Umum Di Jakarta Barat (laporan Penelitian)


Oleh : Nadia Salsabila Nurina

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 NAD g

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : drg. Marcia, Sp.PM.

Pembimbing 2 : -

Subyek : Dentists;HIV-AIDS

Kata Kunci : HIV-AIDS, dentist, knowledge, attitudes


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400112_Halaman-Judul.pdf 1081.3
2. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-1.pdf 716.3
3. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-2.pdf 1224.19
4. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-3.pdf 709.47
5. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-4.pdf 951.37
6. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-5.pdf 861.52
7. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-6.pdf 735.77
8. 2018_TA_KG_040001400112_Bab-7.pdf 706.93
9. 2018_TA_KG_040001400112_Daftar-Pustaka.pdf 841.76
10. 2018_TA_KG_040001400112_Lampiran.pdf 1505.66

H HIV-AIDS merupakan penyakit menular dan berbahaya. Perkembangan jumlah kasus baru HIV di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2015-2016. Hal ini menjadi tantangan bagi dokter gigi, karena semakin banyak penderita HIV-AIDS yang memerlukan perawatan gigi. Dokter gigi diharuskan untuk mempunyai pengetahuan dan sikap yang baik untuk dapat menangani pasien HIV-AIDS tanpa terjadi infeksi silang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap dokter gigi umum di Jakarta Barat. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan desain potong silang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke dokter gigi umum yang berpraktik di Jakarta Barat. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 218 subjek, sebanyak 162 subjek adalah perempuan dan 56 subjek adalah lakilaki dengan rata-rata lama praktik selama 1-5 tahun. Mayoritas subjek mengetahui bahwa HIV-AIDS dapat dicurigai dengan manifestasi klinis dalam rongga mulut (97,2%) tetapi tidak semua subjek mengetahui macam-macam lesi yang bersangkutan dengan HIV-AIDS. Pada sebagian besar subjek merasa memiliki tanggung jawab (78%) untuk memberikan perawatan kepada pasien HIV-AIDS tetapi hanya 58,7% subjek yang bersedia memberi perawatan kepada pasien HIVAIDS. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan sebagian besar subjek memiliki pengetahuan mengenai HIV-AIDS yang baik (58,3%) dan sikap yang baik (56,9%) dalam menangani pasien dengan HIV-AIDS.

H HIV-AIDS is an infectious and dangerous disease. The proliferation of new cases of HIV in Indonesia has increased significantly in 2015-2016. This has become a challenge for dentists, due to increasing of HIV patients who needs dental treatments. Therefore, dentist was required to have a good knowledge and attitude to handle HIV-AIDS patients without any cross infection. Objective: The purpose of this study was to describe general dentist practitioner knowledge and attitudes towards HIV-AIDS patients in West Jakarta. Methods: This is an observational description research with a cross-sectional design. This research was conducted by distributing questionnaires to the general dentist practitioner who practiced in West Jakarta. Result: This research showed that 218 subjects composed of 169 females and 56 males, mostly around 1-5 years of practice. The majority of the subjects were able to suspect HIV-AIDS by looking at the oral manifestation (97,2%), nevertheless not all subjects knew the variety of lesion associated with HIV-AIDS. Most of the subject had responsibility to provide dental treatment to HIV-AIDS patients, however only (58%) subjects were willing to provide dental treatment to HIV-AIDS patients. Conclusion: From this research, it can be concluded that more than half subjects demonstrated a good level of knowledge (58,3%) and good attitudes (56,9%) handling patient with HIV-AIDS.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?