DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Nuansa Warna Ruangan Klinik Terhadap Kecemasan Pada Pasien Anak-anak Di Rsgm Fkg Universitas Trisakti (laporan Penelitian)


Oleh : Margaretha Paskalita

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.601 MAR p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : drg. J. Widijanto Sudhana, M.Kes.

Pembimbing 2 : -

Subyek : Public health;Etiology

Kata Kunci : dental anxiety, children, color nuance of a clinic room


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400104_Halaman-Judul.pdf 1776.1
2. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-1.pdf 749.87
3. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-2.pdf 887.78
4. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-3.pdf 649.89
5. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-4.pdf 879.77
6. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-5.pdf 678.15
7. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-6.pdf 749.58
8. 2018_TA_KG_040001400104_Bab-7.pdf 646.66
9. 2018_TA_KG_040001400104_Daftar-Pustaka.pdf 761.87
10. 2018_TA_KG_040001400104_Lampiran.pdf 1225.05

K Kecemasan saat perawatan gigi merupakan salah satu masalah yang sering dialami anak-anak sehingga tidak mengunjungi klinik dokter gigi untuk kontrol berkala. Hal ini membuat anak-anak cenderung menghindari perawatan gigi secara rutin yang berakibat pada buruknya kesehatan gigi dan mulut pasien anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nuansa warna ruangan klinik terhadap kecemasan pada anak-anak di RSGM FKG Usakti. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan potong silang. Subjek penelitian ini yaitu 50 orang pasien anak berusia 6-9 tahun yang melakukan perawatan di RSGM FKG Usakti. Tingkat kecemasan pada anak-anak dievaluasi dengan menggunakan kuesioner Modified Child Dental Anxiety Scale (MCDAS) yang telah dimodifikasi menjadi enam pertanyaan dan ditanyakan melalui wawancara. Setelah itu, hasil dari kuesioner MCDAS dirata-rata sehingga didapatkan 60% memiliki kecemasan ringan, 26% memiliki kecemasan sedang dan 14% memiliki kecemasan berat. Sebanyak 26% memilih nuansa warna biru, 18% memilih nuansa warna oranye, 20% memilih nuansa warna ungu dan 36% memilih nuansa warna hijau. Lalu, dilakukan analisis hubungan antara kecemasan pada anak-anak dengan nuansa warna ruangan menggunakan uji Kruskall-Wallis dan didapatkan hasil penelitian nilai p=0,328 yang dimana p>0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan tidak ada pengaruh nuansa warna ruangan klinik terhadap kecemasan pada pasien anak-anak di RSGM FKG Usakti.

D Dental anxiety is one of the problems children often experience so they do not visit dental clinics for regular control. This causes the children tend to avoid dental care on a regular basis which resulted in poor oral health of pediatric patients. Therefore, this study aims to analyze the effect between the color nuance of a clinic room with dental anxiety in children at RSGM FKG Usakti. The type of this research is analytic observational with cross-sectional design. The subject of this research is a total of 50 pediatric patients aged 6-9 years at RSGM FKG Usakti. Dental anxiety in children was evaluated using a Modified Child Dental Anxiety Scale (MCDAS) questionnaire that has been modified into six questions and asked through an interview. The results from the MCDAS questionnaire were averaged and show 60% have mild anxiety, 26% have moderate anxiety and 14% have severe anxiety. As much as 26% chose shades of blue, 18% chose shades of orange, 20% chose shades of purple and 36% chose shades of green. Then, an analysis of the relationship between dental anxiety and color nuance of a clinic room using the Kruskall-Wallis test was performed. The result obtained p=0,328 where p>0,05. Based on these results, it can be concluded there is no significant effect of color nuance of clinic room to dental anxiety in pediatric patient at RSGM FKG Usakti.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?