DETAIL KOLEKSI

Kajian Tingkat Kebisingan Di Bandara Sultan Syarif Kasim Ii Pekanbaru


Oleh : Tatia Febby Jayanti

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Melati Ferianita Fachrul

Pembimbing 2 : Asih Wijayanti

Subyek : Noise level measurement

Kata Kunci : noise level, airport, wecpnl methode, noise counture reverences: 32 (1981-2012)


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TL_08209020_Halaman-judul.pdf 3461.94
2. 2016_TA_TL_08209020_Bab-1.pdf 309.86
3. 2016_TA_TL_08209020_Bab-2.pdf 765.01
4. 2016_TA_TL_08209020_Bab-3.pdf 5907.91
5. 2016_TA_TL_08209020_Bab-4.pdf 1462.85
6. 2016_TA_TL_08209020_Bab-5.pdf 236.7
7. 2016_TA_TL_08209020_Daftar-pustaka.pdf 202.2
8. 2016_TA_TL_08209020_Lampiran.pdf 1011.26

B Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terletak di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Spesifikasi panjang landasan pacu (runway) berdimensi 2.240 m x 45 m. Kebisingan bandara ditentukan oleh jumlah pesawat terbang yang beroperasi selama 18 jam, penelitian kebisingan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dilakukan paada 14 titik pengukuran dengan menggunakan Sound Level Meter. Tujuan penelitian ini untuk (1)mengetahui intensitas kebisingan setiap tipe pesawat terbang saat mendarat (landing) dan tinggal landas (takeoff), (2)mengetahui intensitas kebisingan setiap titik sampling, (3)menghitung indeks kebisingan dengan metode Weight Equivalent Continuous Perceived Noise Level (WECPNL), (4)membuat kontur tingkat kebisingan di sekitar bandara. Penetuan titik sampling berdasarkan rekomendasi International Civil Aviation Organization (ICAO) yaitu pada jarak 300 meter sejajar runway, serta 1000 meter, 2000 meter, 3000 meter dan 4000 meter dari ujung runway menggunakan metode WECPNL. Hasil pengolahan data dan analisis menunjukan intensitas kebisingan tertinggi pada jarak 300 m di gedung VIP sebesar 92,22 dB(A) pada jarak 1000 m di Jl.Arifin Ahmad sebesar 92,59 dB(A) pada jarak 2000 m di Jl. Garuda sebesar 89,60 dB(A) pada jarak 3000 m di Jl. Tuanku Tambusai sebesar 86,70 dB(A) dan pada jarak 4000 m di Jl. Kubang Raya 85,20 dB(A). Nilai indeks WECPNL tertinggi pada jarak 300 m sebesar 78,29 dB(A) dan pada jarak 1000 m sebesar 78,82 dB(A) berada pada kawasan kebisingan tingkat 2; pada jarak 2000 m sebesar 73,87 dB(A), pada jarak 3000 m sebesar 73,23 dB(A) dan pada jarak 4000 m sebesar 71,82 dB(A) berada pada kawasan kebisingan tingkat 1. Kontur kawasan kebisingan sesuai dengan Keputusan Mentri Perhubungan No. 48 Tahun 2002, dimana Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terdapat 2 kawasan kebisingan sesuai dari hasil nilai indeks WECPNL . Pada kawasan kebisingan 2 (75≤WECPNL<80) berada di titik 1 dengan nilai indeks WECPNL 76,53 dB(A); titik 2 sebesar 78,29 dB(A); titik 3 sebesar 78,26 dB(A); titik 4 sebesar 76,97 dB(A); titik 5 sebesar 75,49 dB(A); titik 6 sebesar 75,49 dB(A); titik 9 sebesar 75,93 dB(A); kawasan kebisingan 1 (70≤WECPNL<75) berada di titik 7 sebesar 73,23 dB(A); titik 8 sebesar 71,82 dB(A); titik 10 sebesar 73,87 dB(A); titik 11 sebesar 72,06 dB(A); titik 12 sebesar 71,84 dB(A); titik 13 sebesar 74,26 dB(A); dan titik 14 sebesar 74,08 dB(A)

S Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Airport located in roads Bandara Sultan Syarif Kasim II, Maharatu Village, Marpoyan damai Sub-district, Pekanbaru City, the provice of Riau. The intensity of the noise of the airport is determined by the number of airplanes in operation for 18 hours, the reaserch carried out at Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Airport by 14 point measurements that using Sound Level Meter. The purpose of this study was (1)to determine the intensity of the noise of each type of aircraft that take off and landing, (2)to determine the intensity of the noise of each point measurement, (3)to calculate the index of noise with Weight Equivalent Continous Perceived Noise Level (WECPNL), (4)to make noise level contour. Determination of sampling points based on recommendation of the International Civil Aviation Organization (ICAO) is at distance of 300 m parallel to the runway, as well as 1000 m, 2000 m, 3000 m and 4000 m from the end of the runway using WECPNL. The results of data processing and analysis showed the highest noise intensity on airplane flight path trajectory is 92,22 dB(A) at a distance of 300 m in VIP Building, 92,59 dB(A) at a distance of 1000 m in Jl. Arifin Ahmad, 89,60 dB(A) at distance of 2000 m in Jl. Garuda, 86,70 dB(A) at a distance of 3000 m in Jl. Tuanku Tambusai, 85,20 dB(A) at a distance of 4000 m in Jl. Kubang Raya. WECPNL highest index value at a distance of 300 m is 78,29 dB(A) and at a distance of 1000 m is 78,82 dB(A) in the area of the noise level 2; at the distance 2000 m is 73,87 dB(A), at the distance 3000 m is 73,23dB(A) and at a distance of 4000 m is 71,82 dB(A) in the area of the noise level 1. The contour noise region in accordance with Keputusan Mentri Perhubungan No. 48 tahun 2002, which is Sultan Syarif Kadim II Pekanbar Airport, there are 2 noise corresponding region of the result of the index value WECPNL. In area of noise 2 (75≤WECPNL<80) is at the point 1 an index value WECPNL 76,53 dB(A); is at the point 2 is 78,29 dB(A); at the point 3 is 78,26 dB(A); at the point 4 is 76,97 dB(A); at the point 5 is 75,49 dB(A); at the point 6 is 75,49 dB(A); at the point 9 is 75,93 dB(A). In the area of noise region 1 (70≤WECPNL<75) is at the point 7 an index value WECPNL 73,23 dB(A); at the point 8 is 71,82 dB(A); at the point 10 is 73,87 dB(A); at the point 11 is 72,06 dB(A); at the point is 12 is 71,84 dB(A); at the point 13 is 74,26 dB(A); and at the point 14 is 74,08dB(A).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?