DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Konsumsi Probiotik Lactobacillus Reuteri Terhadap Penurunan Jumlah Total Bakteri Dan Candida Albicans Pada Saliva : Kajian Pada Pengguna Ortodonti Cekat (laporan Penelitian)


Oleh : Stella Marissa Sonia

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.904.1 STE p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Dr. drg. Armelia Sari, M.Biomed.

Pembimbing 2 : -

Subyek : Mouth - Microbiology

Kata Kunci : lactobacillus reuteri, total bacteria, candida albicans, probiotic, fixed ortodontic


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400153_Halaman-Judul.pdf 693.98
2. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-1.pdf 661.47
3. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-2.pdf 754.31
4. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-3.pdf 584.17
5. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-4.pdf 743.24
6. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-5.pdf 863.22
7. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-6.pdf 588.13
8. 2018_TA_KG_040001400153_Bab-7.pdf 570.54
9. 2018_TA_KG_040001400153_Daftar-Pustaka.pdf 672.23
10. 2018_TA_KG_040001400153_Lampiran.pdf 1355.97

F Flora Candida albicans ditemukan pada 25% pemakai alat ortodonti cekat. Penggunaan alat ortodonti cekat atau lepasan dapat meningkatkan jumlah Candida dan mengubahnya menjadi patogenik. Probiotik Lactobacillus reuteri bisa berpotensi sebagai alternatif menjaga kesehatan rongga mulut karena dapat menghasilkan zat antimikroba dan antijamur seperti reuterin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh konsumsi probiotik L. reuteri terhadap penurunan jumlah total bakteri dan Candida albicans pada saliva pengguna alat ortodonti cekat. Semua sampel stok saliva diulas ke permukaan BHI agar. Metode plate count digunakan untuk menghitung total bakteri sebelum dan 2 minggu setelah konsumsi probiotik. Selanjutnya, C. albicans dari kultur dan sampel saliva dari stok diekstraksi dengan metode heat shock. Jumlah DNA dikuantifikasi menggunakan Real-Time PCR dengan bantuan SYBR Green dan primer gen spesifik 18s rRNA untuk C. albicans. Hasil perhitungan plate count menunjukkan penurunan yang signifikan dari total bakteri pada semua sampel saliva setelah 2 minggu mengonsumsi probiotik. Jumlah C. albicans dalam sampel saliva juga mengalami penurunan yang signifikan. Kedua hasil statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan 2 minggu setelah konsumsi probiotik (p<0.05). Dapat disimpulkan bahwa konsumsi probiotik L. reuteri ATCC 55730 selama 2 minggu dapat menurunkan jumlah bakteri dan C. albicans pada saliva pasien ortodontik cekat.

C Candida albicans flora is found in 25% of fixed orthodontic appliance patients. The usage of fixed orthodontic appliances can increase Candida levels and turn them into pathogenic form. Probiotic Lactobacillus reuteri is a potential agent to maintain oral health since its ability to produce antimicrobial and antifungal substances such as reuterin. The aim of this study was to determine the effect of L. reuteri probiotic consumption on decreasing total number of bacteria and Candida albicans in patients undergoing fixed orthodontic treatment saliva. All saliva samples from stocks were spread into BHI agar. Plate count method was used to quantify total bacteria before and 2 weeks after probiotic consumption. C. albicans ATCC 10231 were cultured in BHI broth medium at 37 °C for 24 hours. Furthermore, C. albicans from culture and saliva samples from stocks were extracted with heat shock method. The number of DNAs were quantified using Real-Time PCR with SYBR Green and 18s rRNA gene specific primers for C. albicans. Plate count results showed a significant reduction of total bacteria in all saliva samples after 2 weeks probiotic consumption. Total number of C. albicans in saliva samples was also significantly decreased. Both statistical results showed significant differences before and 2 weeks after probiotic consumption (p<0.05). It can be concluded that 2 weeks consumption of probiotic L. reuteri ATCC 55730 can reduce the total number of bacteria and C. albicans in saliva of fixed orthodontic patients.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?