DETAIL KOLEKSI

Penentuan Rasio Blending Material Lumpur Dan Overburden Pada Diposal Hw 1 Paringin Pt Buma Jobsite Adaro, Balangan, Kalimantan Selatan


Oleh : Hadiz Zulkarami Rayendra

Info Katalog

Nomor Panggil : 546/TT/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Masagus Ahmad Azizi

Pembimbing 2 : Subandrio

Subyek : Engineering - Mining;Disposal - Mud

Kata Kunci : sump mud, disposal, lithology composition of pit overburden, optimal blending ratio of mud and overb


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TB_073001300043_Halaman-Judul.pdf 3193.35
2. 2018_TA_TB_073001300043_Bab-1.pdf 900.33
3. 2018_TA_TB_073001300043_Bab-2.pdf 4435.13
4. 2018_TA_TB_073001300043_Bab-3.pdf 3154.26
5. 2018_TA_TB_073001300043_Bab-4.pdf 3602.56
6. 2018_TA_TB_073001300043_Bab-5.pdf 736.31
7. 2018_TA_TB_073001300043_Daftar-Pustaka.pdf 678.01
8. 2018_TA_TB_073001300043_Lampiran.pdf 6638.61

K Keberadaan lumpur pada sump Pit Paringin PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) jobsite Adaro mengganggu rencana penambangan lapisan batubara di lokasi tersebut. Lumpur tidak diperbolehkan untuk dipindahkan menuju settling pond dan hanya diperbolehkan untuk dipindahkan menuju disposal HW 1 Paringin. Pemindahan lumpur dengan menggunakan peralatan mekanis berupa excavator dan truk HD karena lokasi disposal yang jauh (± 4,5 km). Pada disposal, penanganan lumpur dilakukan dengan cara pencampuran (blending) menggunakan dozer dengan material overburden yang mempunyai litologi tertentu sesuai dengan kondisi geologi pit. Dengan mengetahui komposisi litologi overburden pit dan rasio blending aktual material lumpur dan overburden pada disposal, maka dapat dilakukan pengkajian berupa skema-skema proporsi blending dan juga harus menciptakan kondisi lereng material blending yang aman secara geoteknik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan rasio blending yang optimal antara material lumpur dan overburden. Penelitian ini menggunakan metode uji geser langsung pada laboratorium untuk memperoleh nilai kohesi dan sudut gesek dalam pada setiap skema rasio blending. Hasil penelitian diperoleh rasio blending yang optimal, yaitu lumpur 10,0 %, mudstone 80,8 % dan sandstone 9,2 % dengan nilai FK = 1,29 (FK ≥ 1,2).

T The existence of mud in the Paringin Pit sump of the PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) jobsite Adaro disrupted the plan to mine coal seams in that location. Mud is not allowed to be moved to settling pond and only allowed to be moved to HW 1 Paringin disposal. Transfer of mud using mechanical equipment in the form of excavators and HD trucks because the disposal location is too far (± 4.5 km). In disposal, handling of mud is done by blending using a dozer with overburden material that has a certain lithology according to the geological conditions of the pit. By knowing the lithology composition of pit overburden and actual blending ratio of mud material and overburden in disposal, it can be assessed in the form of blending proportion schemes and also have to create safety blending material slope conditions in a geotechnically. Therefore, the purpose of this study is to determine the optimal blending ratio between mud material and overburden. This study uses a direct shear test method in the laboratory to obtain the cohesion value and the friction angle in each blending ratio scheme. The results of the study obtained an optimal blending ratio, namely at 10,0% mud, 80,8% mud stone and 9,2% sandstone with SF value = 1.29 (SF ≥ 1.2).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?