DETAIL KOLEKSI

Pemodelan Geologi Pada Formasi Kujung I Dan Perhitungan Oil-in-place Di Lapangan "x" , Cekungan Jawa Timur Utara


Oleh : Isranto Handoyo Putra

Info Katalog

Nomor Panggil : 885/TG/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Burhannurdinnur

Pembimbing 2 : Tomy Untung Miarso

Subyek : Geostatistic;Geological engineering

Kata Kunci : kujung I formation, carbonate rocks, petrophysic analysis, reservoir properties, geostatistic modell


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_GL_072.12.115_HALAMAN-JUDUL.pdf 2247.52
2. 2018_TA_GL_072.12.115_BAB-1.pdf 781.59
3. 2018_TA_GL_072.12.115_BAB-2.pdf 2024.48
4. 2018_TA_GL_072.12.115_BAB-3.pdf 2103.78
5. 2018_TA_GL_072.12.115_BAB-4.pdf 15680.38
6. 2018_TA_GL_072.12.115_BAB-5.pdf 620.77
7. 2018_TA_GL_072.12.115_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 709.25
8. 2018_TA_GL_072.12.115_LAMPIRAN.pdf 4894.02

D Daerah penelitian terletak di bagian utara dari Selat Madura yang termasuk bagiandari Cekungan Jawa Timur Utara. Zona yang menjadi fokus pada penelitian iniadalah lapisan Anggota Kujung I yang tersusun atas batugamping terumbu yangmasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi fasies dan propertireservoir seperti porositas efektif, permeabilitas, dan saturasi air yang selanjutnyaakan dibuat suatu model geologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputiseismik 3D yang sudah dalam domain depth (kedalaman), 6 data log sumur besertadata marker pada setiap top lapisan, dan data masterlog. Metode penelitiandilakukan dengan cara mengintegrasikan data seismik 3D (depth) dan data logsumur untuk dijadikan model grid. Setelah itu akan dilakukan analisis fasies danproperti resevoir dengan metode geostatistik, dan didistribusikannya ke dalam modelgrid tersebut melalui proses scalling-up dan variogram. Penentuan fasiesberdasarkan data masterlog yang terdapat pada sumur SHSC-1, SHSC-4, dan SHSC-6.Fasies diinterpretasikan menjadi tigatipe yaitu fasies packstone-grainstone,wackestone-packstone, dan mudstone-wackestone. Fasies diaplikasikan untuk mengontrol penyebaran properti reservoir. Setelah didapatkan model dari masing-masing properti, maka sebagai tahap terakhir akan dilakukan perhitungan nilaiminyak bumi di tempat dalam beberapa realisasi dengan metode blind test. Berdasarkan realisasi yang dilakukan realisasi keempat menunjukkan nilai minyak bumi ditempat tertinggi, sedangkan untuk realisasi pertama menunjukkan nilai realisasi minyak bumi ditempat terendah. Pada realisasi keempat nilai tertinggiditunjukkan pada model realisasi kedua dengan nilai STOIIP 58324 MMSTB dan pada realisasi pertama nilai realisasi terendah ditunjukkan pada model realisasi pertama dengan nilai STOIIP 1839 MMSTB.

R Research area is located in the north of Madura Strait that belongs to region of North East Java Basin. The focus zone of this research is Kujung I Unit which composed by massive reef limestone. The purpose of this research is knowing the distribution of facies and few of reservoir properties such as effective porosity, permeability, and water saturation that will be applied into geological model later.Data used in this research include 3D depth seismic, 6 well logs with top marker on each layers, and master log. Method of this research is done by integrating 3D depth seismic and well log data to create grid model. Thereafter, the research is continued by analyzing facies and reservoir properties with geostatistic method andthey will be distributed on the grid model using scalling up and variogram process.On determining facies based on secondary data masterlogs, which available on wellSHSC-1, SHSC-4, and SHSC-6. Facies is interpreted into three types, packstonegrainstone,wackestone-packstone, and mudstone-wackestone. Facies is applied tocontrol the distribution of reservoir properties. After each property models obatained, as the last step of this research is done by calculating value of oil-in place on several realizations using blind test method. By completing severalrealizations the fourth realization shows highest oil-in-place value, whereas the first realization shows the lowest value. On fourth realization highest value belongs to second realization model with STOIIP value is 58324 MMSTB and on first realization the lowest value shown on first model with STOIIP value is 1839 MMSTB.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?