DETAIL KOLEKSI

Hubungan Tingkat Depresi Dengan Perilaku Anti Sosial Pada Pelajar Sman 6 Bogor


Oleh : Sari Riastiningsih

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1286

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Nuryani Sidarta

Subyek : Deppression (Psychology);Social - Antisocial

Kata Kunci : depression, antisocial, students


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KD_03014171_Halaman-judul.pdf 2013.4
2. 2018_TA_KD_03014171_Bab-1-Pendahuluan.pdf 725.63
3. 2018_TA_KD_03014171_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 802.83
4. 2018_TA_KD_03014171_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 638.7
5. 2018_TA_KD_03014171_Bab-4-Metode.pdf 862.44
6. 2018_TA_KD_03014171_Bab-5-Hasil.pdf 626.4
7. 2018_TA_KD_03014171_Bab-6-Pembahasan.pdf 723.23
8. 2018_TA_KD_03014171_Bab-7-Kesimpulan.pdf 613.04
9. 2018_TA_KD_03014171_Daftar-pustaka.pdf 701.92
10. 2018_TA_KD_03014171_Lampiran.pdf 2338.22

P Prevalensi penderita depresi pada usia remaja menunjukkan peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan usia kanak‐ kanak dan usia dewasa. Riskesdas 2013 memaparkan prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk berumur 15 tahun ke atas penduduk Indonesia mencapai 6,0%. Remaja rentan terkena depresi karena banyaknya proses adaptasi terhadap berbagai stressor kehidupan yang ada, apabila tidak diawasi dapat menimbulkan gangguan perilaku antisosial yang dapat menetap menjadi gangguan kepribadian antisosial pada saat mereka dewasa. Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat depresi dengan perilaku anti sosial pada pelajar SMAN 6 Bogor. Studi ini menggunakan analitik observasional untuk mencari hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya. Metode yang dilakukan adalah desain potong silang atau cross sectional. Studi ini dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2017. Populasi penelitian adalah pelajar SMAN 6 Bogor dengan total sampel 350 responden. Cara pengambilan sampel digunakan teknik Consecutive Non random samplingdan pengambilan data primer didapatkan dari pengisian kuesioner . Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan tes Chi Square. Hasil menunjukkan 55,2 % responden yang mengalami depresi dan responden yang cenderung berperilaku anti sosial sebanyak 63,4%. Responden yang mengalami depresi dan anti sosial sebanyak 48% atau 168 responden. Hasil tes analisis menunjukan hubungan yang bermakna antara tingkat depresi dan perilaku anti sosial dengan p-value 0,000 (p<0,05). Terdapat hubungan antara tingkat depresi dengan perilaku anti sosial pada pelajar SMAN 6 Bogor.

T The prevalence of depression in adolescent has shown a higher number than children and adult. Riskesdas 2013 established the prevalence of affective disorder in people aged 15 years old or more was 6,0%. Adolescents are vulnerable of depression because of lots of adaptation toward surrounding stressors. That issue could cause a permanent antisocial behavior disorder,which might develop to be antisocial personality disorder. This study was conducted to determine the correlation between depression level and antisocial behavior in student at SMAN6 Bogor. A cross-sectional observational study was conducted to determine the correlation between both variables and a total of 350 students at SMAN 6 Bogor were selected by consecutive non-random sampling. Data collection was done on August to December 2017 by BDI II questionnaire and The Manson Evaluation. Data analysis was performed using SPSS release 21.0 with chi-square analysis.RESULTResult showed that 55,2 % respondents had depression and 63,4% respondents tended to behave antisocial. Respondents that had depression with anti social behaviour 48% or 168 respondents. The analysis showed a significant correlation between depression level and antisocial behavior withp-value0,000 (p<0,05). There is a significant correlation between depression level and antisocial behavior in students at SMAN 6 Bogor.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?