DETAIL KOLEKSI

Hubungan Antara Kadar Gula Darah Sewaktu Dan Sindrom Mata Kering Pada Pasien Diabetes Melitus


Oleh : Natalia Wijaya

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1323

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Erlani Kartadinata

Subyek : Diabetes mellitus - Dry eye syndrome;Diabetes mellitus - Disease

Kata Kunci : blood glucose level, dry eye syndrome, diabetes mellitus.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KD_03013138_Halaman-judul.pdf 1909.18
2. 2018_TA_KD_03013138_Bab-1-Pendahuluan.pdf 637.71
3. 2018_TA_KD_03013138_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 808.69
4. 2018_TA_KD_03013138_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 642.29
5. 2018_TA_KD_03013138_Bab-4-Metode.pdf 802.23
6. 2018_TA_KD_03013138_Bab-5-Hasil.pdf 686.56
7. 2018_TA_KD_03013138_Bab-6-Pembahasan.pdf 627.25
8. 2018_TA_KD_03013138_Bab-7-Kesimpulan.pdf 623.84
9. 2018_TA_KD_03013138_Daftar-pustaka.pdf 645.09
10. 2018_TA_KD_03013138_Lampiran.pdf 6238.05

D Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit yang paling banyak dideritapenduduk didunia. Diabetes melitus merupakan kelainan metabolik yang ditandaidengan hiperglikemi sebagai akibat dari fungsi insulin maupun sekresi insulin itusendiri. Diabetes melitus dalam jangka panjang dan keadaan hiperglikemi akanmenimbulkan beberapa akibat, seperti contohnya kerusakan pada organ sepertiginjal, sistem saraf, dan salah satunya adalah gangguan pada mata. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kadar gula darah sewaktudan sindrom mata kering pada pasien diabetes melitus. Penelitian dilakukan pada 91 orang pasien diabetes melitus pada bulan Mei- Juni2018 di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo. Metode yang digunakan adalahanalisis observasional dengan pendekatan potong silang ( cross sectional ).Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat pemeriksaan glukosadarah untuk mengukur kadar gula darah sewaktu dan kuisioner OSDI untukmemeriksa sindrom mata kering. Data yang di dapatkan dianalisis dengan ujikorelasi spearman. Dari uji korelasi spearman menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antarakadar gula darah sewaktu dan sindrom mata kering (r=0.031) (p=0,77),Hasilkorelasi menunjukan nilai positif lemah, artinya hubungannya hanya sangatsedikit, bisa dibilang tidak ada. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulanbahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar guladarah sewaktu dan sindrom mata kering .

D Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit yang paling banyak dideritapenduduk didunia. Diabetes melitus merupakan kelainan metabolik yang ditandaidengan hiperglikemi akibat fungsi insulin atau sekresi insulin itusendiri. Diabetes melitus dalam jangka panjang dan keadaan hiperglikemi akanmenimbulkan beberapa akibat, seperti contohnya kerusakan pada organ sepertiginjal, sistem saraf, dan salah satunya adalah gangguan pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah dengan diabetes melitus. Penelitian dilakukan pada 91 orang pasien diabetes melitus pada bulan Mei- Juni2018 di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo. Metode yang digunakan adalah analisis observasional dengan menggunakan potong silang (cross sectional). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat pemeriksaan glukosadarah untuk mengukur kadar gula darah dan kuisioner OSDI untukmemeriksa jejak mata kering. Data yang diperoleh diperoleh dengan ujikorelasi spearman. Dari uji coba spearman menyatakan bahwa tidak ada hubungan antarakadar gula darah dan rasi mata kering (r = 0,031) (p = 0,77), Hasilkorelasi menunjukkan nilai positif lemah, artinya hanya memperburuk, bisa dibilang tidak ada. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan yang tidak ada hubungannya dengan statistik yang dihitung dari kadar guladarah selama dan analisis mata kering.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?