DETAIL KOLEKSI

Evaluasi Kapasitas Terminal Penumpang Domestik Bandar Udara Banyuwangi Jawa Timur


Oleh : Rangga Fikri Fadillah

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Lucky Surrachman

Subyek : Airport terminals;Airport facilities

Kata Kunci : airport, terminal capacity, passengers level of service


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TS_051001300073_Halaman-Judul.pdf 2602.1
2. 2019_TA_TS_051001300073_Bab-1.pdf 482.9
3. 2019_TA_TS_051001300073_Bab-2.pdf 1667.12
4. 2019_TA_TS_051001300073_Bab-3.pdf 675.07
5. 2019_TA_TS_051001300073_Bab-4.pdf 1128.33
6. 2019_TA_TS_051001300073_Bab-5.pdf 457.41
7. 2019_TA_TS_051001300073_Daftar-Pustaka.pdf 756.02
8. 2019_TA_TS_051001300073_Lampiran.pdf 2896.85

B Bandar Udara Banyuwangi, Jawa Timur merupakan bandar udara komersial yang mengalami peningkatan jumlah penumpang yang cukup tinggi di karenakan potensi pariwisata di Banyuwangi yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui apakah luas aktual terminal penumpang di Bandar Udara Banyuwangi mampu untuk menampung penigkatan jumlah sirkulasi pergerakan penumpang pada waktu sibuk, mengetahui nilai dari Level Of Service (LOS) yang mengacu pada standar dari IATA (International Air Transport Association) serta memperkirakan pertumbuhan jumlah penumpang yang bertujuan untuk mengetahui berapa tahun terminal bandar udara ini akan mengalami titik jenuh sehingga dapat mengantisipasi sebelum terminal ini mengalami titik jenuh nya. Berdasarkan hasil dari perhitungan yang telah dilakukan di dapat kesimpulan bahwa dengan jumlah penumpang waktu sibuk (PWS) sebesar 1.253 PWS yang terdiri dari 634pnp keberangkatan dan 619pnp kedatangan membutuhkan luasan teoritis sebesar 17.542 𝑚2 sedangkan luas aktual terminal sebesar 24.402 𝑚2 sehingga luas aktual dari terminal Bandar Udara Banyuwangi masih mampu untuk menampung pergerakan penumpang. Berdasarkan hasil dari Level Of Service yang mengacu pada standar IATA terminal bandar udara ini masih masuk dalam kriteria sangat baik dilihat dari aspek luasan terminal nya.

T The Banyuwangi Airport, East Java, is a commercial airport which has experienced an increase in the number of passengers due to the tourism potential ability in Banyuwangi in attracting both domestic and foreign tourists. Therefore, an evaluation is thoroughly needed to find out whether the actual area of the passengers terminal in the Banyuwangi Airport is capable of accommodating the increase of the circulation amount of passenger movements during rush hours; to figure out the value of the Level of Service (LOS) which refers to standards of the IATA (Int’l Air Transport Association); and also to predict the passengers growth which aims to find out in how many years this airport terminal will experience its saturation, therefore it can be anticipated before this airport experiences its point of saturation. Based on the executed calculation results, it could be concluded that by the number of the rush-hour passengers (PWS) as many as 1,253 PWS, which consisted of 634pnp departure and 619pnp arrival, a theoretical area as much as 17,542 m2 was required. Meanwhile the actual area of the terminal was 24,402 m2, therefore the actual area of the Banyuwangi Airport was still able to accommodate the passengers movement. Based on the results of the Level of Service referring to the standard of IATA, this airport terminal still belonged to the very-good criterion, seen from the broad aspects of the terminal.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?