DETAIL KOLEKSI

Daya Hambat Antibakteri Jus Bawang Dayak (eleutherine Palmifolia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Pada Osteomielitis (laporan Penelitian)


Oleh : Cecilia Clarissa

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 CEC d

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Dr. drg. Armelia Sari, M.Kes.

Pembimbing 2 : drg. Hartono Pudjowibowo, MS., DURMF, FISID.

Subyek : Oral Surgery - Dentistry;Dental - Bacterial

Kata Kunci : antibacterial activity, osteomyelitis, staphylococcus aureus, eleutherine palmifolia, dayak onion


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_040001500037_Halaman-Judul.pdf 728.69
2. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-1.pdf 662.47
3. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-2.pdf 868.31
4. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-3.pdf 714.18
5. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-4.pdf 1985.33
6. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-5.pdf 1187.63
7. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-6.pdf 651.45
8. 2019_TA_KG_040001500037_Bab-7.pdf 642.21
9. 2019_TA_KG_040001500037_Daftar-Pustaka.pdf 676.44
10. 2019_TA_KG_040001500037_Lampiran.pdf 8702.15

O Osteomielitis adalah komplikasi pasca ekstraksi. Osteomielitis adalah peradangan yang telah mencapai tulang rahang yang melibatkan tulang kortikal dan jaringan periosteal. Bakteri utama yang menyebabkan osteomielitis adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) adalah obat tanaman tradisional Kalimantan yang sering digunakan oleh masyarakat setempat. Umbi bawang Dayak memiliki banyak manfaat, salah satu manfaatnya adalah antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sari umbi bawang dayak pada bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Penelitian ini dilakukan melalui laboratorium eksperimental menggunakan metode difusi sumur dengan konsentrasi yang digunakan 6,25%, 12,5% 25%, 50% dan 100%, clorhexidine 0,2% sebagai kontrol positif, dan aquades sebagai kontrol negatif. Pelat diinkubasi pada suhu 37 ° C selama 3 x 24 jam. Hasil penelitian ini bahwa Staphylococcus aureus menunjukkan pembentukan zona penghambatan hadir di setiap kelompok konsentrasi dengan diameter yang berbeda. Diameter zona hambat yang dihasilkan oleh sari umbi bawang Dayak dengan konsentrasi 100% sebesar 16,28 mm diikuti dengan konsentrasi 50% sebesar 15,28 mm mm, konsentrasi 25% sebesar 13,47 mm, konsentrasi 12,5%% sebesar 11,03 mm, konsentrasi 6,25% pada 11,97 mm. Data ini menunjukkan bahwa jus umbi bawang dayak memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan ANOVA satu arah, dapat disimpulkan bahwa jus bawang dayak memiliki daya hambat pertumbuhan terhadap Staphylococcus aureus (p <0,05) hasil dalam penelitian ini menunjukkan jus umbi bawang dayak menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jus bawang dayak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus in vitro, tetapi dibandingkan dengan aktivitas kontrol postive, aktivitas antibakteri jus bawang dayak masih di bawah kekuatan antibakteri clorhexidine.

O Osteomyelitis is a complication of post extraction. Osteomyelitis is an inflamation that has reached jawbone involving cortical bone and periosteal tissue. Main bacteria that causes osteomyelitis is Staphylococcus aureus bacteria. Dayak onion (Eleutherine palmifolia) is a traditional Borneo plant medicine that is often used by local people. Dayak onion tuber have many benefits, one of benefits is antibacterial. This study aim to examine of dayak onion's tuber juice on Staphylococcus aureus bacteria in vitro. This research is done through experimental laboratory using diffusion of wells method with concentration used in 6.25%, 12.5% 25%, 50% dan 100%, clorhexidine 0.2% as positive control, and aquades as negative control. The plates were incubated at 37 °C for 3 x 24 hours. The results of this study that Staphylococcus aureus shown the formation of the inhibition zone were present in each concenrations group with different diameter. Diameter of inhibition zone produced by dayak onion's tuber juice with a concentration of 100% by 16.28 mm followed by a concentration of 50% by 15.28 mm mm, the concentration of 25% by 13.47 mm, the concentration of 12.5% % by 11.03 mm, concentration of 6.25% at 11.97 mm. These data showed that dayak onion's tuber juice has antibacterial effect on Staphylococcus aureus. Statistic analysis of this study used one-way ANOVA, it can be concluded that dayak onion juice has growth-inhibation against Staphylococcus aureus (p< 0.05) the results in this study shows dayak onion's tuber juice inhibit Staphylococcus aureus bacteria. The results of data analysis showed that dayak onion juice can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria in vitro, but compared to the activity of postive control, antibacterial activity of dayak onion juice still under the power of antibacterial clorhexidine.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?