DETAIL KOLEKSI

Efek Tea Tree Oil (melaleuca Alternifolia) Terhadap Biofilm Porphyromonas Gingivalis Dan Aggregatibacter Actinomycetemcomitans Pada Permukaan Email Gigi Secara In Vitro (laporan Penelitian)


Oleh : Jeni Afifah

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.632 JEN e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : drg. Abdul Gani Soulisa, MPH.

Pembimbing 2 : Dr. drg. Armelia Sari, M.Biomed.

Subyek : Periodontal diseases;Tea Tree Oil - therapeutic use

Kata Kunci : tea tree oil, biofilm, porphyromonas gingivalis, aggregatibacter actinomycetemcomitans


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_040001500090_Halaman-Judul.pdf 1946.08
2. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-1.pdf 718.3
3. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-2.pdf 904.7
4. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-3.pdf 712.78
5. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-4.pdf 744.64
6. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-5.pdf 812.99
7. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-6.pdf 728.38
8. 2019_TA_KG_040001500090_Bab-7.pdf 650.67
9. 2019_TA_KG_040001500090_Daftar-Pustaka.pdf 732.61
10. 2019_TA_KG_040001500090_Lampiran.pdf 1975.06

B Berdasarkan Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi penyakit periodontal di Indonesia cukup tinggi yaitu 95,21% pada responden usia > 15 tahun. Bakteri Porphyromonas gingivalis dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans yang membentuk biofilm dapat menyebabkan penyakit periodontal. Tea tree oil (Melaleuca alternifolia) (TTO) diketahui mempunyai sifat anti-inflamasi, antibakteri, antifungi, dan antivirus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek hambat TTO terhadap perlekatan biofilm P. gingivalis dan A. actinomycetemcomitans pada permukaan email gigi secara in vitro. Pada penelitian ini kultur dari P. gingivalis ATCC 33277 dan A. actinomycetemcomitans ATCC 29522 diinkubasi dalam BHI broth 24 jam, 37qC, dalam suasana anaerob, kemudian gigi yang sudah ditempatkan pada 24-well culture plate diinokulasi dengan P. gingivalis atau A. actinomycetemcomitans masing-masing sebanyak 2mL dan diinkubasi selama 48 jam untuk membentuk biofilm. Setelah itu TTO dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,12%, 1,56% diberikan ke gigi di dalam well, kemudian efek hambat diobservasi dengan masa inkubasi 1 jam dan 3 jam. Jumlah biofilm dihitung dengan dikultur pada BHI agar selama 24 jam lalu dihitung jumlah koloni per masing-masing konsentrasi dalam satuan CFU/mL. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan jumlah koloni bakteri setelah diberikan TTO. Konsentrasi terbaik TTO yang dapat menghambat perlekatan biofilm P. gingivalis adalah pada konsentrasi 12,5% dengan masa inkubasi 1 jam dan untuk biofilm A. actinomycetemcomitans adalah pada konsentrasi 3,12% dengan masa inkubasi 3 jam. Hasil uji one way Anova dan uji Post Hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p < 0,05) antara konsentrasi TTO dengan kontrol negatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa TTO mampu menghambat perlekatan biofilm P. gingivalis dan A. actinomycetemcomitans pada permukaan email gigi dan berguna sebagai alternatif pengobatan penyakit periodontal.

R Riskesdas 2013 shows high prevalence of periodontal disease in Indonesia, namely 95.21% of respondents aged > 15 years old. Porphyromonas gingivalis and Aggregatibacter actinomycetemcomitans are bacteria that form biofilms that can cause periodontal disease. Tea tree oil (Melaleuca alternifolia) (TTO) are known to have anti-inflammatory, antibacterial, antifungal and antiviral properties. The aim of this study is to determine the effect of TTO inhibition on attachment of P. gingivalis or A. actinomycetemcomitans biofilms to the enamel surface in vitro. In this study, cultures of P. gingivalis ATCC 33277 and A. actinomycetemcomitans ATCC 29522 was incubated in BHI broth for 24 hours, 37qC, in an anaerobe condition, then teeth that had been placed on the 24-well culture plate were inoculated with P. gingivalis or A. actinomycetemcomitans and incubated for 48 hours to form biofilms. After that TTO with a concentration of 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, 3.12%, 1.56% were added to the teeth in the well, then the inhibition effect was observed with an incubation period of 1 hour and 3 hours. The remaining biofilm were counted by culturing to BHI agar for 24 hours and the number of colonies was calculated per each concentration in units of CFU/mL. The results showed a decrease in the number of bacterial colonies after being given TTO. The best concentration of TTO which to inhibit the attachment of P. gingivalis biofilm is 12.5% with 1-hour incubation period and for A. actinomycetemcomitans biofilm is 3.12% with 3-hour incubation period. One way Anova test results and Post Hoc LSD test showed significant difference (p <0.05) between TTO concentrations and negative control. Based on these result it can be concluded that TTO is able to inhibit the attachment of P. gingivalis biofilm and A. actinomycetemcomitans to enamel surfaces and can be useful as an alternative treatment for periodontal disease.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?