DETAIL KOLEKSI

Analisa Produktivitas Dan Penggunaan Bahan Bakar Alat Gali-muat Dan Alat Angkut Dalam Proses Pengupasan Tanah Penutup Di Pt Tara Bumi Artha, Kalimantan Timur


Oleh : Sebastian Yohanes Sardy Fernandes

Info Katalog

Nomor Panggil : 647/TT/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Hermanto Saliman

Pembimbing 2 : Wiwik Dahani

Subyek : Fuel - Mining tools;Mining productivity

Kata Kunci : productivity, fuel, fuel ratio


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TB_073001400130_Halaman-Judul.pdf 1677.08
2. 2019_TA_TB_073001400130_Bab-1.pdf 504
3. 2019_TA_TB_073001400130_Bab-2.pdf 2520.1
4. 2019_TA_TB_073001400130_Bab-3.pdf 632.64
5. 2019_TA_TB_073001400130_Bab-4.pdf 2178.76
6. 2019_TA_TB_073001400130_Bab-5.pdf 476.95
7. 2019_TA_TB_073001400130_Daftar-Pustaka.pdf 587.23
8. 2019_TA_TB_073001400130_Lampiran.pdf 3156.39

P Penggunaan bahan bakar yang tinggi menyababkan perlunya dilakukanpengawasan agar bahan bakar yang digunakan optimal dengan tingkat produktivitasyang tinggi. Penelitian dilakukan di pit HCV PT Tara Bumi Artha pada prosespengupasan tanah penutup dengan tujuan untuk mengoptimalkan produktivitas alatangkut guna mendapatkan nilai fuel ratio yang yang lebih rendah. Metode yangdilakukan pada penelitian ini adalah ex post facto dimana peneliti akan menelitikejadian yang terjadi di lapangan dan selanjutnya menentukan penyebab dan faktoryang menimbulkan kejadian tersebut. Produktivitas alat angkut mengalamipeningkatan pada fleet EXBS2 dari 250 bcm/jam menjadi 273 bcm/jam dan padafleet EXBS3 dari 256 bcm/jam menjadi 280 bcm/jam. Rata-rata penggunaan bahanbakar alat gali-muat dan alat angkut pada fleet EXBS2 adalah sebesar 115.4liter/jam dan pada fleet EXBS3 adalah sebesar 97.62 liter/jam. Denganmeminimalkan waktu delay dari alat angkut selama proses pengangkutan materialtanah penutup dapat mengoptimalkan nilai dari fuel ratio. Didapatkan nilai fuelratio mengalami penurunan pada fleet EXBS2 dari 0.46 liter/bcm menjadi 0.42liter/bcm dan pada fleet EXBS3 dari 0.38 liter/bcm menjadi 0.34 liter/bcm.

T The use of high fuel causes the need for supervision so that the fuel used isoptimal with a high level of productivity. The research was carried out in the HCVpit of PT Tara Bumi Artha in the stripping stripping process with the aim ofoptimizing the productivity of transportation equipment in order to obtain a lowerfuel ratio value. The method used in this study is ex post facto where the researcherwill examine the events that occur in the field and then determine the causes andfactors that cause the event. Productivity of transport equipment has increased onEXBS2 fleet from 250 bcm/hour to 273 bcm/hour and on fleet EXBS3 from 256bcm/hour to 280 bcm/hour. The average use of digging and loading equipment andconveyance on the EXBS2 fleet is 115.4 liters/hour and the EXBS3 fleet is 97.62liters/hour. By minimizing the delay time of the conveyor during the process oftransporting overburden material can optimize the value of the fuel ratio. The valueof the fuel ratio was decreased to EXBS2 fleet from 0.46 liters/bcm to 0.42liters/bcm and on fleet EXBS3 from 0.38 liters/bcm to 0.34 liters/bcm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?