DETAIL KOLEKSI

Perencanaan Teknis Pengumpulan Dan Pengangkutan Sampah Permukiman Dengan Program 3r Di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat


Oleh : Hesy Martha

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Dwi Indrawati

Pembimbing 2 : Pramiati Purwaningrum

Subyek : Solid waste;Waste products

Kata Kunci : solid waste, organic, non-organic, management references 34 (1974-2004)


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_STL_08203015_Halaman-Judul.pdf 1506.7
2. 2008_TA_STL_08203015_Bab-1.pdf 740.89
3. 2008_TA_STL_08203015_Bab-2.pdf 848.96
4. 2008_TA_STL_08203015_Bab-3.pdf 6019.51
5. 2008_TA_STL_08203015_Bab-4.pdf 850.63
6. 2008_TA_STL_08203015_Bab-5.pdf 1892.3
7. 2008_TA_STL_08203015_Bab-6.pdf 3953.79
8. 2008_TA_STL_08203015_Bab-7.pdf 702.37
9. 2008_TA_STL_08203015_Daftar-Pustaka.pdf 779.04
10. 2008_TA_STL_08203015_Lampiran.pdf 1935.32

S Salah satu permasalahan dalam sampah yang dihadapi saat ini adalah Iaju timbulan sampah atau limbah padat yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga, industri dan jasa yang menunjang perikehidupan masyarakat. Hal ini terjadi karena kemampuan pengelolaan sampah tidak seimbang dengan jumlah sampah atau limbah padat yang dihasilkan masyarakat Kecamatan Grogol Petamburan dibagi 7 kelurahan dengan luas 1.129 Ha denganjumlah penduduk 218.352jiwa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi dan laju timbulan sampah kawasan permukiman, mengevaluasi kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah clan merencanakan pengumpulan dan pengangkutan sampah dengan konsep terpadu di Kecamatan Grogol Petamburan. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dengan menggunakan Metode SNI 19-3964-1994 dan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk dengan Metode Aritmatika dan Metode Geometri. Dari basil penelitian diperoleh timbulan sampah sebesar 323,16 m3/hari, laju timbulan sebesar 1,48 liter/orang/ hari dan densitas sampah sebesar0,12 kg/liter. Komposisi sampah terdiri dari sampah organik sebesar 61,77% dan anorganik sebesar 38,23%. Perencanaan teknis operasional pengelolaan persampahan terdapat dua altematif. Altematif terpilih, adalah altematif I meliputi kegiatan pewadahan, pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan sampah dengan 3R. Kegiatan pemilahan dengan prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi dasar pemilahan dan pengolahan. Berdasarkan basil kuisioner responden sebesar 72,37% masyarakat mau berpartisipasi dalam pemilahan sampah dari sumber, dengan membedakan sampah organik dan sampah anorganik. Alat pengumpulan sampah berupa gerobak diberi sekat dengan perbandingan oganik sebesar 60% dan anorganik 40% agar sampah yang telah terpilah dimasukkan ke masing-masing tempatnya. Pola pengumpulan sampah untuk permukiman permanen menggunakan pola individual langsung dengan tipper truck kapasitas10 m3, dan pola individual tidak langsung. Untuk permukiman semi permanen dan non pemanen menggunakan pola komunal langsung dan tidak langsung. Sampah yang telah terkumpul langsung dibawa ke TPST. Tempat pengolahan sampah terpadu yang direncanakan adalah TPST Makaliwe dan TPST Taman Apel.

O One of problem from solid waste faced in this time are accelerating to arise solid waste or garbage yielded from domestic activity, industrial and the service supporting existence socialize. This matter is happened because garbage management ability of incommensurate to solid waste or garbage amount yielded by society. Sub district Grogol Petamburan divided 7 chief of village broadly1.129 Ha with resident amount 218.352 people. Intention of this research is to know composition and rate generation garbage of area settlement, evaluating system management existing condition solid waste and plan gathering and transportation of garbage with inwrought concept in Sub district of Grogol Petamburan. Method was used to collect the research sample is the SNI 19-3964-1994 method and to calculate the projection of total population number was using the arithmetic and Geometry Method. From reserch result obtained by generation solid waste equal to 323,16 m3/hari, rate generation equal to 1,48 liter/people/day and density garbage day of equal to 0, 12 kg/liter. Solid waste composition consisted of by the organic garbage equal to 61, 77% and non-organic equal to38,23%. Technical planning of solid waste management operational there are two alternative. Chosen alternative, is alternative I cover basin activity, collecting, garbage transportation and evacuation by 3R. Activity of sorting principally by 3R (Reduce, Reuse, Recycle) becoming base of sorting and processing. Pursuant to result of questioner of responder equal to 72,37% society will participate in sorting of solid waste from source, differentiated organic solid waster and the non• organic solid waste. Appliance of sorting of garbage in the form of wagon, Each comparing partition are organic equal to 60% and non-organic equal to 40% this given partition in order to the solid waste which have sorted entered to each its place. System of solid waste sorting for permanent settlement with direct individual system by tipper truck with capacities 10 m3, indirectly individual system. For settlement semi permanent and non permanent with direct communal system and indirectly. Garbage which have been gathered direct brought to TPST. Place of Preparation Inwrought of Solid Waste (TPST) planned is TPST Makaliwe and TPST Taman Apel.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?