DETAIL KOLEKSI

Usulan Penerapan Six Sigma Dengan Metode Pdca (plan-do-check-act) Pada Proses Produksi Helm Di Pt. Dinaheti Motor Industri


Oleh : Wukir Mahendra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Pudji Astuti

Subyek : Motorcycle helmets - Quality control;Six sigma (Quality control standard)

Kata Kunci : six sigma, quality control, helmet


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2004_TA_TI_06300185_Halaman-Judul.pdf 5081.32
2. 2004_TA_TI_06300185_Bab-1.pdf 1150.13
3. 2004_TA_TI_06300185_Daftar-Pustaka.pdf 517.26

P PT. Dinaheti Motor Industri merupakan perusahaan manufaktur vanQ: berg;erak dalam industri pembuatan helm. Untuk menghadapi tingkat persaingan bisnis yang ketat PT.Dinaheti Motor lndustri merasa perlu untuk melakukan upaya perbaikan secara terns menerusdi seluruh bagian perusahaan, terutama dibidang kualitas.Pengolahan data yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas secara berkesinambungan adalah dengan menggunakan pendekatan Six Sigma dengan metodologi PDCA (Plan-Do-Check-Act) . Peneiitian dimuiai dengan tahap Plan untuk mendefinisikan prioritas penanganan masalah, yaitu pada proses pengecatan warna transparan yang rnerniliki nilai COPQ tertinggi yaitu Rp. 9.393.500,-. Seteiah itu diidentifikasikan karai'teristik kunci (CTQ), dan diketahui CTQ untuk pengecatan warna transparan adalah bintik-bintik, paint run tears, keriput dan penn ukaan tidak rata. Dari keempat CTQ tersebut, didapat 3 CTQ yang menjadi prioritas penangan masalah yaitu bintik-bintik , paint nm tears, dan keriput. Indeks kapabilitas perusahaan sebelum impiementasi adaiah 0.665 dan level sigma pemsahaan 3.77 sigma. Seteiah mengerahui kinerja proses saat ini, maka dilakukan analisa permasaiahan dengan meggunakan Fishbnne dan }aNure Modes and Elfect Ana(ysir; (FMEA).Pada tahap Do, dilakukan percobaan taguchi untuk menentukan komposisi optimumuntuk cat transparan. Komposisi implementasi tersebut adalah komposisi unsur X (A) 1300 gram, komposisi unsur Y (B) 150 gram, komposisi unsur Z (A) 75 gram, dan suhu oven 55°C. Usulan perbaikan yang diberikan adaiah Standar Prosedur Operasi (SPO) dan lembar pemerisaan proses . Tahap berikutnya adalah Check dilakukan perhitungan basil uji coba dengan menggunakan prediksi rata-rata dan selang kepercayaan .Setelah implementasi diterapkan ; terlihat terjadi peningkatan level sigma dari 3.77 menjadi 3.8008 sigma, penin gkatan kapabilitas proses dari 0.665 menjadi 0.685, penurunan DPMO dari 11800 menjadi 10200, dan penurunan COPQ dari Rp. 657.21 menjadi Rp. 499.32.

P PT. Dinaheti Motor Industri is a manufacturing company in producing helmet. Facing high level of business competition, the company feels it is necessary to run continuous improvement in every part of company, especially in quality aspect.The calculation to get quality improvement continuously to the Six Sigma target isconducted by PDCA (Plan-Do-Check-Act) method. The research begun with Plan phase to identify the problem solving priority , transparent color spraying has the largest COPQ value, Rp . 9.393.500,-. And then Critical to Quality characteristics are being identified ; there are 4 Critical to Qualities (dots, paint run tears, wrinkled, and unsurface). From all those Critical to Qualities, 3 of Critical to Qualities became the main problem priority that will be solved, they are dots, paint run tears, and wrinkled. The capabiiity index before the implementation is 0.665 and the sigma level is 3.77 sigma. After knowing the process pertonnance, the problem is analyzed with Fishbone and Failure Modes and Effect Analysis (FMEA).in Do phase, Taguchi experiment is used to determine an optimai composition oftransparent coior paint. The best impiemenrarion composition is element X (A) of 1300 bJTam s, element Y (B) of 150 grams, element Z (C) 75 of grams, and temperature of oven (D) of 55°C. The given improvement proposal are Standard Operation Procedure (SOP) and the proces s inspection form. The next phase is Check; calculate the result of experiment using average prediction and reliability interval.After the proposai setting is being implemented, the sigma level increased from 3.77 to 3.8008 sigma, the capability index increased from 0.665 to 0.685, the DPMO decreased from 11800 to 10200, and the COPQ decreased from Rp. 657.21 to Rp. 499.32.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?