DETAIL KOLEKSI

Hubungan indeks glikemik dengan akne vulgaris pada remaja


Oleh : Nikhita Christopher

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1506

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Hans Utama Sutanto

Subyek : Glycemic index;Acne vulgaris

Kata Kunci : glycemic index, acne vulgaris, Adolescent


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SKD_03015139_Halaman-judul.pdf 783.88
2. 2019_TA_SKD_03015139_Pengesahan.pdf 632.34
3. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-1_Pendahuluan.pdf 608.5
4. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 797.46
5. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 606.63
6. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-4_Metode.pdf 795.39
7. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-5_Hasil.pdf 750.09
8. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-6_Pembahasan.pdf 615.17
9. 2019_TA_SKD_03015139_Bab-7_Kesimpulan.pdf 600.96
10. 2019_TA_SKD_03015139_Daftar-pustaka.pdf 686.27
11. 2019_TA_SKD_03015139_Lampiran.pdf 1123.78

A Akne vulgaris merupakan penyakit multifaktorial yang sering dijumpai pada remaja.Salah satu faktor yang mempengaruhi akne vulgaris adalah diet. Diet dengan indeks glikemik tinggi dapat menjadi salah satu penyebab kejadian AV. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menjelaskan hubungan diet dan AV, tetapi hasilnya masih kontroversial. Untuk lebih memahami mengenai hubungan antara diet dengan akne vulgaris, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks glikemik dengan akne vulgaris pada remaja. Penelitian menggunakan studi analitik dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 123 siswa/i SMA Labschool di daerah Kebayoran, Jakarta Selatan.Data makanan subjek dikumpulkan dengan menggunakan 3-days food diary. Pemeriksaan klinis akne vulgaris dilakukan oleh spesialis kulit dan kelamin. Analisis data menggunakan SPSS for Windows versi 25.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Analisis chi-square menunjukkan kejadian akne vulgaris lebih sering pada laki-laki(p=0.04) dan tidak terdapat hubungan antara usia dengan kejadian akne vulgaris(p=0.776). Terdapat hubungan antara indeks glikemik dengan akne vulgaris(p=0.000). Semakin tinggi indeks glikemik subjek, semakin memungkinkan subjek untuk menderita akne vulgaris. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara indeks glikemik dan jenis kelamin dengan akne vulgaris pada remaja, tetapi tidak menunjukkan adanya hubungan antara usia dengan akne vulgaris pada rema

A Acne vulgaris is a multifactorial disease that is often found in adolescents, one ofwhich is diet. High glycemic index diet could contribute to the incident of acnevulgaris. Previous studies showed that there could be a link between diet and theincident of acne vulgaris, however the results were still controversial. To understandmore about this topic, a study was conducted to determine the relationship betweenglycemic index and acne vulgaris in adolescents. A cross-sectional analytical study was conducted and a total of 123 high schoolstudents in the Kebayoran area, South Jakarta were included in this study. Dietaryrecords were collected using a 3-days food diary. Clinical examinations for acnevulgaris were conducted by a dermatologist. Data were then analyzed using SPSS forWindows version 25.0 with 0.05 as the level of significance. Chi-square test showed that the incident of acne vulgaris was found more often inmale (p=0.04) and there was no significant relationship between age and the incidentof acne vulgaris (p=0.776). The test also showed that there was a relation betweenglycemic index and the incident of acne vulgaris (p=0.000). The higher the glycemicindex, the more susceptible a person to develop acne vulgaris. This study revealed that there is a relation between glycemic index and gender withthe incident of acne vulgaris in adolescent. However, this study did not show arelation between age and the incident of acne vulgaris in adolescent.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?