DETAIL KOLEKSI

Usulan intervensi ergonomi berdasarkan analisis hubungan mental workload dan potensi human error pada pramudi Bus Transjakarta


Oleh : Atika Desy Aryani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : -

Subyek : Work Performance;Workload - psychology

Kata Kunci : ergonomics intervention, mental workload, human error, bus driver, Transjakarta


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TI_06312084_Halaman-Judul.pdf 1010.31
2. 2016_TA_TI_06312084_Bab-1.pdf 819.91
3. 2016_TA_TI_06312084_Bab-2.pdf 1095.01
4. 2016_TA_TI_06312084_Bab-3.pdf 804.45
5. 2016_TA_TI_06312084_Bab-4.pdf 2094.01
6. 2016_TA_TI_06312084_Bab-5.pdf 1043.37
7. 2016_TA_TI_06312084_Bab-6.pdf 730.86
8. 2016_TA_TI_06312084_Daftar-Pustaka.pdf 837.33
9. 2016_TA_TI_06312084_Lampiran.pdf 1270.05

T Trasnjakarta merupakan salah satu transportasi massal yang digunakan oleh sebagian besar warga DKI Jakarta dan merupakan salah satu transportasi penting yang dikelola oleh PT Transportasi Jakarta. Kecelakaan masih banyak terjadi pada transportasi di Jakarta terutama pada Transjakarta dengan jumlah kecelakaan pada tahun 2014 sebanyak 33 dan pada tahun 2015 sebanyak 21 jumlah kecelakaan. Faktor human error merupakan penyumbang tingkat kecelakaan yang tinggi selain faktor kerusakan armada transportasi. Human error dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah mental workload. Penelitian yang dilakukan kepada 100 pramudi bus Transjakarta ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara potensi human error dan mental workload. Mental workload diukur dengan menggunakan kuesioner NASA-TLX dimana hasil kuesioner diolah dengan menggunakan fuzzy inference system. Pengukuran potensi Human error dilakukan dengan mengembangkan kuesioner potensi human error bedasarkan tipe klasifikasi Human error dan Standard Operational Procedure (SOP). Analisa hubungan potensi Human error dan mental workload diuji dengan menggunakan Analisis Regresi. Hasil analisis dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara human error dengan mental workload dengan hasil signifikansi 0,935. Uji beda rataan, yang dilakukan terhadap 3 kelompok pramudi, yaitu 5 bulan – 4 tahun, 5 tahun – 8 tahun, dan diatas 8 tahun, dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukan bahwa terdapat beda nilai rataan yang cukup signifikan pada human error dengan nilai signifikansi 0,998 yang dimiliki oleh kelompok pramudi 5 bulan – 4 tahun. Dan hasil yang signifikan terhadap nilai mental workload dengan hasil signifikansi 0,23 yang dimiliki oleh kelompok pramudi 5 tahun – 8 tahun. Usulan perbaikan diberikan dengan menggunakan metode training Kampanye Kecelakaan Nol dan rewards and punishment untuk mengurangi potensi human error, serta perbaikan sistem pergantian shift menjadi lebih efisien untuk mengurangi potensi mental workload.

T Transjakarta is one of few public transportations that has been used by Jakarta citizens, and one of the most important public transportation managed by PT. Transportasi Jakarta. A lot of accidents still occured involving public transportations, especially Transjakarta, with the record of 33 accidents in 2014 and 21 accidents in 2015. Human error is one of the highest contributing factor to those number of accidents compared to any other factor such as transportation breakdown. Human error can be caused by some factors, one of them is mental workload. A research to 100 Transjakarta drivers was conducted with a purpose to identify the relation between human error potential and mental workload. Mental workload was measured with NASA-TLX questionnaire and the said results was further treated with fuzzy inference system. Human error potential was measured by developing a questionnaire based on human error classification and Standard Operating Procedure (SOP) of the drivers. Analysis of the relationship between human error and mental workload was then tested with Regression Analysis. With significance rate of 5%, the result showed that there was no significance relation between human error potential and mental workload, with result of significance of 0,935. Analysis of variance with significance rate of 95% was then conducted to test means of 3 different groups of drivers, each divided by their years of service, 5 months to 4 years, 5 years to 8 years, and above 8 years. The result showed that there was a considerable difference between means of human error potential of 3 different groups with result of significance of 0,998, which belongs to 5 months to 4 years group of drivers. In addition, a significant result showed in mental workload with the result of significance is 0,23, which belongs to 5 years to 8 years group of drivers. Proposed improvements were given by using training method using Zero-Accidental Total Participation campaign and rewards and punishment method to reduce human error potential, along with improvement in shift-changing system for a more efficient one in order to reduce mental workload potential.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?